Periodisasi masa praaksara berdasarkan Arkeologis

Zaman Logam

Zaman Batu

Mesolithikum atau Zaman Batu Madya

Neolithikum atau Zaman Batu Muda

Palaeolithikum atau Zaman Batu Tua

Megalithikum atau Zaman Batu Besar

Zaman Perunggu

Zaman Besi

Zaman Tembaga

Kata palaeolithikum

lithikum dari akar lithos berarti Batu

paleos berarti tua

Berlangsung 600.000 tahun yang lalu

Berlangsung pada masa Holosen atau sekitar 10.000 tahun yang lalu

Kegiatan masyarakat

Tiga corak kebudayaan Mesolithikum

berburu

mengumpulkan bahan makanan

flake culture (hasil kebudayaan berupa alat serpih bilah)

pebble culture (hasil kebudayaan berupa kapak genggam)

Peninggalan kebudayaan

Tumpukan Sampah Daur atau kjokkenmoddinger

Gua Gua Bekas Tempat Tinggal

Lukisan Gua ( berkembang sekitar 40.000 tahun yang lalu)

Pola hidup Masyarakat

Menghasilkan bangunan dari batu besar

Batu tidak dikerjakan secara halus, tetapi diratakan secara kasar untuk memperoleh bentuk yang diperlukan

Peralatan terbuat dari batu yang masih sangat kasar

bone culture (hasil kebudayaan berupa tulang)

Peralatan yang digunakan sudah sangat halus.

Peralatan yang digunakan hampir sama lebih halus

Berternak

bercocok tanam

Kebudayaan

Kebudayaan Kapak Persegi

Kebudayaan Kapak Lonjong

bahan dasar adalah Batu api ( Chalcedon)

diperkirakan dibuat sebagai Lambang Kebesaran, Jimat, Alat Upacara, atau Alat Tukar.

ujung kapak berbentuk lancip sehingga dapat dipasangi sebagai tangkai

mempunyai dua ukuran

Ukuran Kecil ( Kleinbeil )

Ukuran Besar ( Walzenbeil)

Tradisi Gerabah

Fungsi

Sebagai Wadah untuk keperluan rumah tangga

Tempat menyimpan tulang tulang Manusia

sarana Pemujaan kepada Roh Nenek Moyang

Kebudayaan

Sarkofagus

Dolmen

Kubur Batu

Arca Batu

Punden Berundak

Waruga

Menhir

Tugu atau Batu yang ditegakkan, Memperingati Orang yang sudah meninggal

Bangunan yang disusun secara bertingkat untuk tempat pemujaan terhadap roh Nenek Moyang

Kuburan dari Batu yang bentuknya mirip seperti kuburan yang biasa kita temui

Sejenis kubur Batu, tetapi memiliki tutup diatas

Bangunan yang memiliki banyak bentuk dan fungsi

Kubur Batu yang berukuran kecil

sebagai tempat sesaji pada saat Upacara.

Patung yang terbuat dari batu

dapat berbentuk Bintang atau Manusia

Menggunakan Tembaga sebagai bahan pembuatan peralatan.

Hasil pencampuran antara Tembaga dan Timah

Budaya

Kapak Corong

Nekara

Bentuknya mirip dengan Sepatu

Dipergunakan sebagai alat upacara atau tanda kebesaran dari kepala suku dan para pemimpin Masyarakat

Semacam Genderang yang bentuknya menyempit di bagian pinggang

Umumnya Berukuran besar

Memiliki bentuk yang bermacam macam

Polos

Hiasan

Dipergunakan sebagai alat dalam upacara ritual.

Kapak Logam

IMG_20220405_080252

IMG_20220405_081121

IMG_20220405_081745

IMG_20220405_081854

IMG_20220405_082139

IMG_20220405_083140

IMG_20220405_083121

IMG_20220405_084235

IMG_20220405_084221

IMG_20220405_085852

IMG_20220405_085905

IMG_20220405_085919

IMG_20220405_090038

IMG_20220405_090023

IMG_20220405_085940

IMG_20220405_090008

Melebur besi dari bijihnya untuk dituang dalam cetakan sehingga menjadi alat alat yang diperlukan

Hasil Budaya

Kapak

Pisau

Sabit

Cangkul

Pedang

Tongkat

Tembilang

Teknik pembuatan logam

Teknik cetak tuang ( a cire perduce)

Teknik dua setangkup ( bivalve)

Keuntungan

Kelemahan

Keuntungan

Kelemahan

Benda yang mempunyai detail yang sempurna

Cetakan model dipergunakan satu kali

Cetakan yang sama dapat digunakan berkali kali

Terdapat rongga yang sudah jadi sehingga menjadi kurang kuat

IMG_20220405_091125

IMG_20220405_092618

IMG_20220405_092609

IMG_20220405_093123