Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
FAKTOR PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN TUMBUHAN - Coggle Diagram
FAKTOR PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN TUMBUHAN
Faktor Internal
Gen
: Materi genetik yang mengkode sifat. Menentukan bentuk, ukuran, warna dan diferensiasi sel.
Hormon pertumbuhan
: Senyawa kima yang mengkontrol pertumbuhan dan perkembangan
Auksin(IAA)
: Diproduksi di pucuk dan akan diedarkan ke bawah menuju batang dan akar. Untuk merangsang pertumbuhan dengan
mendorong pemanjangan sel
,
dominasi apikal
,
fototropisme positif
.
Sitokinin
: Diproduksi terutama di akar. Untuk merangsang pertumbuhan
dengan mendorong pembelahan sel
,
dominansi lateral
,
menunda penuaan organ
Giberlin
: Diproduksi di meristem apikal akar dan batang, daun muda, biji. Untuk pertumbuhan dengan
pembelahan dan pemanjangan sel
,
merangsang perkecambahan
dengan mengakhiri dormansi
Asam absisat (ABA)
: Diproduksi hampir seluruh organ tumbuhan. Untuk
menghambat pertumbuhan
(melindung kondisi ekstrem),
merangsang absisi/pengguguran daun
,
merangsang penutupan stomata
,
memicu dormansi biji
Gas etilen
: Diproduksi hampir seluruh organ tumbuhan. Untuk
pematangan buah
,
mempercepat penuaan dan perontokan
Kalin
(
hipotetikal)
: pembentukan dan pertumbuhan organ
Anthokalin (bunga)
Filokalin (daun)
Kaulokalin (batang)
Rhizokalin (akar)
Asam traumalin
(
hipotetikal)
: Ditemukan di jaringan yang rusak. Untuk
penyembuhan luka
dengan merangsang pembelahan
Faktor Eksternal
Cahaya
Intensitas
cukup->fotosintesis optimum->pertumbuhan dan perkembangan bagus
Intensitas
rendah->etiolasi (tanaman pucat dan rapuh tapi batangnya panjang)
periode penyinaran/fotoperiodisme
memengaruhi pembungaan
Berdasar panjang pendeknya periode dan ada tidaknya gangguan
Tanaman hari pendek
: bisa berbunga kalau periode terangnya lebih pendek, diperiode gelapnya tdk boleh ada gangguan cahaya (lebih dari 12 jam)
Ex:stroberi dan ubi jalar
Tanaman hari panjang
: bisa berbunga kalau periode terangnya lebih panjang, periode gelap kurang dari 12 jam, klo ada gangguan cahaya bisa berbunga
Ex: lobak dan serealia
Tanaman hari netral
: tidak terpengaruh periode penyinaran
Ex: tomat dan jagung
Gravitasi
: memengaruhi geotropisme positif
Parasit dan Herbivora
: mengganggu pertumbuhan dan perkembangan tanaman
Nutrisi
Makronutrien
: menyusun biomelekul, hormon, ezim, klorofil ada pada pupuk N(Nitrogen-untuk pembentukan klorofil) klo kurang bisa kerdil, P(sebagai komponen ATP), K(sebagai keseimbangan air)
Mikronutrien
: komponen aktif enzim antaranya Mg dan Fe untuk pembentukan klorofil
PH tanah
: memengaruhi ketersediaan nutrisi dalam tanah
Air
: Berperan dalam imbibisi, untuk fotosintesis, pelarut nutrisi
Kadar garam
: memengaruhi kemampuan tanaman dalam menyerap air. Kalo kadar garamnya tinggi laju pertumbuhan akan rendah.
Kelembaban
: berkaitan dengan kadar air di udara dan tanah.
Suhu
: memengaruhi enzim, laju transpirasi, perkencambahan
Udara
: kadar O2 dan CO2. Oksigen berperan dalam reaksi pembentulan energi (respirasi).
Karbon Dioksida sebagai bahan dasar fotosntesis