Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
SISTEM GERAK PADA MAKHLUK HIDUP - Coggle Diagram
SISTEM GERAK PADA MAKHLUK HIDUP
Sistem Gerak pada Hewan
Vertebrata
Hewan yang bertulang belakang
Avertebrata
Hewan yang tidak memiliki tulang belakang
Sistem Gerak pada Manusia
Hubungan antara Struktur Rangka Manusia dengan Fungsinya
Alat pergerakan. Pergerakan yang terjadi bergantung kepada otot rangka, yang melekat pada rangka tulang karena tulang sebagai alat gerak pasif
Sistem kekebalan tubuh. Sumsum tulang belakang menghasilkan beberapa sel-sel imunitas. Contohnya adalah limfosit B yang membentuk antibodi
Memberi perlindungan. Rangka tubuh melindungi beberapa organ vital
Tempat melekatnya otot. Tulang-tulang yang menyusun rangka tubuh manusia menjadi tempat melekatnya otot. Tulang dan otot ini bersama sama memungkinkan terjadinya pergerakan pada manusia
Memberi bentuk tubuh. Rangka menyediakan kerangka bagi tubuh sehingga menyokong dan menjaga bentuk tubuh
Produksi sel darah. Rangka tubuh adalah tempat terjadinya haematopoiesis, yaitu tempat pembentukan sel darah. Sumsum tulang merupakan tempaat pembentukan sel darah
Penyimpanan. Matriks tulang dapat menyimpan kalsium dan terlibat dalam metabolisme kalsium. Sumsum tulang mampu menyimpan zat besi dalam bentuk ferritin dan terlibat dalam metabolisme zat besi
Pengelompokan Tulang Rangka Manusia Berdasarkan Jaringan Penyusun dan Bentuknya
Bagian-bagian Rangka pada Manusia
Rangka (skeleton) adalah rangkaian tulang yang mendukung dan melindungi beberapa organ lunak terutama tengkorak dan panggul. Rangka manusia terdapat di dalam tubuh,sehingga sering disebut rangka dalam (endoskeleton). Gerakan tubuh pada manusia terjadi karena adanya kerja sama antara tulang dan otot. Otot mempunyai kemampuan untuk menggerakkan tulang dengan cara kerja tertentu,sehingga otot sering disebut sebagai alat gerak aktif sedangkan tulang disebut sebagai alat gerak pasif
Pembagian sistem gerak pada hewan
Sistem Gerak Amfibi
Bentuk tulang kepala katak berukuran kecil dan hanya memiliki sedikit tulang. Hal ini menyebabkan tulang kepala katak sangat ringan namun kuat. Selain itu postur tubuh katak juga ditopang oleh tulang belakang yang dapat menahan berat tubuh bagian belakang dan depan katak
Katak memiliki kaki yang sangat panjang dan otot-otot yang kekar dan solid. Agar katak mudah saat berenang, kaki katak memiliki selaput renang berguna saat berenang di dalam air. Dengan adanya selaput renang katak dapat bergerak lincah didalam air
Contoh amfibi yaitu katak. Kontruksi tulang katak yaitu terdiri dari tulang badan, tulang anggota gerak dan tulang tengkorak(tulang kepala). Amfibi memiliki sendi baik itu di lutut,bahu,siku,pinggul,pergelangan kaki dan tangan. Sendi ini memudahkan hewan amfibi seperti katak untuk melompat
Sistem Gerak Reptil
Hewan yang termasuk dalam kategori reptil yaitu kadal, kura-kura, ular, buaya, dan sebagainya. Ular bergerak dengan cara merayap atau melata baik diatas tanah, air maupun pada saat berenang di air.
Bentuk tulang ular yaitu terdiri dari tulang tengkorak, tulang badan, dan tulang ekor. Pada tulang badan terdiri dari ratusan buah ruas-ruas tulang belakang. Sedangkan pada tulang rusuk ular terhubung dengan tulang belakang dibalut dengan otot-otot yang lentur dan kuat
Dengan bentuk tubuh dan banyaknya ruas-ruas tulang belakang inilah yang menyebabkan ular bergerak dengan cara meliuk-liukkan badannya ke kanan dan ke kiri dengan cepat
Sistem Gerak Burung
Bentuk sayap burung tersusun atas rangka yang kuat namun ringan. Selain itu, burung juga diperkuat oleh tulang dada dan otot-otot yang solid dan kekar saat menahan terpaan angin yang kencang ketika terbang di udara. Kontruksi tulang sayap yang kuat dan ringan memberikan gaya angkat yang cukup besar bagi burung saat akan terbang
Burung dapat terbang bebas di udara karena memiliki sayap dan rangka tulang yang mendukung.
Bentuk sayap burung seperti airfoil menyebabkan udara yang mengalir di bawah sayap burung mengakir kebih lambat daripada udara yang mengalir di atas sayap burung
Sistem Gerak Mamalia
Salah satu contoh mamalia yang hidup didarat yaitu kuda. Kuda memiliki tulang-tulang kokoh dan kuat untuk menopang tubuhnya. Otot-ototnya yang elastis dan kuat yang terhubungdengan tulang-tulangnya, menyebabkan kuda dapat berlari sangat kencang dibandingkan mamalia yang lain
Pada saat kuda bergerak, maka kaki kuda paling belakang memberikan dorongan agar kuda dapat maju kearah depan. Kencang atau lambatnya kuda berlari tergantung pada kuat atau lemahnya saat kaki belakang memberikan gerakan pada kaki belakangnya
Contoh hewan mamalia yaitu banteng,paus,kucing,anjing,sapi,kerbau,dan sebagainya. Mamalia hidup di berbagai jenis habitat, ada yang hidup di air,di darat dan diudara.
Sistem Gerak Ikan
Sirip ikan terdiri dari sepasang sirip yang berada dikanan maupun dii kiri dan sirip ekornya. Selain itu ada lagi sirip tengah yang terletak diatas tubuh ikan
Beberapa ikan yang habitatnya di air tawar maupun di air laut memiliki bentuk tubuh yang unik seperti berwujud mirip torpedo dan berbentuk streamline. Bentuk ikan ini memudahkan ikan dalam melakukan maneuver berbelok ke kanan dan ke kiri lebih cepat dan praktis saat berada di air tanpa mengalami hambatan atau gesekan dengan air
Ikan dapat bergerak diair karena memiliki massa jenis/berat bdan yang lebih kecil daripada massa jenis air. Dengan bantuan sirip akan semakin mudah ikan bergerak
Tulang Penyusun Rangka Tubuh Manusia
Tulang badan
Kelompok tulang belakang berbentuk tulang pendek
dan tulang berjumlah 33 ruas
tulang pinggang, 5 ruas tulang kelangkang, dan 4 ruas tulang ekor
Kelompok tulang dada. Tulang dada merupakan tempat melekatnya
tulang rusuk bagian depan
Kelompok tulang rusuk. Jumlah tulang rusuk dua belas pasang
Kelompok tulang bahu. Gelang bahu terletak di kanan dan kiri tubuh,
maing-masing tersusun atas tulang selangka dan tulang belikat
Kelompok gelang panggul, terdiri dari tulang usus,tulang kemaluan, dan tulang duduk
Tulang anggota gerak
Tulang anggota gerak atas
Tulang anggota gerak bawah
Tulang Tengkorak
Tulang-tulang tengkorak berbentuk pipih,saling berhubungan dan membentuk rongga. Tulang-tulang ini mengelilingi dan melindungi otak yang ada didalamnya
Tulang tengkorak bagian kepala (tempurung kepala)
Tulang baji 2 buah
Tulang pelipis 2 buah
Tulang dahi 1 buah
Tualang tapis 2 buah
Tulang ubun-ubun 2 buah
Tulang kepala belakang 1 buah
Tulang tengkorak bagian muka
Tulang langit langit 2 buah
Tulang hidung 2 buah
Tulang rahang bawah 2 buah
Tulang pipi 2 buah
Tulang rahang atas 2 buah
Tulang mata 2 buah
Tulang pangkal lidah 2 buah
Pengelompokkan Tulang Rangka Manusia Berdasarkan Jaringan Penyusun
dan Bentuknya
Tulang rawan hialin
Kuat dan elastis, dijumpai pada penutup ujung tulang pipa sebagai
tulang rawan sendi, juga pada hidung sebagai tulang rawan iga dan di
ujung-ujung tulang rusuk yang menempel ke tulang dada.
Sel tulang rawan hialin disusun dalam kelompok-kelompok kecil di
dalam matriks yang kuat.
Mempunyai serabut tersebar dalam anyaman yang halus dan rapat.
Tulang rawan fibrosa
Sel tulang rawan tersusun di antara berkas serabut
Dijumpai di tempat yang memerlukan kekuatan besar, seperti pada
tulang panggul dan tulang tempurung lutut
Terbentuk oleh berkas-berkas serabut dan matriksnya tersusun kasar
dan tidak beraturan
Tulang Rawan (Kartilago)
Tulang rawan terbuat dari bahan yang padat, bening, dan putih kebiruan,
sangat kuat, namun masih kuat tulang keras
Tulang rawan elastis
Bila ditekan atau dibengkokkan terasa lentur dan kembali kebentuk
semula
Tulang rawan ini tidak akan berubah menjadi tulang keras, walaupun
orang itu telah dewasa.
Dijumpai pada daun telinga, cuping hidung, laring, dan epiglottis dan
tabung Eustachius pada telinga.
tulang keras dapat dikelompokkan sebagai
berikut
Tulang pipih
Tulang pipih menyediakan permukaan luas untuk mengkait otot-otot, misalnya tulang belikat (skapula).
Tulang pendek
Bentuknya bulat pendek. Dijumpai pada tulang pergelangan tangan dan
pergelangan kaki.
Tulang pipa atau tulang panjang
Contoh tulang pipa: tulang lengan atas, tulang hasta, tulang pengumpil,
tulang telapak tangan, dan tulang betis
Rangka tubuh melindungi beberapa organ vital yakni:
Tulang rusuk, tulang belakang, dan tulang dada melindungi paru-paru
dan jantung.
Tulang belikat dan tulang selangka melindungi bahu
Tulang belakang melindungi sumsum tulang belakang.
Tulang usus dan tulang belakang melindungi sistem ekskresi, sistem
pencernaan, dan pinggul.
Tulang tengkorak melindungi otak, mata, telinga bagian tengah dan
dalam.
Tulang tempurung lutut dan tulang hasta melindungi lutut dan siku
Tulang pergelangan tangan dan pergelangan kaki melindungi
pergelangan tangan dan pergelangan kaki.
Kelainan dan gangguan pada tulang dapat terjadi karena
Kekurangan kalsium yang menyebabkan terjadinya mikrosefalus yaitu kelainan pada ukuran kepala bayi yang lebih kecil atau tidak proporsional
Penyakit pada tulang manusia
Osteoporosis adalah suatu penyakit dimana terjadipenurunan massa tulang (pengurangan jaringan tulang) terutama terjadi pada tulang spongiosa
Osteomyelitis merupakan penyakit infeksi yang menyerang jaringan tulang (termasuk periosteum, sumsum tulang belakang dan tulang rawan)
Rheumatik adalah segala sesuatu yang berhubungan
dengan rasa sakit dari alat gerak salah satunya adalah tulang
Kekurangan vitamin D. Vitamin D atau kalsiferol adalah vitamin yang diperlukan untuk kalsifikasi (penulangan) pada tulang
Kecelakaan
Fraktura atau patah tulang dibedakan menjadi patah tulang tertutup (bila tulang yang patah tidak merobek kulit), patah tulang terbuka dan fisura
Memar. Gangguan ini hanya berupa sobeknya selaput sendi (ligamen)
otot dibagi menjadi tiga jenis
Otot Polos/ otot organ dalam. Otot polos terdapat di organ-organ dalam,
misalnya di saluran-saluran dalam sistem pernapasan, sistem pencernaan,
pembuluh darah, dan saluran kencing
Otot Jantung. Otot Jantung memiliki struktur mirip dengan struktur otot
lurik Namun serabut otot jantung memiliki percabangan di serabut-serabut ototnya
Otot Lurik/ otot rangka. Otot jenis ini menempel pada rangka dan menjadi alat gerak
Gambar Rangka Manusia
Gambar Tulang Belakang pada Manusia
Gambar Penyusun Tulang Keras
Gambar Tulang Spons dan Tulang Kompak
Gambar Tulang Panggul pada Manusia
Gambar Kerja Otot Antagonis