Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
ABSES PARU - Coggle Diagram
ABSES PARU
tanda dan gejala
-
-
batuk dahak, dahak berbau busuk
-
-
-
penurunan nafsu makan, penurunan BB
-
klasifikasi abses paru
-
sekunder
disebabkan oleh penyakit seperti bronkiektasis, infeksi saluran napas
-
-
definisi, etiologi, faktor risiko
definisi
abses paru adalah infeksi/lesi paru berupa supurasi dan nekrosis jaringan pada parenkim paru yang menyebabkan terbentuknya kavitas yang besar
etiologi
90% abses paru disebabkan oleh bakteri anaerob, yang sering menyebabkan abses paru adalah Peptostreptococcus sp, prevotella, klebsiella pneumoniae, staphylococcus, e.coli, dll
faktor risiko
alkoholik, penderita karies gigi, aspirasi saluran pernafasan, penyakit sinus
CMD
anamnesis
keluhan utama : batuk berdahak yang berbau busuk, gejala disertai demam, dengan gejala lain seperti hemoptisis, keringat malam, penurunan BB, nyeri dada pleuritik. menanyakan faktor risiko seperti riwayat alkohol atau obat-obatan serta merokok
pemeriksaan fisik
didapati nyeri tekan lokal, tanda konsolidasi seperti redup pada perkusi, suara bronkhial dengan ronkhi basak atau krepitasi di tempat abses. Terdengar suara amforik jika abses luas terletak dekat dengan dinding dada
pemeriksaan penunjang
darah rutin : leukositosis, LED meningkat
-
-
-
-
komplikasi dan prognosis
komplikasi
yang paling sering adalah empiema dengan atau tanpa fistel bronkopleura. Pecahnya abses menyebabkan tumpahnya pus/nanah ke dalam saluran napas sehingga menyebabkan penyebaran infeksi lebih luas dan dapat menyebabkan asfiksia
prognosis
prognosis pasien abses paru memiliki angka mortalitas 10-20%. pengenalan gejala dan tanda komplikasi abses paru dapat membantu menurunkan risiko kematian
tatalaksana
antibiotik
-
-
peptostreptokokus
kombinasi inhibitor betalaktamase, karbapenem, penisilin dosis tinggi
-
edukasi dan pencegahan
cuci tangan, jangan makan terburu-buru, menjaga kebersihan mulut, edukasi lamanya pengobatan, identifikasi riwayat penyakit terdahuludan faktor risiko
patofisiologi abses paru
merupakan proses lanjut pneumonia inhalasi bakteria pada penderita dengan faktor predisposisi. bakteri mengadakan multiplikasi dan merusak parenkim paru dengan proses nekrosis. bila berhubungan dengan bronkus maka terbentuk air-fluid level, bakteri masuk ke dalam parenkim paru selain inhalasi bisa juga penyebaran hematogen (septik emboli) atau dengan perluasan langsung dari proses abses ditempat lain misalnya abses hepar