Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Perlawanan terhadap pemerintah Kolonial Hindia Belanda oleh Sultan…
Perlawanan terhadap pemerintah Kolonial Hindia Belanda oleh Sultan Hasanudin di Makasar
Proses perlawanan
VOC dibawah pimpinan JC Speelman membawa sekitar 1900 prajurit dan 21 Armada perang dan ditambah dnegan pasukan dari Bone dibawah pimpinan Arung Palaka
Pertempuran berlangsung sengit selama 4 bulan
Sultan Hasanudin dipaksa untuk menandatangani perjanjian Bogaya yang berisi :
Belanda mendirikan benteng pertahanan di Makassar
Makassar harus melepaskan daerah kekuasaannya berupa daerah di luar Makassar
Belanda memperoleh monopoli dagang rempah-rempah di Makassar
Aru Palaka diakui sebagai Raja Bone
Sultan Hasanuddin bekerjasama dengan kerajaan-kerajaan sekitar untuk melawan VOC.
Sultan Hasanuddin menghimpun kekuatan warga untuk menyerang VOC. Untuk memperkuat pertahanan kerajaan dari serangan oleh Belanda, benteng-benteng dibangun di sepanjang pantai.
Sultan Hasanuddin berusaha kembali menggerakkan rakyat untuk berperang melawan VOC pada 1668. Akan tetapi, perlawanan ini mengalami kegagalan, hingga benteng terkuat Gowa jatuh ke tangan VOC dan dinamai Benteng Rotterdam.
Latar Belakang
Perlawanan Sultan Hasanudin diawali karena pihak Belanda atau VOC melakukan praktek monopoli perdagangan dan ingin menguasai wilayah Makasar karena ramai akan perdagangan rempah - rempah
VOC melakukan blokade terhadap kapal - kapal yang akan berlabuh di Somba Opu
VOC menginginkan Hak monopoli perdagangan di kawasa Indonesia Timur
Akhir dari perlawanan
Perlawanan Sultan Hasanudin berakhir setelah Benteng Somba Opu, pertahanan terakhir Kerajaan Gowa, jatuh ke tangan tentara VOC. Sebelumnya, antara pihak Kerajaan Gowa dan VOC telah menandatangani Perjanjian Bungaya. Sultan Hasanudin wafat pada 12 Juni 1670 karena penyakit ari-ari yang dideritanya.
Dampak perlawanan
dampak dari perlawanan Sultan Hasanuddin adalah terganggunya aktivitas perdagangan, pihak Belanda harus lebih mengirimkan tentaranya dari Malaka dan mengeluarkan biaya yang sangat besar
Nilai - nilai dari Sultan Hasanudin
punya kepercayaan diri yang tinggi
r ela berkorban
CInta Tanah Air