Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Perkembangan Riset Desain Sistem Informasi Menggunakan Pendekatan…
Perkembangan Riset Desain Sistem Informasi Menggunakan Pendekatan Terstruktur
Pendahuluan
Pendahuluan: Perancangan sistem informasi berbasis model terstruktur untuk mengoptimalkan fungsi sistem
Kerangka konsep yang digunakan: Software Development Life Cycle (SDLC)
Model Waterfall, Evolutionary, Spiral Boehm
Software Development Life Cycle (SDLC)
Model Waterfall, Evolutionary, Spiral Boehm
Tujuan penelitian: Menganalisis tren desain sistem informasi menggunakan model terstruktur
Mengelompokkan penggunaan sistem informasi berdasarkan platform (website, desktop, mobile)
Mengkaji penerapan Data Flow Diagram (DFD) dan Entity Relationship Diagram (ERD)
Metode penelitian
Pendekatan: Sistematic Literature Review (SLR)
Sumber data: Jurnal dari Garuda (garuda.ristekbrin.go.id) periode 2010–2021
Instrumen:
Nvivo 12 Plus untuk analisis data
Klasifikasi sistem informasi berdasarkan:
Platform (website, desktop, mobile)
Jenis institusi (pemerintah, pendidikan, kesehatan, profit, non-profit)
Penggunaan Data Flow Diagram (DFD) dalam Sistem Informasi
DFD digunakan untuk menggambarkan alur sistem informasi
Kategori platform: Website: meningkat pesat pada tahun 2015–2016, Mobile: berkembang pesat sejak 2018, Desktop: peningkatan signifikan tahun 2018–2019
Kelebihan DFD: Memudahkan pemahaman alur sistem, Cocok untuk sistem berbasis proses bisnis
Kekurangan DFD: Kompleks jika banyak aktor dalam sistem, Tidak mengakomodasi kebutuhan non-fungsional
Penggunaan Entity Relationship Diagram (ERD) dalam Perancangan Database
ERD digunakan untuk menggambarkan hubungan antar data dalam sistem
Populer di platform: Website, desktop, mobile peningkatan riset di tahun 2019
ERD banyak digunakan untuk:
Administrasi pemerintahan
Rekam medis rumah sakit
Manajemen akademik di pendidikan
Pengelolaan data bisnis & inventaris
Kelebihan ERD: Membantu merancang struktur data sistem
Digunakan dalam database berbasis SQL
Kekurangan ERD: Tidak menggambarkan proses bisnis secara detail
Kesimpulan & rekomendasi
Pendekatan terstruktur (DFD & ERD) tetap relevan dalam perancangan sistem informasi
Peningkatan riset terjadi di sektor profit, pendidikan, dan pemerintah
Diperlukan evaluasi lebih lanjut mengenai efektivitas metode ini dalam desain sistem yang lebih kompleks