Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Permasalahan anak berbakat - Coggle Diagram
Permasalahan anak berbakat
Latar belakang
Banyak
peserta didik yang memiliki bakat yang luar biasa , tetapi tidak dapat berkembang secara
optimal. Hal ini disebabkan oleh permasalahan dengan keberbakatan yang dialami oleh peserta
didik. Salah satu penyebab permasalahan tersebut adalah kurangnya atau belum adanya
pelayanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Pengertian bakat
kecakapan khusus yang menonjol pada suatu bidang ilmu pengetahuan tertentu pada diri seseorang
Faktor yang mendorong munculnya giftedness pada anak
Faktor pembawaan
Intelgensi dan kreativitas anak yang berbakat
harus memiliki kemampuan intelgensi dan kreativitas yang tinggi untuk mendukung
keberbakatannya.
Kepribadian
Dengan memiliki komitmen yang tinggi terhadap
tugas dan motivasi maka individu akan mempunyai rasa tanggung
jawab untuk menyelesaikan tugas yang dihadapi, mendorong individu untuk tekun dan
ulet,meskipun mengalami macam-macam rintangan dan hambatan dan semuanya itu
akan dilakukan atas kehendaknya sendiri.
Faktor Lingkungan
Keluarga
Sosial ekonomi keluarga
Untuk mendukung munculnya giftedness anak, diperlukan fasilitas yang memadai,
misalnya buku-buku, sarana-sarana belajar yang lain seperti computer,
permainan, piano dan lain-lain. Bagi keluarga yang ekonominya menengah ke
atas penyediaan sarana belajar seperti di atas tidaklah menjadi permasalahan.
Tingkat pendidikan orang tua
Semakin tinggi pendidikan orang tua seharusnya dapat memberikan stimulasi,
perhatian yang baik terhadap munculnya keberbakatan anak.
Pola asuh orang tua
Jenis pola asuh yang diterapkan dalam keluarga akan berpengaruh juga pada
keberbakatan anak.
Aspirasi dan persepsi orang tua terhadap
keberbakatan anak
Terpenuhinya kebutuhan anak dan rancangan program untuk memenuhi
kebutuhan pendidikan mereka sejak awal atau usia dini.
Sekolah
Lingkungan sekolah yang dapat mendukung giftedness anak melalui
Kurikulum yang sesuai dengan keberbakatan anak,sarana atau fasilitas belajar yang
mendukung,program dan strategi pembelajaran yang tepat, sikap atau karakteristik
guru dan teman terhadap anak.
Masyarakat
Memberi kesempatan pada anak-anak yang giftedness untuk belajar
mengembangkan keberbakatannya
Adanya kerja sama yang baik antara sekolah dan masyarakat
Aspirasi dan persepsi masyarakat terhadap anak berbakat
Memberi kebebasan dan tidak ada diskriminasi dalam memberi kesempatan dan
hadiah atau penghargaan terhadap munculnya keberbakatan.
permasalahan-permasalahan yang
dirasakan oleh anak-anak berbakat di Indonesia
Masih adanya anggapan dari masyarakat bahwa jika betul-betul anak berbakat, ia
dapat memenuhi kebutuhan pendidikannya sendiri,
Mengidentifikasi anak berbakat untuk menemukan siapa yang termasuk anak
berbakat. Siapa yang melakukannya dan bagaimanakah menemukan mereka ?
Kurikulum pendidikan di Indonesia tidak cukup fleksibel untuk anak berbaka
Guru-guru tidak dipersiapkan untuk mendidik anak berbakat sehingga sering tidak
dapat memenuhi kebutuhan anak berbakat
Pendidikan anak berbakat yang sesuai dengan kondisi budaya Indonesia
Memberi kesempatan pendidikan yang sama kepada semua anak untuk
mengembangkan potensi ( keberbakatannya ), seperti halnya pendidikan untuk anak
yang mengalami ketunaan.
Memperhatikan prosedur untuk mengidentifikasi keberbakatan, misalnya alat ukur
apa yang akan digunakan dan siapa yang berwenang melakukannya.
Penyusunan kurikulum untuk pendidikan anak berbakat sebaiknya diprogram secara khusus,
dibedakan dengan anak-anak reguler sehingga mampu memenuhi kebutuhan
keberbakatan anak.
Mempersiapkan guru bagi anak berbakat
Memberi kebebasan terhadap media kebudayaan bagi semua warga negara tanpa
diskriminasi (jenis kelamin, suku, agama, sosial ekononi dan seterusnya