Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Fraktur NADHIRA AMILIA AFIFI LUBIS (2008260106) - Coggle Diagram
Fraktur
NADHIRA AMILIA AFIFI LUBIS (2008260106)
Diagnosa banding
nyeri pergelangan tangan, cedera, stres berulang, osteoartritis, rheumatoid artritis, carpal tunnel syndrome, kista ganglion, penyakit kienbock
Komplikasi
, Fraktur yang disertai dengan adanya suatu komplikasi seperti malunion, delayed union, nounion, dan infeksi tulang
Remodelling
kedua terjadi proliferasi, ini terjadi di hari ke-12, akibat dari hematoma pada respon inflamasi fibioflast dan kapiler-kapiler baru tumbuh membentuk jaringan granulasi dan osteoblast berproliferasi membentuk fibrokartilago, yang menghubungkan dua sisi fragmen tulang rusak sehingga terjadi osteogenesis dengan cepat
fase ketiga adalah fase formasi kalius yang terjadi dihari ke 6 sampai 10 hari, setelah cidera. Difase ini akan membentuk pra prakulius dimana jumlah prakalius nakan membesar tetapi masih bersifat lemah.
area fraktur akan mengalami kerusakan pada kanalis havers dan jaringan lunak, kemudian akan membentuk hematoma sampai berkembang menjadi jaringan granulasi
Fase keempat yaitu formasi kalius yang terjadi sampai dengan minggu ke-12, pada fase ini prakalius mengalami pemadatan sehingga terbentuk kalius-kalius eksterna, interna dan intermedialis selain itu osteoblast terus diproduksi untuk pembentukan kalius ossificasi
Pada fase ini di minggu ke-3 sampai ke-10 kalius akan menutupi tulang. Yang terakhir adalah fase konsolidasi yang berlangsung pada 6-8 Bulan dan remoding 6-12 bulan, pada fase ini pengkokohan atau persatuan tulang proporsional tulang ini akan menjalani transformasi metaplastik untuk menjadi lebih kuat dan lebih terorganisasi. Kalius tulang akan mengalami remodeling dimana osteoblast akan membentuk tulang baru, sementara osteoklast akan menyingkirkan bagian yang rusak sehingga akhirnya akan terbentuk tulang yang menyeruapai keadaan tulang yang aslinya
Definisi, Etiologi, Faktor risiko
disebabkan oleh trauma langsung misalnya benturan atau pukulan yang mengakibatkan patah tulang, dan trauma tidak langsung, yaitu: bila fraktur terjadi, bagian tulang mendapat benturan dan mengakibatkan fraktur lain disekitar bagian yang mendapat benturan dan penyakit
Atlet. Cedera pergelangan tangan sering menimpa atlet. Terutama olahraga yang melibatkan benturan maupun yang melibatkan tekanan berulang pada pergelangan tangan, seperti sepak bola, bowling, golf, senam, snowboarding dan tenis, Pekerjaan yang berulang. Hampir semua aktivitas yang melibatkan gerakan berulang berisiko menyebabkan nyeri, Penyakit atau kondisi tertentu. Kehamilan, diabetes, obesitas, rheumatoid arthritis, dan asam urat dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami carpal tunnel syndrome.
pemisahan atau robekan pada kontinuitas tulang yang terjadi karena adanya tekanan yang berlebihan pada tulang dan tulang tidak mampu untuk menahannya.
Tatalaksana
, stabilkan patahan tulang, penggunaan gips, penggunaan katrol, pembedeahan, obat patah tulang (obat nyeri, antibiotik, dll)
Klasifikasi
Patah avulsi, fraktur kominutif, kompresi, dislokasi, greenstick, garis rambut, impaksi, longitudinal, oblik, patologis, spiral, stres, torus, transversal,
CMD
Pemfis
: inspeksi / look: deformitas (angulasi, rotasi, pemendekan, pemanjangan), bengkak. Palpasi / feel (nyeri tekan, krepitasi).
PP
: CT scan, MRI, darah rutin, urinalisa
Gejala
: bunyi kertak ketika cedera terjadi, bengkak, kemerahan, kesulitan menopang bereat badan dengan area luka, kelainan bentuk di area cedera, angulasi, perdarahan, pucat
Penyebab nyeri pada pergelangan tangan,
tegang atau tegang karena cedera
Edukasi dan Pencegahan
Nutrisi dan pencegahan, Tubuh pada dasarnya membutuhkan asupan kalsium yang cukup untuk kesehatan tulang. Sumber kalsium yang baik bisa Anda dapatkan dari susu, yoghurt, keju, dan sayuran berdaun hijau gelap
Aktivitas fisik, Tubuh pada dasarnya membutuhkan asupan kalsium yang cukup untuk kesehatan tulang. Sumber kalsium yang baik bisa Anda dapatkan dari susu, yoghurt, keju, dan sayuran berdaun hijau gelap
Estrogen adalah hormon yang mengatur kalsium pada wanita. Hormon ini akan berkurang selama menopause, yang membuat pengendalian kalsium jauh lebih sulit. Akibatnya, wanita harus sangat berhati-hati pada tulangnya selama dan setelah menopause