Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
ASPEK KEBAHASAAN DAN KETERAMPILAN BERBAHASA - Coggle Diagram
ASPEK KEBAHASAAN DAN KETERAMPILAN BERBAHASA
Aspek Kebahasaan
Morfologi
Pengertian
bidang linguistik yang mempelajari hubungan antara morfem yang satu dengan morfem yang lain untuk membentuk sebuah kata
Kedudukan Morfologi dalam linguistik
Reduplikasi
Pengulangan seluruh
Pengulangan sebagian
Pengulangan dengan perubahan fonem
Pengulangan berimbuhan
Pemajemukan/Kata Majemuk
Afiksasi
Prefiks (awalan)
Infiks (sisipan)
Sufiks (akhiran)
Konfiks
Konstruksi Morfologis
Endosentris dan Eksosentris
Komposisi dalam Morfologis
Komposisi verbal
Komposisi nomina
Komposisi ajektiva
Morfofonemik
Penambahan bunyi
Perubahan bunyi
Perubahan dan penambahan bunyi
Perubahan dan penghilangan bunyi
Peloncatan bunyi
Penghilangan bunyi
Sintaksi
Hakikat sintaksis
ilmu bahasa yang mempelajari struktur gramatikal dari frase, klausa, kalimat, dan wacana
Satuan sintaksis
Frase
Klausa
Kata
Kalimat
Wacana
Fonologi
Konsep tata bunyi
Alofon
Variasi suatu fonem
yang tidak membedakan arti
Kajian Fonetik
Klasifikasi bunyi
Berdasarkan ada tidaknya ketegangan arus udara saat bunyi di artikulasikan.
Bunyi keras (fortis)
Bunyi lunak (lenis)
Berdasarkan lamanya bunyi pada waktu diucapkan atau diartikulasikan
Bunyi panjang
Bunyi pendek
Berdasarkan derajat kenyaringannya
Bunyi nyaring
Bunyi tidak nyaring
Berdasarkan jalan keluarnya arus udara
Bunyi nasal
Bunyi oral
Berdasarkan perwujudannya dalam suku kata
Bunyi rangkap
Diftong (vokal rangkap)
Bunyi tunggal
Klaster (gugus konsonan)
Berdasarkan ada tidaknya rintangan terhadap arus udara dalam saluran suara.
Konsanan
Bunyi semi-vokal
Vokal
Berdasarkan arus udara
Bunyi agresif
Agresif glotalik
Agresif pulmonik
Bunyi Ingresif
Ingresif glotalik
Ingresif velarik
Pembentukan Vokal, Konsonan, Diftong, dan Kluster
Pembentukan konsonan
Daerah artikulasi
Cara artikulasi
Keadaan pita suara
Jalan keluarnya udara
Pembetukan diftong
Dua buah vokal yang berdiri bersama dan
pada saat diucapkan berubah kualitasnya
Pembentukan vokal
Bentuk bibir
tinggi rendahnya lidah
Bagian lidah yang bergerak
Strikturnya
Pembentukan Kluster
Gugus atau kluster adalah deretan konsonan yang terdapat bersama pada satu suku kata.
Kajian Fonemik
Realisasi Fonem
Pengungkapan yang sebenarnya dari
ciri atau satuan fonologis, yakni fonem menjadi bunyi bahasa
Variasi Fonem
wujud pelbagai manifestasi bersyarat maupun tak bersyarat dari fonem
Fonem
Memiliki fungsi untuk
membedakan makna
Gejala fonologi Bahasa Indonesia
1) Penambahan Fenom
2) Penghilangan Fenom
3) Perubahan Fenom
4) Kontraksi
5) Analogi
6) Fonem Suprasegmental
Batasan dan kajian fonologi
Berasal dari bahasa Yunani yaitu phone = ‘bunyi’, logos = ‘ilmu’.
Secara harfiah, fonologi adalah ilmu bunyi
Semantik
Manfaat
tergantung dari bidang
pekerjaan
Pengertian
Ilmu tentang makna atau tentang arti
Makna Bahasa
Konotatif
Kontekstual
Denotatif
Idiom
Gramatikal
Peribahasa
Leksikal
Pertalian Makna
Polisemi
Hiponim
Homonim
Ambiguitas
Antonim
Redundansi
Sinonim
Perubahan Makna
Peninggian (ameliorasi)
Penurunan (peyorasi)
Menyempit (spesialisasi)
Pemahaman (asosiasi)
Meluas (generalisasi)
Pertukaran (sinestesia)
Kerampilan Berbahasa
Berbicara
Pengertian Keterampilan
Keterampilan dalam
menggunakan bahasa lisan
Keterampilan Berbicara Siswa di SD
Konsep dasar berbicara sebagai
sarana berkomunikasi
Berbicara adalah tingkah laku yang dipelajari
Berbicara adalah ekspresi kreatif
Berbicara dipengaruhi kekayaan pengalaman
Berbicara adalah proses individu berkomunikasi
Berbicara sarana memperluas cakrawala
Kemampuan linguistik dan lingkungan
berkaitan erat
Berbicara dan menyimak adalah dua kegiatan resiprokal
Berbicara adalah pancaran pribadi
Membaca
Komponen Kegiatan Membaca
Proses membaca
Produk membaca
Aspek-aspek Membaca
Keterampilan yang bersifat mekanis
Keterampilan yang
bersifat pemahaman
Jenis-jenis Membaca
Membaca sekilas
Membaca dangkal
Membaca survey
Membaca telaah isi
Membaca telaah bahasa
Prinsip-prinsip Membaca
Mengarahkan guru dalam merencanakan
pengajaran membaca
Tujuan Membaca
Membaca untuk menemukan atau mengetahui penemuan-penemuan yang telah dilakukan oleh tokoh
Membaca untuk mengetahui mengapa hal itu
merupakan topik yang baik dan menarik
Membaca untuk menemukan serta mengetahui
apa-apa yang tidak biasa
Membaca untuk menemukan atau mengetahui apa yang terjadi pada setiap bagian cerita
Membaca untuk menemukan serta mengetahui
mengapa para tokoh merasakan seperti cara mereka
Membaca untuk menemukan apakah tokoh berhasil atau hidup dengan ukuran-ukuran tertentu
Membaca untuk menemukan bagaimana
caranya tokoh berubah
Indikator Membaca di Kelas Rendah (Membaca Permulaan)
Pengertian Keterampilan Membaca
Suatu kegiatan atau proses kognitif yang berupaya
untuk menemukan berbagai informasi yang terdapat dalam tulisan
Indikator Membaca di Kelas Tinggi
Menyimak
Tahap-tahap Menyimak
Isolasi, identifikasi, integrasi, inspeksi, interpretasi, interpolasi, introspeksi
Manfaat Menyimak
Memperkaya kosakata, menambah perbendaharan
ungkapan yang tepat, bermutu dan puitis
Memperluas wawasan, mengingkatkan penghayatan
hidup, serta membina sifat terbuka dan objektif
Meningkatkan intelektualitas serta memperdalam
penghayatan keilmuan dan khazanah ilmu kita
Meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial
Menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman hidup yang berharga bagi kemanusiaan
Meningkatkan citra artistik
Menggugah kreativitas dan semangat mencipta
Tujuan Menyimak
untuk mengkomunikasikan ide-ide
untuk membedakan bunyi-bunyi
untuk mengevaluasi
untuk memecahkan masalah
untuk menikmati
untuk meyakinkan
untuk belajar
untuk mengapresiasi
Perbedaan menyimak, mendengar dan mendengarkan
Mendengar mempunyai
makna, dapat menangkap suara (bunyi) dengan telinga, sadar atau tidak
mendengarkan adalah merespon atau menerima bunyi secara sengaja
Menyimak adalah suatu proses yang mencakup kegiatan mendengarkan bunyi bahasa, mengidentifikasi, menginterpretasi, dan mereaksi atas makna yang terkandung di dalamnya
Definisi Keterampilan Menyimak
Melatih pendengaran dan
daya ingat
Hal-hal yang Perlu Disimak
Bunyi-bunyi fonemis
Urutan-urutan bunyi beserta pengelompokan-pengelompokannya
Kata-kata tugas beserta perubahan-perubahan bunyi sesuai dengan posisinya
di depan kata-kata lain
Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Meningkatkan Kemampuan Menyimak
Mengadakan diskusi
Mendaftar segi-segi positif dan negatif
Peran yang Harus Diperhatikan dalam Meningkatkan Kemampuan Menyimak
Peran guru sebagai penyimak
Partisipasi kelompok
Indikator Menyimak
Indikator Menyimak di Kelas Rendah
Indikator Menyimak di Kelas Tinggi
Jenis-jenis Menyimak
Menyimak berdasarkan sumber suara yang disimak
Menyimak berdasarkan taraf aktivitas penyimak
Menyimak berdasarkan taraf hasil simakan
Menulis
Pengertian Menulis
Sebuah kegiatan untuk menuangkan ide atau gagasan ke dalam sebuah tulisan
Prinsip Keterampilan Menulis
Pembelajaran menulis hendaknya menerapkan pola tulis, pikir, kontrol, agar siswa terbiasa menulis dan mau menulis.
Pembelajaran menulis hendaknya memiliki tujuan
jangka panjang agar siswa kreatif menulis
Pembelajaran menulis hendaknya diikuti dengan penyediaan sarana publikasi tulisan
Pembelajaran menulis hendaknya disertai
bentuk penilaian formatif
Pembelajaran menulis hendaknya
menekankan kreativitas siswa
Pembelajaran menulis hendaknya dilengkapi
dengan pemanfaatan teknologi dalam menulis