Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
RESPIRASI SEHAT - Coggle Diagram
RESPIRASI SEHAT
Difusi O₂ dan CO₂ dalam Pernapasan
Komponen Udara Pernapasan
Nitrogen (N₂) (78%)
Tidak digunakan dalam pernapasan.
Oksigen (O₂) (21%)
Digunakan dalam respirasi, berdifusi ke kapiler.
Argon (Ar) (0.93%)
Gas mulia, tidak digunakan tubuh.
Karbon dioksida (CO₂) (0.04%)
Limbah metabolisme, dikeluarkan saat ekspirasi.
Uap air (H₂O)
Tergantung suhu dan kelembaban.
Gas lain (0.03%)
Neon, helium, metana, krypton, hidrogen.
Struktur yang Dilewati O₂ & CO₂ dalam Difusi
Lapisan surfaktan
Mengurangi tegangan permukaan alveolus.
Epitel alveolus
Sel tipis, mempermudah difusi gas.
Membran basalis alveolus
Mendukung struktur epitel.
Ruang interstisial
Area antara alveolus dan kapiler
Membran basalis kapiler
Membantu efisiensi pertukaran gas.
Endotel kapiler
Memungkinkan O₂ masuk ke darah.
Eritrosit (sel darah merah)
O₂ diikat hemoglobin, CO₂ diangkut dalam 3 bentuk
Terlarut dalam plasma.
Terikat hemoglobin.
Dalam bentuk ion bikarbonat (HCO₃⁻).
Perjalanan O₂ dalam Tubuh
O₂ masuk dari alveolus ke kapiler paru.
Dibawa oleh vena pulmonalis ke jantung.
Masuk atrium kiri -> ventrikel kiri.
Dipompa melalui aorta ke seluruh tubuh.
Berdifusi ke sel tubuh untuk metabolisme.
Perjalanan CO₂ dalam Tubuh
CO₂ dari metabolisme sel masuk ke kapiler jaringan.
Dibawa oleh vena sistemik ke jantung.
Masuk atrium kanan -> ventrikel kanan.
Dipompa ke paru-paru melalui arteri pulmonalis.
Berdifusi ke alveolus dan dikeluarkan saat ekspirasi.
Mekanisme Difusi O₂ & CO₂
O₂ berdifusi ke kapiler karena konsentrasi O₂ lebih tinggi di alveolus dibanding darah kapiler.
CO₂ berdifusi ke alveolus karena konsentrasi CO₂ lebih tinggi di kapiler dibanding alveolus
Di jaringan tubuh, O₂ berdifusi ke sel, sementara CO₂ berdifusi ke darah karena merupakan limbah respirasi sel.
Ventilasi Paru dan Volume Pernapasan
Ventilasi Paru-Paru
Definisi
Proses menghirup (inhalasi) dan menghembuskan (ekshalasi) udara, melibatkan pertukaran udara antara atmosfer dan alveolus.
Mekanisme Inspirasi
Diafragma & otot dada berkontraksi
Rongga dada membesar.
Paru-paru mengembang
Udara masuk ke paru-paru.
Mekanisme Ekspirasi
Diafragma & otot dada relaksasi
Rongga dada kembali normal.
Paru-paru mengecil
Udara keluar dari paru-paru.
Volume-Paru
Tidal Volume (TV)
Udara masuk & keluar dalam siklus normal (300-500 mL).
Inspiratory Reserve Volume (IRV)
Udara ekstra yang bisa dihirup setelah tidal volume (1900-3300 mL).
Expiratory Reserve Volume (ERV)
Udara ekstra yang bisa dikeluarkan setelah tidal volume (700-1200 mL).
Residual Volume (RV)
Udara yang tersisa setelah ekspirasi maksimal (1200 mL)
Vital Capacity (VC)
Total udara yang bisa dihirup & dihembuskan dalam satu siklus penuh.
Total Lung Capacity (TLC)
Kapasitas maksimum paru termasuk residual volume
Aktivitas Pernapasan dan Volume Paru
TV
Pernapasan normal, otot diafragma dan interkostal bekerja biasa.
IRV
Otot tambahan berkontraksi lebih kuat untuk menarik lebih banyak udara.
ERV
Otot perut & interkostal berkontraksi kuat untuk mendorong lebih banyak udara keluar.
VC dan TLC
Dicapai dengan usaha maksimal dalam inspirasi & ekspirasi.
Pemeriksaan FEV1
Fungsi
Mengukur volume udara yang bisa dikeluarkan paksa dalam 1 detik.
tujuan
Menilai fungsi paru-paru.
Diagnosa penyakit seperti asma, COPD, fibrosis paru.
Memantau perkembangan penyakit & efektivitas pengobatan.
Alat Pengukuran Pernapasan
Respirometer
Mengukur konsumsi O₂ atau produksi CO₂.
Komponen utama
Tabung respirometer
Soda lime/KOH
Manometer
Spirometer
Digunakan untuk mengukur kapasitas paru.
Membantu diagnosis penyakit paru dan pemantauan terapi.
Mekanisme Pernapasan & Struktur Saluran Pernapasan
Mekanisme Inspirasi (Menghirup Udara)
Kontraksi diafragma
Bergerak ke bawah, memperbesar rongga dada.
Kontraksi otot interkostal
Mengangkat tulang rusuk ke atas & ke luar.
Peningkatan volume rongga dada
Tekanan dalam paru lebih rendah daripada udara luar.
Udara masuk ke paru-paru
Mengikuti perbedaan tekanan.
Mekanisme Ekspirasi (Menghembuskan Udara)
Relaksasi diafragma
Kembali ke posisi semula (melengkung ke atas).
Relaksasi otot interkostal
Menurunkan tulang rusuk ke posisi awal.
Pengecilan volume rongga dada
Tekanan dalam paru lebih tinggi daripada udara luar.
Udara didorong keluar dari paru-paru.
Struktur Saluran Pernapasan & Fungsinya
Faring
Menghubungkan mulut & hidung ke tenggorokan.
Laring
Menghasilkan suara & melindungi saluran pernapasan.
Trakea
Menyalurkan udara ke bronkus, memiliki silia untuk menangkap kotoran.
Bronkus
Menyalurkan udara dari trakea ke paru-paru & membaginya ke seluruh bagian paru-paru.
Bronkiolus
Menyalurkan udara ke alveolus.
Alveolus
Tempat utama pertukaran gas (oksigen & karbon dioksida).