Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
MODEL-MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM 2013, AMRIN HIDAYAT …
MODEL-MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM 2013
A. Model-Model Pembelajaran Kurikulum 2013
Pengertian Model Pembelajaran
Menurut Joice & Wells, model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam implementasi pembelajaran yang disusun secara sistematis untuk mencapat tujuan belajar
Menurut Arends dalam Trianto, model pembelajaran adalah suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan
pembelajaran di kelas.
Jenis-jenis Model Pembelajaran
a. Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning)
Model pembelajaran Discovery Learning mengarahkan siswa untuk memahami konsep, arti, dan hubungan, melalui proses intuitif untuk akhirnya sampai kepada suatu kesimpulan
Langkah-langkah Pembelajaran Discovery Learning
1) Menciptakan stimulus/ rangsangan (Stimulation)
2) Menyiapkan pernyataan masalah (Problem Statement)
3) Mengumpulkan data (Data Collecting)
4) Mengolah data (Data Processing)
5) Memverifikasi data (Verification)
6) Menarik kesimpulan (Generalization)
b. Pendidikan Berbasis Proyek (Project Based Learning)
Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning atau PjBL)) adalah model pembelajaran yang menggunakan proyek/ kegiatan sebagai inti pembelajaran.
Langkah Pembelajaran
1) Menyiapkan pertanyaan atau penugasan proyek
2) Mendesain perencanaan proyek
3) Menyusun jadwal
4) Memonitor kegiatan dan perkembangan proyek
5) Menguji hasil
6) Mengevaluasi kegiatan/ pengalaman
c. Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning)
Langkah-langkah Pembelajaran
a) Mengorientasi peserta didik pada masalah
b) Mengorganisasikan kegiatan pembelajaran
c) Membimbing penyelidikan mandiri dan kelompok
d) Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
e) Analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah
d. Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching Learning)
Dalam pendekatan kontekstual, ada delapan (8) komponen yang harus
ditempuh,
a. Membuat keterkaitan-keterkaitan yang bermakna
b. Melakukan pekerjaan yang berarti
c. Melakukan pembelajaran yang diatur
sendiri;
d. Bekerja sama
e. berpikir kritis dan kreatif
f. membantu individu untuk
tumbuh dan berkembang
g. Mencapai standar yang tinggi, dan menggunakan penilaian otentik
e. Pembelajaran Inkuiri (Inquiry Learning)
Ciri-ciri Pembelajaran Inkuiri
Pertama, pembelajaran inkuiri menekankan kepada aktivitas siswa secara maksimal untuk mencari dan menemukan.
Kedua, seluruh aktivitas yang dilakukan siswa diarahkan untuk mencari dan
menemukan jawaban sendiri dari sesuatu yang dipertanyakan, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan sikap percaya diri (self belief).
Ketiga, tujuan dari pembelajaran inkuiri adalah mengembangkan
kemampuan berpikir secara sistematis, logis, dan kritis, atau mengembangkan
kemampuan intelektual sebagai bagian dari proses mental.
Prinsip-Prinsip Pembelajaran Inkuiri
a. Berorientasi pada Pengembangan Intelektual.
b. Prinsip Interaksi.
c. Prinsip Bertanya.
d. Prinsip Belajar untuk Berpikir.
e. Prinsip Keterbukaan.
Langkah-Langkah Pelaksanaan Pembelajaran Inkuiri
a. Merumuskan masalah.
b. Mengembangkan hipotesis
c. Menguji jawaban tentatif
d. Menarik kesimpulan
e. Menerapkan kesimpulan dan generalisasi.
f. Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM)
Penerapan STEM dalam pembelajaran harus menekankan beberapa aspek
a. Mengajukan pertanyaan dan menjelaskan masalah;
b. Mengembangkan dan menggunakan model;
c. Merancang dan melaksanaan penelitian;
d. Menginterpretasi dan menganalisis data;
e. Menggunakan pemikiran matematika dan komputasi.
Langkah Pemilihan Model Pembelajaran
a. Karakteristik pengetahuan yang dikembangkan menurut kategori faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif. Pada pengetahuan faktual dan konsepetual dapat dipilih discovery learning, sedangkan pada pengetahuan
prosedural dapat dipilih project based learning dan problem based learning.
b. Karakteristik keterampilan yang tertuang pada rumusan kompetensi dasar dari KI 4. Pada keterampilan abstrak dapat dipilih discovery learning dan problem based earning, sedangkan pada keterampilan konkret dapat dipilih project based learning.
c. Pemilihan ketiga model tersebut mempertimbangkan sikap yang dikembangkan,
baik sikap religius (KI-1) maupun sikap sosial (KI-2)
B. Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK)
TPACK adalah sebuah framework (kerangka kerja) dalam mendesain model pembelajaran baru bagi guru atau calon guru dengan menggabungkan tiga aspek utama yaitu teknologi, pedagogi dan konten/materi pengetahuan.
Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK)
mempunyai tiga komponen utama
Technological knowledge,
pedagogical
knowledge
content knowledge.
C. Metode Pembelajaran
Pengertian Metode Pembelajaran
Menurut Sudjana dalam Nur Khasanah, metode mengajar adalah cara yang dipergunakan guru dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat berlangsungnya pengajaran.
Jenis-jenis Metode Pembelajaran
1) Metode Examples non Examples,
2) Metode Picture and Picture,
3) Metode Numbered Heads Together
4) Metode Cooperative Script,
5) Metode Jigsaw
6) Metode Mind Mapping
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Metode Pembelajaran
a. Tujuan pembelajaran.
b. Materi pembelajaran.
c. Karakteristik siswa
d. Karakteristik Guru.
e. Media pembelajaran
f. Lingkungan.
AMRIN HIDAYAT
PPG BATCH 3
KELAS A (PAI)