Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Surat Lamaran Pekerjaan - Coggle Diagram
Surat Lamaran Pekerjaan
C. Mengidentifikasi Unsur Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan
Ciri-ciri bahasa baku
Tidak dipengaruhi bahasa daerah
Tidak dipengaruhi bahasa asing
Bukan merupakan ragam bahasa percakapan
Pemakaian imbuhan eksplisit
Unsur-unsur kalimat lengkap
Pemakaian hubungan kata sesuai dengan konteks kalimat
Tidak rancu
Tidak mengandung arti pleonasme (berlebihan)
bahasa dalam surat lamaran
Menggukan kata ganti tunggal saya.
Menggunakan kata sapaan orang kedua sebagai bentuk penghormatan.
3.Menggunakan kalimat bertujuan
Menggunakan ungkapan-ungkapan rasa ketertarikan terhadap pekerjaan yang dilamar.
Menggunakan kalimat pemerincian ketika berkaitan dengan identitas diri. Hal ini antara lain ditandai dengan menggunakan kata-kata penunjuk berikut.
Menggunakan kalimat persuasif (pengharapan) dan ucapan terima kasih.
B. Menyajikan Simpulan tentang Surat Lamaran Pekerjaan
kaidah-kaidah kebahasaan
menggunakan kata ganti orang pertama tunggal saya.
menggunakan kata sapaan bapak/ibu
menggunakan kalimat bertujuan, yakni saya mengajukan surat lamaran untuk jabatan kepala laboratorium komputer sebagaimana yang Bapak/Ibu tawarkan dalam iklan itu.
menggunakan kalimat perincian, misalnya bersama surat ini, saya lampirkan riwayat hidup, salinan ijazah terakhir, pasfoto, dan surat keterangan berkelakuan baik dari ke-polisian
menggunakan kalimat ucapan terima kasih, misalnya atas perhatian bapak/ibu, saya ucapkan terima kasih.
D. Menyusun Surat Lamaran Pekerjaan
langkah-langkah untuk menghasilkan surat dinas yang baik
Menentukan tujuan penulisan surat. Tetapkan jenis pekerjaan serta nama perusahaan yang dituju dan alamatnya.
Mencatat sumber informasi atas lamaran yang diajukan. Sumber yang dimaksud bisa berupa iklan lowongan kerja pada surat kabar, internet, radio, atau orang tertentu.Sumber tersebut biasanya dinyatakan pada alinea pertama isi surat.
Mengumpulkan bahan ataupun dokumen-dokumen yang diperlukan sesuai dengan permintaan dari pemasang iklan ataupun kelaziman yang sering disertakan pada suatu lamaran pekerjaan.
Menyusun kerangka surat, kerangka surat merupakan ide-ide umum, konsep, pesan, atau informasi-informasi dasar yang akan disampaikan dalam surat.
Keuntungan dari penyusunan kerangka surat adalah sebagai berikut.
b. Memudahkan penempatan bagian surat yang penting dengan yang tidak penting.
c. Membantu pengumpulan data dan sumber-sumber yang diperlukan.
a. Memudahkan penyusunan surat sehingga menjadi lebih cermat dan sistematis.
Mengembangkan kerangka surat. Usahakan setiap ide utama ditempatkan dalam alinea yang berbeda. Hal ini agar ide itu lebih jelas dan mudah dipahami maksudnya.
Dalam surat keputusan, ide-ide utama tersebut ditempatkan dalam konsiderans dan diktum. Setiap konsiderans dan diktum memiliki ide ataupun muatan data yang berbeda.
Hal lain yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kerangka surat adalah penggunaan bahasa dan bentuk penyusunannya.
A. Mengidentifikasi Isi dan Struktur Surat Lamaran Pekerjaan
Surat Lamaran Pekerjaan dapat pula didefinisikan. sebagai surat yang berisi penawaran keahlian, kemampuan, atau jasa terhadap suatu perusahaan atau instansi tertentu.
Isi surat lamaran
jabatan yang diinginkan
identitas pelamar yang meliputi nama lengkap, usia, status pernikahan , alamat, dan tingkat pendidikan.
kualifikasi pelamar, yaitu latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan keahlian.
Surat Lamaran perlu dilampiri oleh berbagai dokumen dan keterangan-keterangan
surat keterangan berkelakuan baik dan kepolisian
surat keterangan sehat
surat referensi
surat izin orang tua/wali
surat tanda pencari kerja
pasfoto terakhir
fotokopi KTP
fotokopi transkip nilai(IPK)
fotokopi ijazah
Surat Lamaran harus dilampiri pula dengan riwayat hidup
agama
status perkawinan
kewarganegaraan
tempat tinggal atau alamat
jenis kelamin
riwayat pendidikan
tempat dan tanggal lahir
pengalaman kerja
keahilan khusus
referensi
nama lengkap
Struktur Surat Lamaran Pekerjaan
e. Salam Pembuka
befungsi sebagai penghormatan terhadap pihak yang dituju. Salam pembuka yang lazim digunakan dalam surat lamaran kerja adalah
Dengan hormat
.
f. Isi Surat
Secara umum, isi surat lamaran pekerjaan terbagi atas tiga bagian, yakni alinea pembuka, alinea isi, dan alinea penutup.
Alinea pembuka berfungsi sebagai pengantar isi surat. Alinea pembuka hendaknya bisa membangkitan minat penerima surat untuk mau membaca lamaran itu lebih lanjut.
Alinea Isi, dalam bagian isi, hendaknya dikemukakan pula keterangan tentang syarat-syarat lamaran yang dilampirkan. Persyaratan itu misalnya daftar riwayat hidup, salinan ijazah, dan lain-lain yang fungsinya menguatkan kredibilitas diri pelamar.
Alinea Penutup dapat berupa harapan atau ucapan terima kasih.
d. Alamat Surat
1.
Alamat Luar
adalah alamat yang ditulis pada sampul surat. Alamat pada sampul surat berfungsi sebagai penunjuk bagi petugas pos dalam menyampaikan surat itu.
Alamat dalam
adalah alamat yang ditulis langsung pada kertas surat. Fungsi alamat dalam adalah sebagai pengontrol bagi penerima surat bahwa dirinyalah yang berhak menerima surat itu.
g. Salam Penutup
Salam penutup yang lazim dalam surat lamaran pekerjaan adalah hormat saya dan dapat juga digunakan wasalam. Tata cara penulisan salam penutup hampir sama dengan salam pembuka, yakni diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda koma.
c. Lampiran
merupakan penjelas atas jumlah dokumen yang disertakan dalam surat tersebut.Dengan demikian, kalau dokumen itu berjumlah dua lembar, harus disebutkan
2 lembar
. Lampiran berguna sebagai penunjuk bagi penerima surat tentang adanya keterangan-keterangan tambahan selain surat itu sendiri.
h. Tandan Tangan dan Nama Jelas Pengirim
Pengirim surat adalah pihak yang menulis atau menyampaikan surat. Dalam hal ini, penulis surat disebut sebagai pelamar. Pengirim surat harus selalu membubuhi tanda tangan.
b. Hal surat
soal atau perkara yang dibicarakan surat. Hal surat ditulis sejajar dengan tempat dan tanggal surat. Sering dijumpai beberapa versi dalam penulisan kata
hal
, yakni
hal, perihal
, atau
hal/perihal.
i. nama jelas
Dalam penulisan nama pengirim, hindarilah penyingkatan-penyingkatan. Karena itu, tuliskanlah nama diri pelamar secara jelas dan lengkap; termasuk gelar yang dimiliki.
a. Tempat dan tanggal surat
merupakan keterangan yang menjelaskan lokasi dan waktu ditulisnya surat itu. Tempat dan tanggal umumnya ditulis pada pojok kanan atas, yakni sejajar dengan hal surat. Penulisan tempat dan tanggal surat tidak boleh diakhiri dengan tanda titik.