Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
ASMA, image - Coggle Diagram
ASMA
-
-
-
-
-
-
-
CMD
Diagnosis
Anamnesis Gejala utama: sesak napas, batuk, rasa tertekan di dada, mengi yang bersifat episodik dan bervariasi.Gejala tambahan: rinitis atau atopi lainnya
Pemeriksaan Fisis : Normal sampai ada tanda obstruksi: ekspirasi memanjang, mengi, hiperinflasi (sela iga melebar, dada cembung, hipersonor dan suara napas melemah), Mengi mungkin terdengar saat ekspirasi saja atau tidak terdengar pada asma berat
Pemeriksaan Penunjang: Foto toraks normal/hiperinflasi, Arus puncak ekspirasi (APE): menurun, dengan pemberian bronkodilator meningkat 20%, Spirometri: VEP1/KVP < 75%, dengan pemberian bronkodilator meningkat ≥ 12% dan 200 ml.
Patofisiologi ASMA
Kejadian utama pada saat serangan asma adalah obstruksi saluran respiratori yang luas, yang disebabkan oleh kombinasi dari spasme otot polos bronkus, edema mukosa karena inflamasi saluran respiratori, dan sumbatan mukus atau sekresi yang berlebihan
-
-
Spirometri
Metode sederhana yang dapat mengukur sebagian terbesar volume dan kapasitas paru. Spirometri merekam secara grafis atau digital, volume ekspirasi paksa (forced expiratory volume in 1 second/FEV1) dan kapasitas vital paksa (forced vital capacity/FVC).
-