merupakan kalimat pinjaman dari seorang pengarang, penulis terdahulu, atau seorang tokoh terkenal yang terdapat atau dimuat di dalam buku, surat kabar, majalah, dan lain sebagainya. Sementara itu, pengertian dari kutipan juga dapat diartikan sebagai pengulangan suatu kalimat terkenal yang ditandai dengan tanda kutip.
Fungsi
- Fungsi dari kutipan ini dilakukan untuk menghindarkan pengutip atau penulis dari kegiatan plagiarisme.
- Kutipan dibuat untuk dapat membantu pembaca yang ingin memahami lebih lanjut mengenai ide dari pengutip.
- Sumber kutipan yang dibuat selanjutnya digunakan untuk dapat memberikan nilai terhadap suatu karya ilmiah yang sedang atau sudah dibuat.
- Penulisan kutipan yang tepat akan mampu mengamankan penulis dari ide orang lain yang salah.
- Penulisan kutipan untuk dapat menguatkan pengutip melalui kutipan yang dimuat dalam suatu karya ilmiahnya.
- Penulisan kutipan dilakukan untuk meningkatkan estetika penulisan.
- Kutipan dibuat sebagai pembedaan daftar pustaka dan ketergantungan halaman.
- Kutipan dilakukan untuk dapat mencegah pengulangan penulisan data pustaka.
Cara menulis Kutipan
kutipan Langsung
-
– Penulisan kutipan dipisahkan dengan jarak tiga spasi dari teks,
– Jarak antarbaris kutipan adalah 1 spasi,
– Kutipan boleh diapit dengan tanda kutip atau petik dua (“…”) atau tidak,
– Setelah kutipan, beri keterangan atau sumber pengambilan kutipannya.
-
– Kalimat kutipan harus diintegrasikan dengan teks,
– Jarak antarbaris kutipan adalah dua spasi,
– Kutipan diapit dengan tanda kutip atau petik dua (“…”),
– Setelah kutipan, tulis sumber lengkap dengan nama pengarang, tahun terbit, dan nomor halaman di dalam tanda kurung.
Kutipan Tidak langsung
kutipan terintegrasikan dengan teks,
– jarak antarbaris kutipan adalah spasi ganda,
– kutipan tidak diapit dengan tanda kutip atau petik dua (“…”),
– setelah kutipan, harus ditulis sumber kutipan.