Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
PERILAKU PROSOSIAL 1 DAN 2, MINDMAP INDIVIDU 2 INTERAKSI DAN PENGARUH…
PERILAKU PROSOSIAL 1 DAN 2
Perilaku Prososial 1: Aspek Individual dalam Perilaku Altruisme
Definisi
Perilaku prososial
Perilaku yang memiliki dampak positif serta berkontribusi terhadap kesejahteraan fisik maupun psikologis orang lain
Altruisme
Motivasi untuk meningkatkan kesejahteraan orang lain tanpa penghargaan
Orang yang melakukan perilaku altruisme disebut sebagai
"altruis"
Perilaku menolong
Pengertian
Memberi kemudahan/keuntungan bagi pihak lain
Alasan
Seseorang menolong orang lain kebanyakan disebabkan karena ia menyadari suatu peristiwa, kemudian memilih untuk ikut mengambil tanggung jawab dengan melakukan suatu tindakan
Faktor-faktor
Nature-nurture controversy:
Perdebatan apakah genetik atau lingkungan yang menentukan perilaku manusia
Evolutionary psychology:
Perilaku menolong disebabkan oleh 2 asumsi, yaitu asumsi
mutualism
(hidup berdampingan) dan asumsi
kin
selection
(pemilihan kerabat)
Eksternal & internal:
Motivasi seseorang dalam menolong orang lain disebabkan oleh faktor internal (empati) dan faktor eksternal (menghindari hukuman)
Empati
Pengertian
Ikut mengidentifikasi dan merasakan pengalaman, emosi, dan sikap orang lain
Bystander Calculus Model
Definisi:
Perhitungan yang dilakukan individu dalam memilih untuk menolong atau tidak menolong, berdasarkan
cost
dan
benefit
yang lebih besar
Langkah-langkah:
Physiological arousal
Labelling the arousal
Evaluating the consequences
Empathy-costs of not helping:
ketika keputusan tidak menolong menimbulkan distres pada individu yang sebetulnya berempati pada orang yang hendak ditolong
Evaluating the consequences:
keputusan tidak menolong menimbulkan distres yang costly pada individu yang batal menolong (seperti perasaan bersalah)
Perspective Taking
Definisi:
Ketika seseorang mampu menempatkan dirinya dalam melihat permasalahan dari sudut pandang orang lain
Kemampuan
perspective taking
berbanding lurus dengan empati dan perilaku menolong -Maner, dkk. (2002)
Learning Model
Definisi:
Model yang meyakini bahwa perilaku menolong dipelajari, bukan diwariskan
Cara-cara:
Memberikan instruksi
Menggunakan
reinforcement
Memberikan contoh/model
Kapan kita mulai menggunakan
learning model
?
Ketika manusia berusia 1-2 tahun
Social learning theory
(Bandura, 1973)
Perilaku menolong dapat dipelajari melalui pengalaman yang dirasakan oleh orang lain (
Vicarious learning
)
Just-world hypothesis
(Lerner & Miller, 1978)
Keyakinan individu terhadap apa yang orang lain pantas dapatkan
The Bystander Effect
Definisi:
Suatu keadaan di mana individu cenderung tidak memberikan bantuan/pertolongan, karena menganggap bahwa orang lain akan memberikan bantuan
Variabel yang berpengaruh
Difusi tanggung jawab:
Kecenderungan seseorang dalam berasumsi bahwa orang lain akan mengambil tanggung jawab
Takut akan kesalahan sosial:
Takut akan berbuat kesalahan dan disaksikan oleh orang lain
Pengaruh sosial:
Penonton lain memberikan contoh untuk tindakan
Latane & Darley Cognitive Model (post-Kitty Genovese murder)
Keadaan darurat
Melibatkan bahaya yang mengancam individu/properti
Kejadian yang jarang terjadi, terutama pada orang awam
Memiliki variasi yang luas
Tidak diduga
Membutuhkan tindakan yang cepat
Variabel yang berpengaruh
Murni karena apatisme
Jumlah saksi yang banyak
Faktor Situasional yang Berpengaruh
Jaringan pendukung kesehatan
Membantu mencegah kejahatan
Mengutil
Kecurangan saat ujian
Suasana hati
Sifat seseorang
Rubbernecking
Definisi:
Kegiatan menyaksikan kejadian tanpa melakukan apapun
Penyebab
Corpse-preoccupation
: Hasrat manusia pada hal-hal yang sebenarnya tidak diinginkan (Jung)
Schadenfreude/epicaricacy
: Ketika manusia merasakan kesenangan yang ganjil saat melihat penderitaan orang lain
Perilaku Prososial 2: Respon Individu dalam Perilaku Altruisme
Receiving Help
Macam-macam meminta bantuan
:
Help from the heart
(afeksi)
From the head (cost-benefit)
By the book (role)
Norma
Definisi
: Perilaku standar yang didefinisikan sebagai hal yang dianggap baik dan normal oleh masyarakat
Norma yang berpengaruh dalam perilaku prososial:
The Reciprocity Norm
: Membantu siapapun yang membantu kita dengan tujuan agar ia juga membantu kita di kemudian hari (berharap imbalan)
The Social Responsibility Norm
: Membantu siapapun tanpa mengharapkan imbalan
Motives and Goals
Definisi:
Menurut Batson (1994), motivasi adalah hal yang membuat kita ingin membantu orang lain, dan dari motivasi itu akan timbul goals (target)
Faktor-faktor:
Egoism
: perilaku prososial untuk keuntungan salah satu pihak
Altruism
: perilaku prososial tanpa berharap timbal balik
Collectivism
: perilaku prososial untuk kepentingan suatu kelompok
Principalism:
perilaku prososial karena prinsip moral
Volunteers
Orang yang melakukan perilaku prososial karena hal tersebut dianggap mulia dan baik oleh lingkungan sosialnya
MINDMAP INDIVIDU 2 INTERAKSI DAN PENGARUH SOSIAL D-2
Rizki Qanita Irawan (112111133125)
Referensi: Hogg, M.A. & Vaughan, G. M. (2011). Social psychology
(6th Edition). Pearson: Essex.