Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Perubahan Organisasional dan Manajemen Stress - Coggle Diagram
Perubahan Organisasional dan Manajemen Stress
Kekuatan untuk Perubahan
Kekuatan
Hakikat tenaga kerja
Teknologi
Goncangan ekonomi
Kompetisi
Kecenderungan sosial
Politik dunia
Perubahan Terencana
(perubahan aktivitas yang disengaja dan berorientasi pada tujuan)
Tujuan
Berupaya untuk meningkatkan kemampuan dari organisasi untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya
Berupaya untuk mengubah perilaku dari karyawan
Agen Perubahan
(orang-orang yang bertindak sebagai katalisator dan mengasumsikan tanggung jawab untuk mengelola perubahan aktivitas)
Manajer atau bukan manajer
Karyawan yang telah ada atau yang baru
Para konsultan dari pihak luar perusahaan
Perubahan
(membuat hal menjadi berbeda)
Perlawanan terhadap Perubahan
Sumber-Sumber Individu
Kebiasaan
Keamanan
Faktor-faktor ekonomi
Takut terhadap ketidaktahuan
Pemrosesan informasi secara selektif
Sumber-Sumber Organisasi
Kelemahan struktural
Fokus pada perubahan yang terbatas
Kelemahan kelompok
Ancaman terhadap keahlian
Ancaman terhadap kekuatan hubungan yang diciptakan
Mengatasi
Pendidikan dan Komunikasi
Partisipasi
Membangun Dukungan dan Komitmen
Mengembangkan Hubungan yang Positif
Mengimplementasikan Perubahan secara Adil
Manipulasi dan Kooptasi
Memilih Orang yang Menerima Perubahan
Paksaan
Politik Perubahan
(politik menyarankan dorongan untuk perubahan lebih cenderung datang dari di luar agen perubahan, karyawan yang baru dalam organisasi, atau manajer yang baru saja dipindahkan dari struktur kekuasaan utama)
Pendekatan untuk Mengelola Perubahan Organisasional
Model Tiga Langkah dari Lewin
Mencairkan / Unfreezing
(perubahan untuk mengatasi tekanan baik dari perlawanan individu dengan kepatuhan kelompok)
Pencairan harus terjadi dalam salah satu dari tiga cara
Kekuatan yang mendorong / Driving force
(kekuatan yang menjauhkan perilaku dari status quo)
Kekuatan yang menahan / Restraining forces
(kekuatan yang menghalangi pergerakan dari titik keseimbangan yang ada)
Menggabungkan pendekatan yang pertama dan kedua
Pergerakan / Movement
(suatu proses perubahan yang mentransformasi organisasi dari status quo menjadi keadaan akhir yang diinginkan)
Beku kembali / Refreezing
(Menstabilisasi intervensi perubahan dengan menyeimbangkan antara kekuatan yang mendorong dengan yang membatasi)
Rencana Delapan Tahap Kotter untuk Mengimplementasikan Perubahan
Kontribusi dari Kotter terletak pada menyediakan manajer dan agen perubahan panduan yang lebih terperinci untuk mengimplementasikan perubahan dengan berhasil
Riset Tindakan
(proses perubahan yang didasarkan pada kumpulan data secara sistematis dan kemudian melakukan seleksi atas tindakan perubahan yang didasarkan pada apa yang diindikasikan data yang dianalisis)
Diagnosis
Analisis
Umpan balik
Tindakan
Evaluasi
Pengembangan Organisasional
(kumpulan dari intervensi perubahan yang terencana, ditetapkan pada nilai demokratis yang humanistik, yang berupaya untuk meningkatkan efektivitas organisasional dan kesejahteraan karyawan)
Nilai-nilai yang mendasari
Menghormati orang
Kepercayaan dan dukungan
Kekuatan pemerataan
Konfrontasi
Partisipasi
Teknik pengembangan organisasional atau intervensi yang digunakan dalam mewujudkan perubahan
Pelatihan Sensitivitas
Umpan Balik atas Survei
Konsultasi Proses
Membangun Tim
Pengembangan Antarkelompok
Pertanyaan Apresiatif
Menciptakan Suatu Budaya bagi Perusahaan
Menstimulasi Inovasi Budaya
Inovasi
(suatu gagasan baru yang diterapkan untuk memprakarsai atau meningkatkan suatu produk, proses, atau jasa)
Sumber Inovasi
(variabel-variabel struktural menjadi sumber inovasi yang paling berpotensi untuk dikaji)
Pemenang Gagasan
(seseorang yang memiliki inovasi dan secara aktif dan antusias mempromosikan gagasan, dukungan membangun, melakukan perlawanan, serta memastikan untuk diimplementasikan)
Menciptakan Suatu Pembelajaran Organisasi
Pembelajaran Organisasi
(suatu organisasi yang telah mengembangkan kapasitas secara terus-menerus untuk menyesuaikan diri dan berubah)
Sebagian besar organisasi terlibat dalam
Pembelajaran Loop Tunggal
(suatu proses untuk memperbaiki kesalahan dengan menggunakan kebijakan masa lalu dan masa sekarang secara rutin)
Pembelajaran organisasi menggunakan
Pembelajaran Loop Ganda
(suatu proses untuk memperbaiki kesalahan dengan memodifikasi tujuan, kebijakan, dan standar rutin dari organisasi)
Mengelola Pembelajaran
Menciptakan suatu strategi
Merancang kembali struktur organisasi
Membentuk kembali budaya organisasi
Perubahan Organisasi dan Stres
Pemimpin yang transformasional
dapat membantu dalam membentuk karyawan yang memengaruhi sehingga para karyawan dapat tetap berkomitmen pada perubahan dan tidak menganggapnya sebagai tekanan
Orientasi yang positif atas perubahan sebelum perubahan yang spesifik direncanakan
akan memprediksikan bagaimana karyawan dalam berurusan dengan inisiatif-inisiatif yang baru
Keperluan untuk meningkatkan jumlah komunikasi kepada para karyawan selama perubahan, menilai dan mendorong ketahana psikologis dari para karyawan melalui menawarkan hubungan sosial, serta melatih para karyawan dalam teknik yang mengatur sendiri emosionalnya
Untuk mengurangi persepsi dari ancaman, maka para karyawan perlu melihat perubahan organisasional sebagai hal yang wajar
Stres Kerja dan Manajemennya
Apakah yang Dimaksud dengan Stres?
Stres
(suatu proses psikologis yang tidak menyenangkan yang terjadi sebagai tanggapan terhadap tekanan lingkungan)
Dihubungkan dengan
Tuntutan
(tanggung jawab, tekanan, kewajiban, dan bahkan ketidakpastian yang dihadapi oleh para individu di tempat kerja)
Sumber daya
(hal-hal di dalam kendali individu yang dapat digunakan untuk menyelesaikan tuntutan)
Tantangan sumber stres / Challenge stresor
(sumber stres yang berkaitan dengan beban kerja, tekanan untuk menyelesaikan tugas dan urgensi waktu)
Hambatan sumber stres / Hindrase
(sumber stres yang menghalangi Anda dari mencapai tujuan Anda (sebagai contoh, birokrasi, politik kantor, kebingungan atas tanggung jawab pekerjaan)
Sumber Stres yang Potensial
Faktor-Faktor Lingkungan
Ketidakpastian ekonomi
Ketidakpastian politik
Perubahan teknologi
Faktor Organisasional
Tuntutan tugas
Tuntutan peran
Tuntutan interpersonal
Faktor Pribadi
Permasalahan keluarga
Permasalahan ekonomi
Kepribadian
Perbedaan Individu
(apakah yang membedakan orang-orang dalam hal kemampuan mereka untuk menangani stres, apakah hubungan yang moderat dari variabel individu di antara sumber stres potensial dengan stres yang dialami?)
Persepsi
Pengalaman kerja
Dukungan sosial
Keyakinan dalam ruang kendali
Efektivitas diri
Permusuhan
Perbedaan Budaya
(kondisi kerja yang menyebabkan stres memperlihatkan beberapa perbedaan di antara budaya)
Konsekuensi dari Stres
Gejala Fisiologis
Gejala Psikologis
Gejala Perilaku
Mengelola Stres
Pendekatan Individu
Pendekatan Organisasional
Program kesehatan / Wellness program
(secara organisasional mendukung program yang menitikberatkan pada kondisi total fisik dan mental dari karyawan)