Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
wanita usia 15tahun keluhan tidak haid, DARA SEPTIANI 1908260201 - Coggle…
wanita usia 15tahun keluhan tidak haid
HYMEN IMPERFORATE
hiatus himen, himen dengan membrane yang solid tanpa lubang, etiologi dari pseudoamenorhea atau kriptomenorhea, bersifat kongenital dan terjadi pada bagian distal saluran genitalia Wanita. menimbulkan ketidaknyamanan saat menstruasi, molinemia, ditemukan pada anak kecil berisi cairan pada usia 13-15thn
AMENORREA
AMENORREA PRIMER
tidak terdapat menstruasi pada pasien usia 16 tahun dan 14 tahun tanpa atau dengan tanda pematangan seksual. Etiologi: vagina transversa dan himen imperforate.
AMENORREA SEKUNDER
DEFINISI
Amenorrhea sekunder adalah tidak adanya haid selama 3 siklus atau 6 bulan setelahmenstruasi normal pada masa remaja
ETIOLOGI
biasanya disebabkan oleh gangguan emosionalminor yang berhubungan dengan berada jauh dari rumah, masuk ke perguruan tinggi,ketegangan akibat tugas-tugas. Penyebab kedua yang paling umum adalah kehamilan,sehingga pemeriksaan kehamilan harus dilakukan
FAKTOR RESIKO
riwayat genetik
kondisi genetik atau kromosom yang mempengaruhi siklus menstruasi
obesitas
gangguan makan
olahraga berlebihan
diet yang buruk
penyakit kronis
PATOFISIOLOGI
Disfungsi hipofise terjadi gangguan pada hipofise anterior gangguan dapat berupa tumor yang bersifat mendesak ataupun menghasilkan hormone yang membuat menjadi terganggu. Kelainan kompartemen IV (lingkungan) gangguan pada pasien ini disebabkan oleh gangguan mental yang secara tidak langsung menyebabkan terjadinya pelepasan neurotransmitter seperti serotonin yang dapat menghambat pelepasan gonadrotropin.Kelainan ovarium dapat menyebabkan amenorrhea primer maupun sekuder. Amenorrhea primer mengalami kelainan perkembangan ovarium ( gonadal disgenesis ). Kegagalan ovarium premature dapat disebabkan kelainan genetic dengan peningkatan kematian folikel, dapat juga merupakan proses autoimun dimana folikel dihancurkan. Melakukan kegiatan yang berlebih dapat menimbulkan amenorrhea dimana dibutuhkan kalori yang banyaksehingga cadangan kolesterol tubuh habis dan bahan untuk pembentukan hormone steroid seksual ( estrogen dan progesterone ) tidak tercukupi. Pada keadaaan tersebut juga terjadi pemecahan estrogen berlebih untuk mencukupi kebutuhan bahan bakar dan terjadilah defisiensi estrogen dan progesterone yang memicu terjadinya amenorrhea.Pada keadaan latihan berlebih banyak dihasilkan endorphin yang merupakan derifat morfin.Endorphin menyebabkan penurunan GnRH sehingga estrogen dan progesterone menurun.Pada keadaan tress berlebih cortikotropin realizinghormone dilepaskan.Pada peningkatan CRH terjadi opoid yang dapat menekan pembentukan GnRH.
CARA MENEGAKKAN DIAGNOSA
ANAMNESIS
tanda & gejala
tidak haid
produksi hormon estrogen dan progesteron menurun
nyeri kepala
badan lemah
berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan sejakkanak-kanak, termasuk tinggi badan dan usia saat pertama kali mengalami pertumbuhan payudara dan pertumbuhan rambut emaluan.
informasi anggota keluarga yang lain (ibu dan saudara wanita) mengenai usia mereka pada saat menstruasi pertama.
siklus haida & banyaknya haid
Riwayat penyakit kronis yang pernah diderita, trauma, operasi, dan pengobatan juga penting untuk ditanyakan.
kebiasaan
riwayat psikis
PEMERIKSAAN FISIK
Pada pemeriksaan fisik yang pertama kali diperiksa adalah tanda-tanda vital dan juga termasuk tinggi badan, berat badan dan perkembangan seksual. Pemeriksaan yang lain adalah :
keadaan payudara
Keadaan rambut kemaluan dan genetalia eksternal
keadaan vagina
Uterus : bila uterus membesar kehamilan bisa diperhitungkan
Servik : periksa lubang vagina
PEMERIKSAAN PENUNJANG
pabila didapatkan adanya perkembangan seksual sekunder maka diperlukan pemeriksaan organ dalam reproduksi (indung telur, rahim, perekatan dalam rahim). Melalui pemeriksaan USG, histerosal Pingografi, histeroskopi dan Magnetic Resonance Imaging (MRI), apabila tidak didapatkan tanda-tanda perkembangan seksualitas sekunder maka diperlukan pemeriksaan kadar hormone FSH dan LH setelah kemungkinan kehamilan disingkirkan pada amenorrhea sekunder maka dapat dilakukan pemeriksaan Thyroid Stimulating Hormon (TSH) karena kadar hormone thyroid dapat mempengaruhi kadar hprmone prolaktin dalam tubuh.
DIAGNOSA BANDING
hymen imperforata
kehamilan remaja
delayed puberty
TATALAKSANA
Pengelolaan pada pasien ini tergantung dari penyebab. Bila penyebab adalah kemungkinan genetic, prognosa kesembuhan buruk. Menurut beberapa penelitian dapat dilakukan terapi sulih hormone, namun fertilitas belum tentu dapat dipertahankan
KOMPLIKASI
infertilitas atau ketidaksuburan. Jika tubuh wanita tidak berovulasi dan tidak menstruasi, maka tidak bisa hamil
Osteoporosis. Jika amenore disebabkan oleh kadar estrogen yang rendah, maka akan berisiko osteoporosis - keropos atau melemahnya tulang.
PROGNOSIS
Prognosis tergantung pada penyebabnya.
Kemungkinan komplikasi yang dapat ditimbulkan akibat amenore sekunder tergantung dari penyebabnya.
Misalnya: penyebab dari amenore sekunder adalah kelainan pada rahim, maka kemungkinan dapat menyebabkan kanker rahim
EDUKASI
jika seorang anak perempuan belum pernah mengalami menstruasi dan semua hasil pemeriksaan normal, maka dilakukan pemeriksaan setiap 3-6 bulan untuk memantau perkembangan pubertasnya.
Jika penyebabnya amenore adalah olah raga yang berlebihan, penderita dianjurkan untuk menguranginya.
Jika penyebabnya adalah tumor, maka dilakukan pembedahan untuk mengangkat tumor tesebut.
PENCEGAHAN
Amenorea/ tidak haid dapat dicegah dengan cara menghindari stres, cukup istriahat, konsumsi makanan yang bernutrisi tinggi, serta mengkonsumsi air putih yang cukup. Selain itu, pastikan juga Anda berolahraga yang cukup.
DELAYED PUBERTY
keterlambatan atau disfungsi (bisa terjadi karena terdapat keganasan) dari reproduksi Wanita. Wanita >13thn dan pria >14thn. Etiologi: hormonal, genetic, obesitas, terapi, olahraga berlebihan, diet ketat,
Perkembangan psikologi pada remaja
perkembangan fisik psikologi remaja
seks primer ; adanya mimpi basah pada lakilaki, adanya menstruasi pada wanita
seks sekunder ; pertumbuhan yang melengkapi kematangan individu
perkembangan kognitif psikologi remaja
perkembangan emosi psikologi remaja
perkembangan moral psikologi remaja
perkembangan sosial psikologi remaja
perkmebangan kepribadian psikologi remaja
perubahan fisik anak, remaja dan pubertas
ANAK
REMAJA
ada 3 fase yaitu fase remaja awal, fase remaja pertengahan, fase remaja akhir(dewasa).
PUBERTAS
seks primer: yakni berhubungan langsung dengan organ seks, seperti haid.
seks sekunder: payudara membesar, pinggul melebar, dan tumbuhnya rambut disekitar kemaluan dan ketiak
gangguan pubertas
Pubertas prekoks
tanda sekunder yang timbul sebelum usia 8 tahun pada anak perempuan atau sebelum 9 tahun pada anak lakilaki
pubertas terlambat
tidak ditemukannya ciri- ciri seksual sekunder pada anak perempuan usaia 13 tahun dan pada anak lakilaki usai 14 tahun
DARA SEPTIANI 1908260201