Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Malaria, Affandra Ghoza Permana 2306279435 - Coggle Diagram
Malaria
Golongan Obat dan Mekanismenya
Klorokuin
Mencegah polimerisasi heme menjadi hemozoin
Membentuk kompleks obat-hemozoin → menghambat polimerisasi
Akumulasi heme bebas → toksik bagi parasit
Primakuin
Mengganggu mitokondria parasit → menghambat produksi energi
Parasit kehilangan energi → mati
Membentuk Reactive Oxygen Species (ROS) → membunuh parasit di hati dan gametosit
Artemisinin
Berikatan dengan hemin → membentuk kompleks hemin-artemisinin
Mencegah pembentukan hemozoin → akumulasi heme toksik bagi parasit
Menghindari pembentukan radikal bebas
Mengalkilasi heme dan enzim parasit → kerusakan oksidatif → kematian parasit
Antibiotik
Phenantrene Methanol (Halofantrine)
Menghambat polimerisasi heme menjadi hemozoin
menyebabkan penumpukan heme yang toksik bagi parasit
kerusakan seluler dan kematian parasit
Amil Alkohol (Lumefantrine)
Menghambat pembentukan beta hematin
Membentuk kompleks dengan hemin
Menghambat asam nukleat dan sintesis protein
Kombinasi Antagonis Folat (Sulfadoxine + Pyrimethamine)
Menghambat sintesis folat → mengganggu sintesis asam nukleat dan protein
Sulfadoxine (analog PABA) → Menghambat enzim dihydropteroate synthase
Pyrimethamine → Menghambat enzim dihydrofolate reductase (DHFR) → mencegah konversi dihydrofolate menjadi tetrahydrofolate
Kombinasi Antagonis Folat-Kuinon (Atovaquone + Proguanil)
Atovaquone: Menghambat rantai transport elektron → produksi ATP terganggu
Proguanil: Menghambat DHFR → gangguan sintesis DNA
Patofisiologi
Tahap di Nyamuk (Siklus Sporogonik)
Ookinet ➝ berkembang di dinding lambung nyamuk
Oosit ➝ berkembang dan pecah, melepaskan sporozoit
Sporozoit ➝ berpindah ke kelenjar ludah nyamuk
Nyamuk menggigit manusia ➝ menularkan sporozoit
Tahap di Hati (Siklus Eksoseriotik)
Sporozoit masuk ke hati
Infeksi sel hati ➝ menjadi schizont
Schizont pecah, melepaskan merozoit ke dalam darah
Tahap di Darah (Siklus Erythrocytic)
Merozoit menginfeksi sel darah merah
Schizont terbentuk di dalam sel darah merah
Schizont pecah ➝ melepaskan merozoit baru, menyebabkan gejala malaria
Sebagian merozoit berkembang menjadi gametosit (jantan & betina)
Tahap Infeksi Kembali ke Nyamuk
Nyamuk menggigit manusia, menghisap gametosit
Gametosit berkembang menjadi makrogamet & mikrogamet
Zigot terbentuk di dalam nyamuk, berkembang menjadi ookinet
Siklus berulang kembali
Algoritma terapi
Algoritma Terapi Malaria Tanpa Komplikasi
Pasien Didiagnosis Malaria Positif
Dibagi menjadi Malaria Tanpa Komplikasi dan Malaria Berat (Algoritma 3)
Malaria Tanpa Komplikasi
Jika Dapat Minum Obat
Berikan obat sesuai dengan jenis Plasmodium
Pastikan obat diminum sampai habis
Jika klinis memburuk → periksa ulang mikroskopis setelah 2 hari
Jika Tidak Dapat Minum Obat:
Berikan obat secara injeksi atau infus (ikuti Algoritma 3)
Pemantauan dan Rujukan
Jika dalam 3 hari tidak ada perbaikan atau memburuk → segera rujuk ke puskesmas/rumah sakit
Algoritma Terapi Malaria Berat
Fasilitas rawat inap tersedia
Pengobatan Awal
Antimalaria intravena
Atau artesunate intramuskular
Jika tidak ada, gunakan oral + rektal
Evaluasi Pasien
Jika tidak ada gangguan kesadaran: lanjutkan pengobatan
Jika ada gangguan kesadaran: pantau tanda vital, cegah hipoglikemia, stabilkan kondisi
Fasilitas rawat inap terbatas
Stabilkan pasien sebelum rujuk
Berikan pengobatan awal
Pantau kondisi dan rujuk ke fasyankes dengan fasilitas memadai
Algoritma Terapi Malaria pada Ibu Hamil
Trimester 1
Pengobatan: Quinine + Clindamycin
Jika berat: Artesunate intravena atau Quinine intravena
Perlu pemantauan ketat untuk komplikasi
Trimester 2&3
Pengobatan: Artemisinin-based Combination Therapy (ACT)
Jika berat: Artesunate intravena
Pantau anemia dan kesehatan janin
Algoritma Terapi Malaria pada Pediatri
Malaria tanpa komplikasi
Pengobatan: ACT sesuai dosis umur
Pemantauan demam dan gejala lainnya
Malaria Berat
Pengobatan: Artesunate intravena/intramuskular
Jika tidak tersedia: Quinine intravena/intramuskular
Stabilkan sebelum rujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan
Affandra Ghoza Permana
2306279435