Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
ANALISIS AKTIVITAS INVESTASI, 3 Penyesuaian : persediaan, kenaikan utang…
ANALISIS AKTIVITAS INVESTASI
Aset Lancar
Piutang (piutang usaha & piutang wesel)
Penilaian
Realisasi piutang yang tertagih
Analisis
Risiko penagihan --> cadangan piutang tak tertagih
Keaslian piutang --> jatuh tempo; hak pengembalian
Sekuritisasi piutang --> imbal hasil obligasi
Beban dibayar di muka
Kas & setara kas
Persediaan
Penilaian
Persediaan awal + pembelian bersih - HPP = Persediaan akhir
Analisis
Efek pada neraca
metode LIFO tidak akurat karena menghilangkan persediaan signifikan
Efek pada arus kas
penggunaan LIFO disertai pengungkapan FIFO & selisihnya = cadangan LIFO
Efek pada profitabilitas
gross profit = economic profit & holding gain
Isu lain penilaian
likuidasi LIFO
penyajian kembali analitik LIFO ke FIFO
penyajian kembali analitik FIFO ke LIFO
Perusahaan manufaktur & efek kenaikan produksi
3 komponen : biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, overhead pabrik (BOP)
peningkatan produksi = peningkatan BOP & profit
Lower of cost or market --> prinsip umum penilaian
pasar = biaya penggantian saat ini
biaya = biaya perolehan
Aset Tidak Lancar
Akuntansi u/ aset tidak lancar
Alokasi
Amortisasi
Deplesi
Depresiasi
Impairment (penurunan nilai)
Kapitalisasi
Kapitalisasi VS pembebanan : laporan keuangan & pengaruh rasio
Efek kapitalisasi pada ROI
Kapitalisasi --> menurunkan volatilitas ROI
Pembebanan --> meningkatkan volatilitas ROI
Efek kapitalisasi pada laba
Pembebanan --> volatilitas pendapatan
Kapitalisasi --> menunda pengakuan bunga; pendapatan lebih stabil
Efek kapitalisasi pada rasio solvabilitas
Kapitalisasi --> rasio lebih baik
Pembebanan --> rasio buruk karena menurunkan ekuitas
Efek kapitalisasi pada arus kas operasi
Kapitalisasi --> arus keluar kas investasi
Pembebanan --> arus keluar kas operasi
Aset Tetap & Sumber Daya Alam
Depresiasi
Tingkatan
Masa manfaat --> kondisi ekonomik
Metode
Dipercepat --> saldo menurun; jumlah angka tahun
Spesial --> unit produksi; jam mesin
Garis lurus
Deplesi
Alokasi biaya SDA berdasarkan tingkat ekstraksi
Impairment
Nilai wajar turun dibawah nilai tercatat
Penilaian
SDA =
wasting assets
(biaya historis dan R&D)
Aset tetap = objektivitas (biaya historis)
Analisis
Depresiasi & deplesi
Perbedaan metode u/ pelaporan & pajak
Impairment
Evaluasi kelayakan jumlah penurunan nilai
Evaluasi ketepatan waktu
Pengaruhnya ke pendapatan
Aset Tidak Berwujud (Goodwill, paten, hak cipta, merk, lisensi, dll)
Analisis
Komposisi, penilaian, dan disposisi goodwill
Akuntansi u/ aset tidak berwujud
Aset tidak berwujud yg tidak dapat diidentifikasi --> pengembangan internal; masa manfaat tak terbatas
Amortisasi --> masa manfaat
Aset tidak berwujud & kontinjensi yg tidak tercatat
Goodwill yg dihasilkan internal dicatat saat terjadi
Revaluasi Aset Berdasarkan IFRS
Pengungkapan Revaluasi
Laporan L/R; Neraca; CaLK
Implikasi analisis
Revaluasi berpengaruh negatif pada pendapatan
Revaluasi dilakukan atas kebijakan manajemen
Perbandingan antar periode dipengaruhi oleh revaluasi
Revaluasi meningkatkan nilai tercatat aset
Perlakuan akuntansi
Pembalikan impairment sebelumnya
Alasan
Kondisi bisnis yg buruk
Alternatif pemanfaatan aset u/ meningkatkan nilai pakai
Pasar melakukan pembalikan impairment
Dampaknya ke laporan keuangan
Aset dicatat pada nilai tercatat yg lebih tinggi
Menciptakan keuntungan
Model revaluasi
Aset dilaporkan pada nilai wajarnya --> surplus revaluasi --> menambah ekuitas
3 Penyesuaian : persediaan, kenaikan utang pajak tangguhan, laba ditahan