Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Puisi - Coggle Diagram
Puisi
Jenis-jenis
Puisi Lirik
Puisi lirik adalah puisi yang berisi luapan batin individual penyairnya dengan segala macam endapan pengalaman, sikap, dan suasana batin yang melingkupinya. Puisi lirik terbagi atas beberapa macam,
Serenada
Serenada adalah sajak percintaan yang dapat dinyanyikan.
Ode
Ode adalah puisi yang berisi pujaan terhadap seseorang, suatu hal, atau suatu keadaan.
Elegi
Elegi adalah puisi ratapan yang mengungkapkan perasaan duka atau sedih.
Puisi Deskriptif
Puisi deskriptif menggambarkan penyair bertindak sebagai pemberi kesan terhadap keadaan, peristiwa, benda, atau suasana yang dipandang menarik perhatiannya.
Kritik
Puisi kritik sosial adalah puisi yang menyatakan ketidaksenangan penyair terhadap keadaan atau diri seseorang dengan cara membeberkan kepincangan atau ketidakberesan keadaan/orang tersebut.
Impresionostik
Puisi impresionistik adalah puisi yang mengungkapkan kesan (impresi) penyair terhadap suatu topik. Melalui puisi ini, penyair menyampaikan kesan terhadap suatu keadaan yang sebenarnya.
Satire
Satire adalah puisi yang mengungkapkan perasaan tidak puas penyair terhadap suatu keadaan dengan
cara menyindir atau menyatakan keadaan sebaliknya.
Puisi Naratif
Puisi naratif yang disusun oleh penyair mengandung suatu cerita. Terdapat unsur-unsur, seperti pelaku, perwatakan, setting, atau rangkaian peristiwa tertentu yang menjalin suatu cerita.
Puisi Romansa
Jenis puisi romansa berupa puisi yang mengandung cerita romantik. Puisi ini yang berisi kisah percintaan yang diselingi perkelahian dan petualangan. Bahasa yang digunakan penyair dalam puisi ini berupa bahasa romantik.
Puisi Balada
Balada adalah puisi yang menggambarkan perilaku seseorang secara objektif, baik lewat dialog maupun monolog. Puisi ini mengandung suatu gambaran kisah tertentu.
Struktur fisik puisi
struktur fisik puisi dapat diamati dengan jelas. Struktur ini merupakan unsur pembangunan yang bersifat fisik atau tampak dalam suasana kata-kata puisi
Kata Konkret
Kata konkret merupakan kata yang dapat ditangkap dengan indra yang memungkinkan munculnya imaji. Kata konkret merupakan kebalikan dari kata abstrak. Kata konkret yaitu kata yang mempunyai rujukan berupa objek yang dapat diserap oleh pancaindra.
Majas
Bahasa figuratif atau majas merupakan bahasa yang mengandung kias. majas adalah cara melukiskan sesuatu dengan cara menyamakan dengan sesuatu yang lain atau kiasan. Bahasa majas dapat meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu.
Metafora adalah perbandingan implisit, tanpa kata pembanding, seperti atau bagai di antara dua
unsur berbeda.
Simile adalah perbandingan eksplisit, yaitu menyatakan sesuatu dengan hal lain, menggunakan kata pembanding seperti atau bagai.
Metonimia merupakan gaya bahasa menggunakan nama ciri atau nama hal yang ditautkan dengan
segala sesuatu sebagai pengganti.
Hiperbola merupakan gaya bahasa yang mengandung makna melebih-lebihkan atau membesar besarkan sesuatu.
Pleonasme adalah gaya bahasa yang menggunakan kata-kata mubazir.
Personifikasi atau penginsanan merupakan gaya bahasa yang menggunakan sifat-sifat insani
untuk benda atau barang yang tidak bernyawa.
Asosiasi atau perumpamaan merupakan perbandingan dua unsur yang sebenarnya berlainan, tetapi sengaja dianggap sama, menggunakan kata, seperti, bagai, ibarat, umpama, bak, dan laksana.
Ironi adalah gaya bahasa yang berupa sindiran halus, berupa pernyataan yang maknanya
bertentangan dengan makna sebenarnya.
Litotes adalah gaya bahasa yang mengandung pernyataan yang dikecil-kecilkan, dikurangi dari
kenyataan yang sebenarnya dengan tujuan untuk merendahkan diri.
Antitesis adalah gaya bahasa yang mengandung gagasan-gagasan yang bertentangan dengan
menggunakan kata-kata atau kelompok kata yang berlawanan.
Repetisi adalah gaya bahasa berupa pengulangan kata, frasa, atau kalimat dalam larik ataupun
bait puisi.
Imaji
Imaji merupakan kata atau susunan kata-katadapat mengungkapkan pengalaman indrawi. Terbagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (taktil). Imaji mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, mendengar, dan merasakan sesuatu yang dialami penyair.
Versifikasi
Versifikasi adalah struktur puisi.
Ritme/irama adalah alunan yang terjadi karena perulangan dan pergantian kesatuan bunyi pada
arus panjang pendek bunyi, keras lembut tekanan, dan tinggi rendah nada.
Rima merupakan persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah, maupun akhir baris puisi.
a) Onomatope adalah tiruan bunyi yang ada.
b) Bentuk intern pola bunyi terdiri atas aliterasi, asonansi, persamaan akhir, dan repetisi bunyi (kata).
c) Pengulangan kata/ungkapan, pengulangan dalam puisi tidak terbatas pada bunyi, tetapi juga kata dan ungkapan.
Metrum adalah ukuran irama yang ditentukan oleh jumlah dan panjang tekanan suku kata dalam
setiap baris hingga pergantian naik turun suara secara teratur.
Diksi (Pemilihan Kata)
Diksi merupakan pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Pemilihan kata-kata dalam puisi berkaitan erat dengan makna, rima, dan urutan kata dalam puisi.
Tata Wajah (Tipografi)
Perwajahan puisi (tipografi) adalah tatanan kata, kalimat, larik, dan bait dalam puisi. Perwajahan puisi memberikan kesan dan suasana tertentu dalam puisi. Perwajahan juga membedakan puisi dengan prosa dan drama. Larik dalam puisi berbentuk bait, sedangkan prosa berbentuk paragraf. Setiap bait puisi tidak selalu berawal dari tepi kiri dan berakhir di tepi kanan. Bait puisi dapat saja ditulis di tengah-tengah, tepi kiri, dan kanan maupun membentuk bentuk tertentu.
Definisi & Ciri-Ciri
Puisi adalah karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif
-Puisi mempunyai rima dan irama
-Memperhatikan diksi (pemilihan kata)
-Menggunakan gaya bahasa yang padat
-Mempunyai daya imaginatif dan figuratif
-Memperhatikan bentuk (tipografi)
Puisi Lama
Terikat pada aturan jumlah bait, larik, dan rima/ sajak
Bersifat anonim/tanpa nama penulis
Puisi Baru
Tidak terikat pada aturan jumlah bait, larik, dan rima/sajak
Nama penulis disebutkan
Struktur batin puisi
Merupakan unsur pembangun puisi yang tidak tampak langsung dalam penulisan
kata-katanya.
Nada & Suasana
Sikap penyair diutarakan melalui nada suara. Seperti nada takut, tegang, dan lain-lain.
Perasaan
Perasaan penyair dapat diekspresikan melalui puisi.
Amanat
Amanat merupakan nasihat dalam sebuah puisi. Amanat dapat bergantung dengan cara pandang pembaca puisi.
Tema/Makna
Tema adalah gagasan pokok yang diutarakan oleh penyair dalam puisi