Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Inflammation and Repair - Coggle Diagram
Inflammation and Repair
Komponen pada Inflamasi
Leukosit
Neutrofil
Basofil
Eosinofil
Monosit
Limfosit
Sel Mast
Otot
Pembuluh Darah
Mediator Kimia
Histamin
Prostaglandin
Leukotriene
Bradykinin
Definisi dan Jenis-Jenis Inflamasi
Inflamasi merupakan suatu respon yang dihasilkan oleh tubuh ketika terdapat rangsangan berupa timbulnya jejas pada sel yang diakibatkan baik itu karena microbial agents ataupun non microbial agents
Inflamasi Akut
Merupakan tipe peradangan yang memiliki ciri khas adanya makrofag dan neutrofil (sel polimorfonuklear dan juga termasuk fagosit). Selain itu, durasi dari inflamasi ini juga menjadi ciri khas.
Inflamasi Kronik
Merupakan tipe peradangan yang memiliki cirii khas adanya sel limfosit (mononuklear) dan merupakan inflamasi lanjutan yang tak kunjung teratasi dari inflamasi akut. Durasi dari inflamasi ini juga lebih lama dari inflamasi akut.
Mekanisme Inflamasi
Inflamasi diawali oleh adanya patogen-patogen ataupun bisa dari non microbial agents yang menstimulasi sel mast ataupun sel-sel tubuh yang rusak untuk mengeluarkan mediator-mediator kimia untuk "memanggil" kumpulan leukosit innate atau bawaan yang kemudian apabila telah merambat kepada inflamasi yang kronis, maka akan "memanggil" kumpulan leukosit untuk respon adaptif seperti limfosit
Adaptasi Sel Tubuh Terhadap Inflamasi
Hipertrofi
Atrofi
Hiperplasia
Metaplasia
Cara Mengatasi Inflamasi Serta Obatnya
Berhenti merokok, hidup lebih aktif, kelola stres, tidur yang cukup, yoga, diet, gaya hidup yang baik
Obat Anti-inflamasi
Obat Anti-inflamasi Steroid
Obat antiinflamasi golongan steroida bekerja menghambat sintesis prostaglandin dengan cara menghambat enzim fosfolipase, sehingga fosfolipid yang berada pada membran sel tidak dapat diubah menjadi asam arakidonat
Obat Anti-Inflamasi Non-Steroid
Obat analgesik antipiretik serta obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) merupakan suatu kelompok
obat yang heterogen, bahkan beberapa obat sangat berbeda secara kimiawi.
Pemicu Atau Penyebab Dari Inflamasi
Hipoksia, agen fisik, agen mikrobial, agen obat-obatan, agen mikrobiologi, reaksi imunologik, defek genetik, ketidakseimbangan nutrisi, penuaan
Manfiestasi Klinis Inflamasi
Calor (panas)
Rubor (kemerahan)
Dolor (sakit)
Tumor (bengkak)
Functio laesa
Respon Imun Terkait Dengan Inflamasi
inflamasi dimulai ketika sel tubuh mengalami kerusakan dan terjadi pelepasan zat kimia tubuh sebagai tanda bagi sistem imun.
Respon Imun Tubuh Adaptif
Respon imun adaptif merupakan respon imun spesifik terhadap antigen tertentu dan lebih efektif dalam melawan infeksi karena memiliki memori. Respon imun adaptif dimediasi oleh limfosit dan produknya.
Respon Imun Tubuh Innate
Sistem imun bawaan merupakan sistem pertahanan lini pertama tubuh yang membantu pengenalan terhadap antigen asing dan memainkan peran penting dalam aktivasi sistem imun adaptif. Pada tahap awal infeksi bakteri, sel-sel imun bawaan akan mengenali lipopolisakarida (LPS) yang terdapat dalam saluran pencernaan.
Mekanisme Tissue Repair
Tissue repairing erat kaitannya dengan wound healing karena disebabkan oleh adanya kerusakan jaringan yang terjadi akibat adanya jejas-jejas sel tubuh manusia yang disebabkan oleh banyak faktor atau banyak hal. Wound healing kemudian didefinisikan sebagai respon organisme terhadap kerusakan jaringan atau organ serta usaha mengembalikan jaringan dalam kondisi homeostasis sehingga dicapai kestabilan fisiologis jaringan.
Proliferasi
Pada fase ini terjadi penurunan jumlah sel – sel inflamasi, tanda – tanda radang berkurang, munculnya sel fibroblast yang berproliferasi, pembentukan pembuluh darah baru, epitelialisasi dan kontraksi luka.
Remodelling
Proses remodelling akan meningkatkan kekuatan tahanan luka secara drastis. Proses ini didasari pergantian dari kolagen tipe III menjadi kolagen tipe I.
Hemostasis dan Inflamasi
oses penyembuhan yang melibatkan mediator kimia yang berujung pada peradangan/inflamasi pada daerah tertentu.