Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
ANGIN DUDUK - Coggle Diagram
ANGIN DUDUK
Tanda dan Gejala
-
Menjalar ke pundak, leher, dan lengan kiri
-
-
-
-
-
-
-
Anamnesis
-
Identitas pasien (usia, jenis kelamin, dll.)
-
Pemeriksaan Fisik
Tanda vital
-
-
-
Suhu tubuh (35,2°C – sedikit rendah)
Inspeksi:
Apakah pasien tampak kesakitan, berkeringat, atau pucat
Palpasi
Denyut nadi (kuat/lemah, reguler/tidak)
-
-
-
Hasil Pemeriksaan EKG
Frekuensi jantung
normal (60–100 bpm), bradikardia (<60 bpm), takikardia (>100 bpm)
-
-
Interval PR
normal 0,12–0,20 detik (panjang = blok jantung, pendek = WPW syndrome)
Kompleks QRS
normal ≤0,12 detik (lebih lebar bisa gangguan konduksi)
Segmen ST
elevasi menandakan serangan jantung (STEMI), depresi menandakan iskemia
-
-
Diagnosis banding
pengertian
Diagnosis banding adalah proses membandingkan beberapa kemungkinan penyebab gejala pasien untuk menentukan diagnosis yang paling sesuai.
Cardiac arrest
Gejala
Henti napas, hilang kesadaran, tidak ada denyut nadi.
Bukan
pasien masih sadar, bernapas, dan memiliki nadi, sehingga cardiac arrest tidak mungkin terjadi.
Aritmia
Gejala
Sensasi jantung berdebar dengan tidak teratur (palpitasi), pusing, pingsan, nyeri dada.
Bukan
pasien tidak melaporkan palpitasi atau pingsan dalam periode 2 hari, sehingga aritmia mungkin bisa terjadi tetapi kemungkinan rendah.
Iskemia
Gejala
Nyeri dada tertekan, detak jantung mencepat, sesak, mual, biasanya gallop/murmur.
Bukan
karena tidak ada perubahan detak jantung atau gejala yang menunjukkan iskemia lanjut seperti gallop atau murmur.
-
pneumotoraks
Gejala
Nyeri dada tiba-tiba, sesak napas, bisa disertai deviasi trakea
Bukan
pasien tidak mengalami sesak napas mendadak atau riwayat trauma, sehingga pneumotoraks bisa disingkirkan.
-
sindrom Koroner akut
Gejala
Sesak, keluar keringat dingin, mual/muntah, kelelahan parah, otot melemah, merasa seperti ingin jatuh.
Bukan
walaupun cocok, pasien tidak melaporkan mengalami kelelahan atau lemas tapi gelisah dan kesakitan
Angina pektoris
Gejala
Nyeri dada tertindih, dapat menjalar ke lengan kiri dan leher, biasanya muncul saat aktivitas, mereda saat istirahat, sesak.
Yesss
gejala pasien cukup sesuai dengan angina pektoris, terutama dengan riwayat merokok yang meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.
-
-
Definisi, Epidemiologi, dan Faktor Risiko
-
Epidemiologi
Global
Lebih sering pada perempuan dibanding laki-laki (rasio 1,7:1)
Prevalensi:
4,6 juta perempuan & 3,6 juta laki-laki
-
-
Studi di Brasil:
angina ringan 8,1%, angina sedang/berat 4,5%, lebih sering pada perempuan
Indonesia
-
Studi di Jakarta
Hipertensi sebagai faktor risiko utama (30,9%) pada pasien dengan angina pectoris tidak stabil
Faktor Risiko
-
-
-
-
-
Gejala tambahan
Kesakitan, berkeringat dingin, nadi cepat (115 kali/menit)
-
-
Etiologi
Penyebab Utama
-
-
Trombosis
-
Faktor risiko
kurang gerak, lama duduk/terbaring, cedera pembuluh darah, obesitas, merokok, masalah jantung
-
-