Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
PENDEKATAN DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM, KELOMPOK 2 - Coggle Diagram
PENDEKATAN DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM
Pendekatan Bidang Studi
Karakteristik
Metode
Pendekatan metode ekspositori dan inkuiri, dimana ide-ide diberikan guru kemudian dielaborasi siswa sampai mereka kuasai.
Tujuan
Pemberian pengetahuan yang solid serta melatih para siswa menggunakan ide-ide dan proses “penelitian”.
Organisasi Isi
Correlated curriculum
Pola organisasi bahan pelajaran tersusun dalam tema-tema pelajaran tertentu, yang mencakup materi dari berbagai pelajaran disiplin ilmu
Unified / Concentrated
Bahan ajar diintegrasikan dalam suatu persoalan, kegiatan atau segi kehidupan tertentu.
Problem Solving curriculum
Pola organisasi materi yang dipelajari dalam suatu pelajaran dikorelasikan dengan pelajaran lainnya
Intregrated curriculum
Berisi topik pemecahan masalah sosial yang dihadapi dalam kehidupan dengan menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari mata pelajaran atau disiplin ilmu
Evaluasi
Dalam bidang studi humaniora lebih banyak digunakan bentuk uraian (essay test) dari tes objektif.
Kelemahan
Isi dan disiplin dapat membawa mereka pada permasalahan kehidupan modern yang kompleks tidak dapat dijawab oleh hanya satu ilmu saja
Pendekatan Humanistik
Karakteristik
Metode
Pengembangan kurikulum humanistik menuntut hubungan emosional yang baik antara guru dan siswa.
Organisasi Isi
Kurikulum humanistik harus mampu memberikan pengalaman yang menyeluruh, bukan pengalaman yang terpenggal-penggal.
Tujuan
Proses perkembangan pribadi yang dinamis yang diarahkan pada pertumbuhan, integritas, dan otonomi kepribadiaan, sikap yang sehat terhadap diri sendiri, orang lain, dan belajar.
Evaluasi
Evaluasi kurikulum humanistik lebih menekankan pada proses yang dilakukan. Kurikulum ini melihat kegiatan sebagai sebuah manfaat untuk peserta didik masa depan.
Kelemahan
Keterlibatan emosional tidak selamanya berdampak positif bagi perkembangan individual peserta didik
Meskipun kurikulum ini sangat menekankan individu peserta didik, kenyataannya di setiap program terdapat keseragaman peserta didik
Kurang memerhatikan kebutuhan masyarakat secara keseluruhan
Prinsip-prinsip psikologis yang ada kurang terhubungkan.
Pendekatan Teknologis
Karakteristik
Metode
Proses mereaksi perangsang yang diberikan dan jika terjadi respons yang diharapkan maka respons tersebut diperkuat.
Organisasi Isi
Isi kurikulum diambil dari disiplin ilmu dan diramu sedemikian rupa hingga mendukung penguasaan suatu kompetensi.
Tujuan
Tujuan diarahkan pada penguasaan kompetensi, yang dirumuskan dalam bentuk perilaku
Evaluasi
Kegiatan evaluasi dilakukan setiap saat, pada akhir suatu pelajaran, suatu unit ataupun semester.
Pendekatan Rekontruksi Sosial
Karakteristik
Metode
Tugas guru dalam kegiatan pembelajaran yaitu: berusaha mencari keselarasan antara tujuan-tujuan nasional dengan tujuan peserta didik.
Organisasi Isi
Pola organisasi isi disusun seperti roda. Ditengah-tengahnya sebagai poros dipilih sesuatu masalah yang menjadi tema utama dan dibahas secara pleno.
Evaluasi
Dalam kegiatan evaluasi para peserta didik dilibatkan. Keterlibatan para peserta didik terutama dalam memilih, menyusun, dan menilai bahan yang akan diujikan
Tujuan
Menghadapkan para peserta didik pada tantangan, ancaman, hambatan atau gangguan yang dihadapi manusia
Pengembangan kurikulum
adalah perencanaan kesempatan belajar yang ditujukan untuk membawa siswa ke arah perubahan yang diinginkan dan menilai perubahan itu telah terjadi pada diri siswa
Pendekatan Grass Roots
Langkah penyempurnaan kurikulum
Mengajukan hipotesis atau jawaban sementara
Menentukan hipotesis
Mengadakan refleksi
Mengimplemenasikan perencanaan dan mengevaluasinya
Menyadari adanya masalah
membuat dan menyusun laporan hasil pelaksanaan
KELOMPOK 2