Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Karsinoma Mammae (Naura Nafisa Medina 1908260131) - Coggle Diagram
Karsinoma Mammae
(Naura Nafisa Medina 1908260131)
Anatomi dan Histologi Payudara
Anatomi
Payudara terletak di fascia superficialis yang meliputi dinding anteriorthorak. Pada wanita dewasa muda payudara terletak diatas costa II sampai VI danterbentang dari pinggir lateral sternum sampai linea axillaris media. Pinggirlateral atas payudara meluas sampai sekitar pinggir bawah musculus pectoralismajor dan masuk ke axilla
Histologi
Struktur histologis mengalami perubahan pada siklus menstruasi, yaitu terjadiproliferasi sel-sel duktus di sekitar waktu ovulasi saat esterogen mencapaipeak akumulasi air pada connective tissue saat fase pramenstrausimenimbulkan pembesaran pada payudara
Nipple
berbentuk kerucut, berwarna pink / coklat muda / coklat tua. Bagian luarnya dilapisi keratinized stratified squamus epithelium dan langsung berhubungan dengan kulit di sekitarnya. Banyak terdapat sensory nerve endings.
Connective tissue
yang mengelilingi alveoli mengandung banyak limfosit dansel plasma. Sel Plasma meningkat pesat pada akhir kehamilan, berperandalam sekresi Immunoglobulin A
Areola
merupakan area kulit berpigmen di sekitar nipple. Warnanya semakingelap saat kehamilan karena akumulasi melanin, warnanya lebih cerahsetelah melahirkan tapi jarang dapat kembali ke warna semula
Lactiferous sinuses
tersusun atas stratified squamous epithelium pada external openings. Epitel ini segera berganti menjadi stratified columnar atau cuboidal epithelium. Lining dari lactiferous ducts dan terminal ducts disusun oleh simple cuboidal epithelium yang dilapisi myopithelial cells
Definisi dan Klasifikasi
Definisi
Kanker payudara adalah penyakit yang ditandai dengan terjadinya pertumbuhan berlebihan atau perkembangan tidak terkontrol dari sel-sel atau jaringan payudara
Klasifikasi
Stadium IIA : T0/T1 N1 M0, T2 N0 M0
Stadium IIB : T2 N1 M0, T3 N0 M0
Stadium IIIA : T0/T1/T2 N2 M0, T3 N1/N2 M0
Stadium IIIB : T4 N0/N1/N2 M0
Stadium I : T1 N0 M0
Stadium IIIC : Semua T N3 M0
Stadium 0 : Tis N0 M0
Stadium IIA : T0/T1 N1 M0, T2 N0 M0
Stadium IV : Semua T Semua N M1
Patofisiologi
Sebagian besar kanker payudara ditandai dengan fibrosis jaringan stroma dan epitel payudara. Seiring pertumbuhan kanker dan invasi kanker ke jaringan sekitar, respon desmoplastik menyebabkan pemendekan ligamentum suspensorium Cooper sehingga terjadi gambaran retraksi kulit payudara. Saat aliran limfatik dari kulit ke kelenjar getah bening lokal terhambat, terjadilah edema lokal yang ditandai oleh tampilan kulit jeruk (peau d’orange).
Tatalaksana
Radioterapi
radioterapi dapat digunakan pada berbagai stadium kanker, bergantung pada pilihan pembedahan yang akan dilakukan, apakah breast conserving surgery atau mastektomi.
Kemoterapi
Sebelum kemoterapi, perlu dilakukan stratifikasi risiko berdasarkan luaran kesintasan tanpa penyakit (disease free survival/DFS) dan kesintasan umum (overal survival/OS). Stratifikasi risiko mempertimbangkan usia pasien, komorbiditas, ukuran tumor, grade tumor, jumlah kelenjar getah bening yang terlibat, serta status reseptor estrogen.
Pembedahan
biopsi eksisi dengan lokalisasi lesi, mastektomi radikal, breast conserving surgery, serta rekonstruksi payudara dan dinding dada.
Diagnosa Banding
kista payudara
mastitis
tumor phylloides
abses payudara
Fibroadenoma mammae
Komplikasi dan Prognosis
Komplikasi
Fibrosis payudara
Kematian
Fraktur patologi
Metastasis.
Gangguan Neurovaskular
Prognosis
Kelangsungan hidup pasien kanker payudara dipengaruhi oleh banyak hal seperti karakteristik tumor, status kesehatan, factor genetik, level stress, imunitas, keinginan untuk hidup, dan lain lain. Stadium klinis dari kanker payudara merupakan indikator terbaik untuk menentukan prognosis penyakit ini. Harapan hidup pasien kanker payudara dalam lima tahun digambarkan dalam five-year survivak rate
Etiologi dan Faktor Risiko
Etiologi
Tidak diketahui secra pasti
Faktor Risiko
Internal
Riwayat kanker payudara pada keluarga
Penggunaan hormon estrogen-progestin jangka panjang (> 3 tahun)
Kegemukan
Menarche dini atau menopause terlambat
Usia
Eksternal
pestisida
radiasi
paparan asap rokok
Cara Menegakkan Diagnosa
Pemeriksaan Fisik
inspeksi
kesimetrisan, ukuran, dan bentuk payudara, serta adanya edema (tampilan peau d’orange), krusta, eksim, nipple discharge kemerahan, serta retraksi puting dan kulit payudara.
palpasi
lokasi kuadran tumor, ukuran, konsistensi, permukaan tumor, bentuk dan batas tumor, jumlah tumor yang teraba, serta fiksasi tumor.
Pemeriksaan Penunjang
pemeriksaan darah lengkap, hitung platelet, uji fungsi hati, kadar alkali fosfatase, foto toraks, mamografi, status reseptor hormon, ekspresi HER-2/neu, bone scanning, serta USG/MRI/CT scan abdomen (dengan atau tanpa regio pelvis)
Anamnesis
cairan keluar dari puting
Reraksi puting susu
nyeri pada payudara
rasa sakit. mual
Benjolan padat