Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Pemeriksaan Fisik Traktus Urogenitalia, Buka, pemeriksaan regio costo…
Pemeriksaan Fisik Traktus Urogenitalia
Buka
Menyapa pasien & perkenalkan diri
Minta persetujuan psien
bri info umum kpd pasien & kluarga ttg pemfis
bri jminan pd psien & kluraga ttg kerahasiaan pemfis
priksa dn letakkan smua alat yg diperlukan pd tempatny
pmeriksaan dilakukan di tempat raungan yg tenang dn cahaya yg cukup terang
perawat sebaiknya mendamping dokter slama pmeriksaan
mncuci tangan dn memastikan tngan hangat
pakaian pasien sbaiknya dibuka sesuai dgn bagian tubuh yg akan diperiksa
pasang sarung tangan steril
pemeriksa brdiri di samping kanan pasien
pemeriksaan regio costo-vertebralis
Pemeriksaan dapat dengan duduk, tapi yang palin baik dan biasa dilakukan adalah posisi barin terlentang (supine position), dilihat dari depan dan belakang.
INSPEKSI Perhatikan tanda radang hebat, trauma ( lecet/gores), benjolan di lateral abdomen yg ikut gerak nafas (tumor).
PALPASI a. Pemeriksaan posisi baring, 1 tangan di costo vertebralis dan satu tangan di depan dinding perut. Pemeriksaan dalam keadaan inspirasi dan ekspirasi. b. Periksa adanya nyeri saat palpasi dan konsistensi ginjal.
PERKUSI Lakukan di daerah costovertebralis (lateral dinding perut). Lihat perluasan dan progresifitas daerah pekak (dullness) dinding lateral abdomen.(Pada perdarahan kasus trauma ginjal).
Auskultasi Pemeriksaan dengan steteskop : akan trdengar suara bising (systolic bruit) bila ada stenosis atau aneurisma arte renalis.
Transilluminasi Terutama anak < 1 tahun dengan massa besar d suprapubis atau RCV. Gunakan senter pada sisi massa di kamar gelap lalu sebutkan interpretasi hasil tes.
Pemeriksaan Genitalia Eksterna Pria
Penis
a. Perhatikan dari ujung penis sampai pangkal.
b. Apakah sudah disirkumsisi atau belum. Bila belum, nilai Preputium, OUE (Uretra Ostium Eksternum) dan menyebut kelainannya jika ada.
c. Bila sudah disirkumsisi, perhatikan glans penis menyebutkan kelainan yang mungkin ada.
Meatus uretra
iritasi kronis pada meatus, kondiloma acuminata, urethral discharge
Sulcus coronarius
chancroid (infeksi basil ducrey)
scar (sifilis primer)
tumor (ca. penis)
condylomata acuminata
Letak meatus uretra
hipospadia atau epispadia, mampu membedakan pembagiannya berdasarkan letak
Palpasi
Diraba seluruh penis mulai dari preputium, glans, batang penis serta urethra. Serta menyebutka kelainan yang mungkin.
Skrotum & isinya
Inspeksi
Lihat pembesaran skrotum : menyebutkan kelain yang mungkin ada.
Normal: kanan lebih tinggi dari kiri. Abnormal: menandakan adanya abses, fistel, edema, ganggre, skrotum tegang, kemerahan, nyeri, hilang rasa basah = ganggren skrotum, kanker skrotum.
Palpasi
Raba jumlah testis kiri & knan
Konsistensi -> testis tidak teraba, hydrocele fluktuasi, tes transluminasi (+)
Massa: hernia skrotalis
Varicocele -> seperti meraba cacing dlm kantung (big worm)
Nyeri: torsio testis -> teraba horizontal dan nyeri. Ketika testis diangkat ke atas lwt simpisis pubis, akan menimbulkan nyeri tetap/betambah (prehn's sign)
vas deferens teraba seperti benang besar dan keras dlm skrotum
pemeriksaan suprapubik
Inspeksi
Normal: tdk terlihat jk ves urin kosong/<150cc
a. Lihat penonjolan bulat antara simpisis pubis & umbilicus, melihat adanya benjolan tidak teratur di suprapubis.
b. Periksa kedua testis di skrotum.
Palpasi
a. Nyeri tekan suprapubis -+ sistitis.
b. Tumor buli-buli, uterus, ovarium yang besar dan seminoma teraba di suprapubik.
c. Urin sisa yang banyak -> teraba dengan colok dubur bimanual
Perkusi
a. Buli-buli kosong = tidak dapat diidentifikasi dgn perkusi.
b. Pekak (dullness) di suprapubik = isi buli-buli > 150 cc atau terdapat kista ovarium pada wanita.
Pemeriksaan Genitalia Eksterna Wanita
vulva -> labia mayora: menyebutkan kelainan yang mungkin
Muara uretra: urethral discharge, caruncula uretra, prolapsus uretra
Vagina (perhatikan orificium dan vestibulum vagina) : ada tdk fluor albus, keputihan/nanah, berbau, gatal.