Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
EVOLUSI image merupakan perubahan-perubahan pada sifat-sifat terwariskan,…
EVOLUSI
merupakan perubahan-perubahan pada sifat-sifat terwariskan, baik secara morfologis maupun fisiologis, dalam suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Dasar Teori Evolusi
-
Setiap populasi cenderung bertambah banyak karena setiap makhluk hidup memiliki kemampuan untuk berkembang biak.
-
-
Sifat-sifat yang diwariskan milik beberapa individu memungkinkan mereka dapat bertahan hidup dan bereproduksi dalam keadaan lingkungan tertentu.
Akibat dari seleksi alam tersebut, hanya individu adaptif terhadap lingkungan mereka yang dapat bertahan hidup dan menurunkan sifat adaptif tersebut melalui reproduksi.
-
-
Prinsip Evolusi
Pada suatu waktu evolusi dapat terjadi lebih cepat dari evolusi lainnya. Bentuk-bentuk baru akan muncul dan bentuk lama akan punah.
Laju kecepatan evolusi tidak berlangsung sama pada setiap organisme yang berbeda. Umumnya evolusi awalnya berlangsung cepat pada saat spesies baru muncul, kemudian akan melambat saat kelompoknya terbentuk.
Spesies baru bukanlah bentuk dari yang paling sempurna dan langsung hidup, melainkan berasal dari bentuk sederhana yang belum terspesialisasi.
Evolusi tidak selalu dimulai dari yang sederhana ke kompleks, karena ternyata ada banyak contoh dari “evolusi regresif” (evolusi dari bentuk kompleks ke bentuk sederhana). Contoh dari evolusi regresif ini adalah burung kasuari. Burung kasuari diturunkan dari burung bersayap yang bisa terbang, tapi kemudian berkembang menjadi burung kasuari yang tidak bersayap dan tidak bisa terbang.
Evolusi terjadi dalam populasi, bukan dalam individu. Evolusi ini terjadi karena proses mutasi, reproduksi diferensial, dan seleksi alam.