Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
POLIO - Coggle Diagram
POLIO
DEFINISI
=
Poliomyelitis
(polio) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Virus polio yang berasal dari genus
Enterovirus
dan family
Picorna viridae
.
PENYEBAB
:
Virus Polio terdiri dari 3 strain yaitu strain-1 (Brunhilde), strain-2 (Lansig), dan strain-3 (Leon),
3 Jenis
: Virus polio vaksin/sabin, Virus polio liar/WPV (Wild Poliovirus) dan VDPV (Vaccine Derived Poliovirus)
GEJALA
:
Polio Paralisis
: Sakit kepala, demam, lemah otot, kaki dan lengan terasa lemah, dan kehilangan refleks tubuh.
Polio Non Paralisis
: Muntah, lemah otot, demam, meningitis, letih, sakit tenggorokan, sakit kepala serta kaki, tangan, leher dan punggung terasa kaku dan sakit
Sindrom Pasca Polio
: Sulit bernapas atau menelan, sulit berkonsentrasi, lemah otot, depresi, gangguan tidur dengan kesulitan bernapas, mudah lelah dan massa otot tubuh menurun.
PATOMEKANISME
: Virus masuk melalui mulut dan berkembang biak di orofaring dan saluran pencernaan. Virus ini biasanya terdapat dalam sekret nasofaring selama 1 hingga 2 minggu dan dapat keluar melalui tinja selama beberapa minggu setelah infeksi. Selama replikasi usus, virus menyerang jaringan limfoid lokal dan dapat memasuki aliran darah, kemudian menginfeksi sel-sel sistem saraf pusat. Penghancuran neuron motorik pada tanduk anterior sumsum tulang belakang dan sel induk otak yang disebabkan oleh virus polio menyebabkan kelumpuhan yang khas.
TIPE VAKSIN:
Monovalent Oral Polio Vaccines (mOPV1 and mOPV3)
Oral Polio Vaccine (OPV)
Inactivated Polio Vaccine
Inactivated Polio Vaccine (IPV)
KOMPLIKASI
= Beberapa komplikasi yang sering ditemukan, yaitu: neuropati, deformitas, osteoporosis, gangguan pergerakan sendi, equinus foot (club foot), skoliosis, dan komplikasi akibat tirah baring lama
MANAJEMEN VAKSIN
Cold Chain
Peralatan rantai vaksin
Planning Vaksin
Pengelolaan vaksin secara umum
Controlling/Monitoring
STRATEGI ELIMINASI DAN INDIKATOR POLIO
:
STRATEGI
Pelaksanaan PIN (pekan imunisasi nasional) polio
Pelaksanaan surveilans AFP dan bentuk tim surveilans aktif di RS (SARS)
Edukasi terkait pentingnya penerapan PHBS
Mitra dan pemerintah melaksanakan upaya mobilisasi
koordinasi bersama dari pemerintah daerah setempat
Strategi pencegahan pencemaran lingkungan (fecal-oral) dengan menerapkan mengalirkan BAB ke septic tank
PERTAHANKAN ELIMINASI:
Memastikan komitmen pemerintah setempat dalam melaksanakan PIN
Pemantauan dan eval dari kesehatan lingkungan, kesehatan pribadi
PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS
UKM
Fokus
untuk pelayanan kesehatan masyarakat secara luas
Tujuan
meningkatkan kesehatan masyarakat dan mencegah dgn teknik promotif dan preventif
Jenis UKM esensisal
promosi kesehatan = edukasi hidup sehat
kesehatan lingkungan = pengelolaan sanitasi
gizi
Pencegahan dan pengendalian penyakit = imunisasi, surveilans PM, dan pengendalian PTM
kesehatan ibu, anak dan KB = imunisasi dan KB
UKP
Fokus
Pelayanan kesehatan individu
Jenis
rawat jalan
IGD
rawat inap
homecare
pelayanan gizi individu
laboratorium
Tujuan
Mengobati atau menangani masalah kesehatan individu
EPIDEMIOLOGI dan PERKEMBANGAN
WHO = tahun 2023 2024 ada 23 kasus
fecal-oral
Tahun 1998 : endemik di 125 negara
High risk usia <5 tahun
High risk : sanitasi buruk,cakupan imunisasi rendah, kondisi sosial ekonomi rendah, kepadatan penduduk tinggi, pergerakan penduduk yang tinggi
TATALAKSANA POLIO
Terapi Supportif
Terapi Simtomatik
SURVELIANS PENANGGUNGAN POLIO DI MASYARAKAT
surveilans AFP
surveilans VDPV
Pengamanan Laboratorium Polio
PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN POLIO
Vaksinasi
Imunisasi Massal
Kebersihan dan sanitasi
Pengawasan dan Respon Cepat
Pengendalian Outbreak Response Immunization (ORI) merupakan strategi pemberian imunisasi dalam menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) suatu penyakit, termasuk polio.