Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Vector And Pest Control - Coggle Diagram
Vector And Pest Control
- Puskesmas, menurut PMK No. 75 tahun 2014pasal 1 dan 2 Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya disebut Puskesmas adalah Fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.
kegiatan pengamatan yang sistematis dan terus-menerus terhadap data dan informasi tentang keadaan penyakit atau masalah kesehatan dan kondisi yang mempengaruhi terjadinya peningkatan dan penularan penyakit atau masalah memperoleh dan memberikan informasi guna mengarahkan tindakan pengendalian dan penanggulangan secara efektif dan efisien.
-
kegiatan surveilansi kesehatan: pengumpulan data, pengolahan data, analisis data, diseminasi informasi
- pengendalian Vektor penyakit malaria
- jentik dilakukan larviciding (tindakan pengendalian larva Anopheles sp. secara kimiawi, menggunakan insektisida. - biological control, menggunakan ikan pemakan jentik nyamuk,
- manajemen lingkungan.
pengendalian terhadap nyamuk dewasa dilakukan dengan, - - penyemprotan dinding rumah dengan insektisida (IRS/ Indoors residual spraying) atau menggunakan kelambu berinsektisida.
pengendalian perlu dilakukan secara RESSAA ( rational, effective, efisien, suntainable, affective, affordable)
- Peran Vektor dalam penularan Penyakit
Vektor adalah arthtopoda yang dapat memindahkan atau menularkan suatu infectious agent dari sumber infeksi kepada induk semang yang rentan (suspectible host). Vektor dapat menyebarkan agen dari manusia atau hewan yang terinfeksi ke manusia atau hewan lain yang rentan melalui kotoran, gigitan, dan cairan tubuhnya atau secara tidak langsung melalui kontaminasi pada makanan.
menularkan atau memindahkan penyakit disebut vektor,
-
-
-
-
- Menjelaskan Arthroporthborne Disease
penyakit arboviral: istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan infeksi yang disebabkan oleh sekelompok virus yang disebarkan ke manusia melalui gigitan arthropoda (serangga) yang terinfeksi seperti nyamuk dan kutu.
jenis vektor:
nyamuk: culex, anopheles, aedes
-
-
-
-
- Defenisi Malaria, Malaria merupakan penyakit menular, yang disebarkan lewat gigitan nyamuk Anopheles dan dapat menyerang semua kelompok umur.
Etiologi Malaria, Parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles Betina.
-
-
-
-
-
Faktor Resiko, Pada prinsipnya setiap orang dapat terinfeksi Plasmodium.
Morfologi Nyamuk
Nyamuk Anopheles Jantan: Antenanya berbulu lebat dan panjang, Palpus hampir sama panjang dengan proboscis, ujung palpus membesar seperti gada (club-shape).
Nyamuk Anopheles betina: Antenanya berbulu jarang, Palpus sama panjang dengan proboscis, ujung palpus tidak membesar
sayap Nyamuk:
Diantara venasi sayap costa dan subcostal terdapat sisik-sisik pita putih yang diselingi pita hitam, dan dikenal dengan white bands
Sifat nyamuk
Anopheles Subpictus:
-
-
Sawah,parit sumur tepi danau
Sumatera,jawa,bali, NTB,NTT
Anapholes Barbirostris:
-
Dataran rendah,rawa rawa sawh dan kubangan air hujan
-
Sumatera, Kalimantan Jawa bali NTT NTB maluku sulawesi
(1) habitat yang permanen dan semi permanen seperti rawa, danau.
-
(3) Kontainer termasuk genangan air pada ketiak daun tumbuhan, dan
-
- Pengendalian Vektor Penyakit Penyakit Secara umum
-
-
pengendalian kimia
-
-
-
-
insektisida rumah tangga( penggunaan repelan,anti nyamuk bakar, liquid vaporizer, paper vaporizer, mat, aerosol, dll
-