Profesionalisme Guru di Indonesia menghadapi tantangan seperti rendahnya gaji, beban kerja berlebihan, dan akses terbatas ke pelatihan berkualitas, terutama di daerah terpencil. Meskipun ada sertifikasi dan pelatihan berkelanjutan, implementasinya belum merata.
Di negara lain, seperti Finlandia dan Singapura, guru mendapat pengakuan tinggi, gaji layak, dan pelatihan berkualitas. Mereka harus memiliki gelar master, terus mengembangkan diri, dan memiliki otonomi dalam mengajar.
Perbedaannya terletak pada dukungan sistem pendidikan dan penghargaan terhadap profesi guru, yang lebih kuat di negara maju dibandingkan di Indonesia.