Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Tidak Ada Buang Air Kecil - Coggle Diagram
Tidak Ada Buang Air Kecil
Gagal Ginjal Akut
Definisi
ketika ginjal berhenti berfungsi secara tiba-tiba. Kondisi ini bisa disebabkan oleh gangguan aliran darah ke ginjal, gangguan pada ginjal, atau masalah sumbatan pada saluran urine.
Etiologi
Penyebab gagal ginjal akut sangat beragam, mulai dari gangguan aliran darah ke ginjal (prerenal), kerusakan pada ginjal itu sendiri, atau sumbatan pada aliran urine (postrena
Faktor resiko
Berusia 65 tahun ke atas
Sedang menjalani kemoterapi atau perawatan intensif lain
Pernah menderita gagal ginjal sebelumnya
Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit ginja
Klasifikasi
Risk : peningkatan creatinin >1,5 x
Injury : peningkatan creatinin >2 x
Failure : peningkatan ceratinin >3 x
Loss : > 4 minggu
End stage : > 3 bulan
Tanda dan gejala
Jumlah dan frekuensi urine berkurang
Pembengkakan pada tungkai akibat penumpukan cairan
Tubuh mudah lelah
sesak nafas
Patofisiologi
CMD
pemeriksaan fisik
pemeriksaan penunjang sprti : tes darah, tes urine, biopsi ginjal, USG/CT SCAN
anamnesis
komplikasi
Asidosis metabolik, yang ditandai sesak napas, mual, dan muntah. Kerusakan ginjal permanen. Hiperkalemia, yaitu kondisi ketika kadar kalium darah meningkat. Edema paru, yaitu penumpukan cairan di dalam paru-paru
tatalaksana
bersifat suportif, yaitu perbaikan cairan, tekanan darah, elektrolit dan terapi pengganti ginjal.
edukasi
Mengonsumsi makanan sehat, menjaga berat badan ideal, dan membatasi asupan garam
Gagal Ginjal Kronik
Definisi
gangguan fungsi ginjal yang progresif dan irreversibel (tubuh gagal dalam mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit), sehingga menyebabkan uremia
Etiologi
Etiologi penyakit ginjal kronis dapat dibedakan menjadi penyebab sistemik, vaskular, gangguan glomerulus, gangguan tubulointerstisial, dan penyebab lainnya.
Faktor resiko
genetik, jenis kelamin, usia, obesitaas dan merokok
Patofisiologi
melibatkan penurunan dan kerusakan nefron yang diikuti kehilangan fungsi ginjal yang progresif. Total laju filtrasi glomerulus (LFG) menurun dan klirens menurun, BUN dan kreatinin meningkat
Tanda dan gejala
tekanan darah tinggi, adanya darah dalam urin, Perubahan frekuensi dan jumlah buang air kecil dalam sehari
Klasifikasi
I : GFR >90
II : GFR 60-89
III : GFR 30-59
IV : GFR 15-29
V : GFR <15
CMD
pemeriksaan fisik
pemeriksaan penunjang
darah lengkap, kadar kreatinin darah, urinalisis dan CT Scan
anamnesis
komplikasi
Gangguan elektrolit, seperti penumpukan fosfor dan hiperkalemia atau kenaikan kadar kalium yang tinggi dalam darah.
tatalaksana
Anemia : eritropoetin
Glomerulonefritis
Definisi
enyakit ginjal yang disebabkan oleh peradangan saringan kecil dalam ginjal (diketahui sebagai glomeruli). Peran glomeruli adalah untuk menghilangkan kelebihan limbah dan cairan dari aliran darah yang dikeluarkan melalui urin.
Etiologi
segala hal yang dapat mencetuskan respons imun pada glomerulus. Etiologi ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu glomerulonefritis yang diperantarai antibodi dan yang tidak diperantarai antibodi.
tanda dan gejala
Urine yang berbuih. Hipertensi. Pembengkakan pada wajah, tangan, kaki, dan perut. Kelelahan karena anemia atau gagal ginjal.
Faktor resiko
gangguan darah
terpapar bahan kimia/ obat yang merusak ginjal
riwayat penyakit kanker
Patofisiologi
adalah deposisi kompleks antigen-antibodi pada membran basal glomerular. Secara kasat mata, ginjal akan tampak membesar hingga 50%. Secara histopatologi, akan terlihat infiltrasi sel polimorfonuklear dan edema pada sel ginjal
CMD
anamnesis
pemeriksaan fisik
pemeriksaan penunjang
pemeriksaan urin dan tes darah
Komplikasi
dapat berupa hipertensi, gagal ginjal, dan gagal jantung.
Tatalaksana
Antibiotik
Terapi antibiotik digunakan pada pasien glomerulonefritis akibat infeksi bakteri
Apabila pasien alergi penicillin, dapat digunakan azithromycin 500 mg sekali sehari per oral selama 5 hari atau clarithromycin 250-500 mg dua kali sehari per oral selama 7‒10 hari
Fisiologi Pembentukan Urin