Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
PSIKOLOGI POSITIF, MINDMAP SEJARAH DAN ALIRAN PSIKOLOGI B-2, Kelompok 9,…
PSIKOLOGI POSITIF
Kritik
Munculnya “tekanan kultural” untuk terus menjadi bahagia yang akhirnya membuat orang senantiasa mengkaji tingkat kebahagiaannya dan terus menerus menginginkan lebih --> menjadi obsesi yang semakin membuat orang tidak bahagia
-
-
Zeitgeist
-
Martin Seligman menjadi bapak psikologi positif, diangkat menjadi presiden APA tahun 1998
-
-
Anteseden
Istilah psikologi positif pertama kali disebutkan oleh Abraham Maslow tahun 1954 dalam buku Motivation and Personality
Psikologi positif cenderung menggunakan pendekatan kuantitatif, berbeda dengan psikologi humanistik yang cenderung kualitatif
Nicomachean Ethics karya Aristoteles yang mengajarkan penanaman kebijakan moral sebagai cara untuk mencapai kebahagiaan menjadi akar historis psikologi positif
-
Tujuan
Memberikan perspektif tentang manusia dari sisi lain, dengan menunjukkan sifat-sifat indah manusia (Seligman & Csikszentmihalyi dalam Mardliyah, 2010)
-
-
-
-
Ontology
Psikologi positif berfokus kepada pengalaman positif yang subjektif dan sifat-sifat manusia yang positif untuk meningkatkan kualitas hidup
-
-
-
-
Orientasi kepada pengalaman subjektif yang bernilai di masa lalu (kesejahteraan dan kepuasan), masa kini (kebahagiaan dan flow), dan masa depan (harapan dan optimisme)
Epistemology
Intervensi psikologi positif : metode penanganan atau aktivitas yang sengaja dilakukan dalam rangka menumbuhkembangkan perasaan, perilaku, dan kognisi yang positif
-
-
Target populasinya adalah individu non-distress, dan intervensi berfokus pada self-help dan bukan terapi
-
-
Raihan Syarif (112111133112), Muhammad Al-Farel Amarulloh (112111133124), Rizki Qanita Irawan (112111133125), Husna Fatiha (112111133144)
Referensi: Rahman, A.A. (2018). Sejarah psikologi: dari klasik hingga modern. Rajawali Pers.