Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Jatuh, Sumber : - Maha, N., 2019. Pelaksanaan Peningkatan Keselamatan…
Jatuh
Definisi
Suatu kejadian baik disengaja maupun tidak yang menyebabkan seseorang terbaring dilantai atau tempat yang rendah (Weinberg, J et al, 2011)
Jatuh merupakan suatu kejadian yang menyebabkan subyek yang sadar menjadi berada pada permukaan tanah tanpa disengaja dan tidak termasuk jatuh akibat pukulan keras, kehilangan kesadaran atau kejang (Stanley, dalam syahailatua, 2013)
-
Penyebab (Willians, Perry, & Watkins, 2010)
Penurunan kekuatan dan keseimbangan, gaya berjalan buruk dan kelemahan fisik
-
Defisit sensorik, ex: masalah pengelihatan & pendengaran yg buruk
-
Kondisi medis, misalnya penyakit akut, stroke, penurunan kognitif, hipotensi postural
Riwayat jatuh, tergesa-gesa
Lingkungan diubah, ruang dan tata letak furnitur, pencahayaan yang buruk
Etiologi (R. J. Mitchell et al., 2014),
1) Lingkungan, seperti kamar mandi tanpa ada pegangan tangan, karpet yang terlipat, pencahayaan yang kurang
-
-
2) penggunaan obat-obatan antidepresan, obat
tidur, dan obat hipnotik
-
-
Klasifikasi
1) Accidentalfalls
Lingkungan yg kurang aman, fasilitas sarana prasarana licin tidak rata
-
-
Faktor Resiko (WHO,2015)
1) Usia => sistem syaraf
dan otot akan menurun secara bertahap seiring bertambahnya usia, kelemahan fungsi ekstremitas ini mempengaruhi keseimbangan individu dan meningkatkan risiko jatuh => gangguan kontrol & kelemahan otot
-
3) Penggunaan Obat- obatan => terapi obat seperti obat hipertensi dapat mempengaruhi hipotensi postural yang berdampak pada gaya gravitasi tubuh, sistem koordinasi gerak,kepala pusing dikarenakan perubahan mekanisme keseimbangan dan kemampuan untuk mengenal lingkungan sehingga meningkatkan risiko jatuh
Dampak
-
Psikologis
Ketakutan, cemas, axienty, distress, depresi & berujung pada kekhawatiran klien untuk melakukan aktivitas fisik
Fisiologis
Luka lecet, memar, luka sobek, fraktur, cidera kepala bahkan dalam kasus yg fatal jatuh dapat menyebabkan kematian
Pencegahan
-
Usaha Pokok Pencegahan Tinetti,dalam Currie (2007); Darmojo, dalam Milla (2013)
1) Identifikasi faktor resiko, yaitu setiap seseorang perlu dilakukan pemeriksaan untukmencari adanya faktor ekstrinsik resiko jatuh, perlu dilakukan assesment keadaan sensorik, neorologis, muskuloskeletal dan penyakit sistemik yang sering menyebabkan jatuh
2) Penilaian keseimbangan dan gaya berjalan, yaitu
setiap orang harus dievaluasi bagaimana cara melakukan keseimbangan tubuhnya dalam melakukan pergerakan pindah tempat
3) Mengatur atau mengatasi faktor situasional => dicegah dengan mengusahakan perbaikan lingkungan, melakukan aktivitas tidak melebihi batas, melelahkan & beresiko tinggi
Sumber : - Maha, N., 2019. Pelaksanaan Peningkatan Keselamatan Pasien Resiko Jatuh. - Mubarak, iqbal W dkk. (2006). buku ajar ilmu keperawatan komunitas 2: Jakarta : CV. Sagung Seto., - Notoatmodjo, S. (2007). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Perilaku. Jakarta : Rineka Cipta.
-