Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Problematika dan Evaluasi Implementasi UbD, Rahmi Yuniarosanti Koneksi…
Problematika dan Evaluasi Implementasi UbD
Sebagai Kepala Sekolah
Permasalahan
Kepala sekolah tidak memahami UbD dengan baik, sehingga sulit untuk memberikan dukungan dan arahan yang tepat kepada guru dan warga sekolah dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum berbasis UbD.
solusi
Kepala sekolah harus dilatih tentang konsep dan prinsip Desain Kurikulum Memahami dengan Desain (UbD).
Kepala sekolah mungkin menghadapi keterbatasan waktu saat mengimplementasikan UbD, karena membutuhkan waktu yang cukup banyak untuk perencanaan dan persiapan.
Solusi
Membuat Rencana Kerja Sekolah (RKS) dengan membangun relasi, bersosialisasi, dan bekerja sama dengan semua guru dalam melaksanakan UbD
Sebagai Waka Kurikulum
Permasalahan
Tidak ada kerja sama dan komunikasi yang baik dengan kepala sekolah, guru, dan staf lainnya untuk memastikan pemahaman yang sama tentang UbD dan tujuan penerapan.
Solusi
wakil kurikulum dapat mengadakan sesi sosialisasi, membentuk tim kerja, menciptakan lingkungan saling mendengarkan dan menghargai, memberikan dukungan dan bimbingan, menyediakan pelatihan,
Sebagai Stakeholder
Permasalahan
Kementrian Pendidikan
Sekolah terikat dengan kultur lama, jadi diperlukan upaya untuk mendorong sekolah dan menerapkan implementasi yang sesuai dengan keadaan sekolah.
Dinas Pendidikan
Tidak ada sarana sekolah yang memadai untuk menunjang pembelajaran dan tidak meratanya ketersediaan guru, terutama guru yang memahami penggunaan kurikulum merdeka. Oleh karena itu, diperlukan guru yang cukup dan sarana yang memadai.
Masyarakat
Masyarakat belum familiar dengan perspektif UbD,
komite sekolah
Komite sekolah biasanya memiliki tugas lain di luar tugas komite. Akibatnya, mereka tidak memiliki banyak waktu untuk mempelajari, memahami, dan menerapkan UbD dalam kurikulum.
Sebagai Guru
Permasalahan
Para guru mungkin mengalami kesulitan dalam memahami kurikulum UbD, yang dapat menyebabkan kesulitan dalam mengimplementasikannya.
Para guru mungkin menghadapi kesulitan dalam mengembangkan asesmen yang sejalan dengan hasil pembelajaran yang diinginkan.
Para guru mungkin menghadapi resistensi terhadap perubahan dari rekan-rekan sejawat atau administrator yang tidak familiar dengan pendekatan UbD.
Solusi
Melibatkan rekan-rekan dalam proses perencanaan dan pengembangan kurikulum berbasis UbD juga akan memberikan kesempatan bagi mereka untuk berpartisipasi dan merasa memiliki peran dalam perubahan
Solusi
Memanfaatkan sumber daya seperti buku panduan, contoh asesmen, dan instrumen penilaian yang telah disusun berdasarkan pendekatan UbD juga akan membantu memperkuat pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan asesmen yang tepat sasaran.
Solusi
Mengadakan sesi kolaboratif dan forum diskusi di antara para guru juga akan memungkinkan pertukaran ide dan pengalaman terkait UbD.
Sebagai Siswa
Permasalahan
Siswa mungkin tidak familiar dengan pendekatan UbD, yang dapat menyebabkan kebingungan dan kesulitan dalam beradaptasi dengan kurikulum baru.
Siswa mungkin mengalami kesulitan dalam memahami kurikulum UbD, yang dapat membuat kesulitan dalam mencapai hasil pembelajaran yang diinginkan.
Siswa mungkin menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan asesmen yang sejalan dengan hasil pembelajaran yang diinginkan.
Solusi
Melibatkan siswa dalam proses pembelajaran, memberikan penjelasan yang jelas tentang pendekatan UbD, Selain itu, para guru dapat bekerja sama dengan koordinator kurikulum dan kepala sekolah untuk mengidentifikasi hasil pembelajaran yang diinginkan dan mengembangkan asesmen yang sejalan dengan hasil tersebut
Rahmi Yuniarosanti Koneksi antar materi topik 7