Penilaian hiperandrogenisme secara klinis termasuk hirsutisme, alopesia androgenik, akne, dan gejala lainnya, namun penilaian terutama diperoleh dari hirsutisme. Secara biokimia, hiperandrogenisme dilihat dari peningkatan di sirkulasi kadar androgen, terutama testosteron, serta androgen lainnya