Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
PEMBAHAGIAN HUKUM TAKLIFI - Coggle Diagram
PEMBAHAGIAN HUKUM TAKLIFI
KONSEP HUKUM TAKLIFI
ketentuan-ketentuan Allah dan Rasul-Nya yang berhubungan langsung dengan perbuatan mukalaf, baik dalam bentuk perintah, anjuran untuk melakukan, larangan, anjuran untuk tidak melakukan, atau dalam bentuk memberi kebebasan memilih untuk berbuat atau tidak berbuat
Hukum taklifi dinamakan sedemikian kerana ia mengandungi elemen pentaklifan atau tanggungjawab agama yang dibebankan ke atas manusia
SUNAT/MANDUB
di mana akan diberi pahala orang yang melaksanakannya, namun tidak dicela orang yang tidak melaksanakannya
sesuatu yang dianjurkan. Definisi mandub menurut istilah adalah suatu perbuatan yang dianjurkan oleh Allah dan Rasul-Nya,
Contoh - puasa sunat isnin khamis
WAJIB
sesuatu perbuatan yang dituntut Allah untuk dilakukan secara tuntutan pasti,
yang diberi ganjaran dengan pahala orang yang melakukannya karena perbuatannya itu telah sesuai dengan kehendak yang menuntut dan diancam dosa orang yang meninggalkanya karena bertentangan dengan kehendak yang menuntut
Contoh- Puasa
HARUS/MUBAH
sesuatu yang diberi pilihan oleh syara’ kepada seseorang mukallaf supaya membuat pilihan sama ada melakukannya, ataupun meninggalkannya.
Tidak berdosa orang yang memperbuat dan tidak berdosa pula orang yang meninggalkan.
Contoh : Makan, minum, tidur
HARAM
Sesuatu jika dikerjakan menjadi berdosa (terlarang) dan jika tidak dikerjakan akan mendapat pahala.
Contoh perkara haram : Berzina, minum arak, mencuri, tidak membayar zakat
Setiap perkara haram terdapat dalil yang mengharamkannya
MAKRUH
Sesuatu yang digalakkan untuk ditinggalkan
Jika ditinggalkan dapat pahala, namun jika buat tidak berdosa
Contoh perkara makruh : Memakan bawang & petai