Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
KETUBAN PECAH DINI - Coggle Diagram
KETUBAN PECAH DINI
DIAGNOSIS
-
Pemeriksaan inspekulo
Terlihat cairan yang keluar dari serviks atau menggenng di forniks posterior. jika tidak ada gerakkan sedikit bagian terbawah janin atau minta pada ibu untuk mengedan/ batuk
Pastikan cairan tersebut adalah cairan ketuban dengan menilai : bau cairan ketuban yang khas, tes nitrazin : lihat apakah kertas lakmus berubah dari merah menjadi bir, gambaran pakis terlihat di mikroskop ketika mengamati sekret sevikovaginal yang mengering
Tes nitrazin, tes fern, USG, rapid immunoassay amnisure
FAKTOR RISIKO
Maternal
Kondisi obstetrik : riwayat PPROM sebelumnya, persalinan preterm, perdarahan pervaginam antepartum
Kondisi medis : konsumsi steroid kronik, gangguan kolagen vaskular, penyalahgunaan kokain, anemia, indeks massa tubuh rendah, defisiensi tembaga dan vitamin C
Lainnya : trauma abdominal direk, merokok, status sosioekonomi rendah, status pernikahan
Uteroplasenta
-
-
-
-
Pemendekan serviks di trimester kedua (<2,5 cm)
Overdistensi uterus (polihidramnion, kehamilan multipel)
-
TATALAKSANA
-
Khusus
Usia kehamilan > 34 minggu, indikasi persalinan dengan oksitosin bila terjadi kontraindikasi
-
-
FISIOLOGI
Air ketuban adalah cairan yang melindungi dan menopang saat janin tumbuh di dalam rahim. Cairan ketuban diproduksi setelah kantung ketuban terbentuk atau sekitar 12 hari setelah pembuahan. Fungsi air ketuban sangat vital bagi janin.
KOMPONEN SELAPUT KETUBAN
Selaput ketuban terdiri atas 2 lapisan besar, amnion dan korion. Amnion adalah membran janin yang paling dalam dan berdampingan langsung dengan cairan amnion (Likuor Amnii). Amnion sendiri merupakan jaringan yang menentukan hamper semua kekuatan regang membran janin.
PATOFISIOLOGI
Normalnya, kantung ketuban terdiri dari 2 bagian yaitu amnion atau bagian yang berkontak dengan cairan ketuban dan korion yang menempel pada desidua ibu. Pada awal usia gestasi, kedua bagian ini terpisah, namun akan terhubung satu sama lain dengan jaringan penyambung yang kaya akan kolagen pada usia kehamilan 14 minggu
ETIOLOGI
Meskipun hingga saat ini etiologi dari ketuban pecah dini (KPD) atau premature rupture of membrane (PROM) belum diketahui secara pasti, kelemahan membran ketuban akibat perubahan fisiologis, serta adanya enzim matriks metalloproteinase (MMP) dan tissue inhibitor of metalloproteinase (TIMP) diduga berpengaruh terhadap kejadian KPD.
CARA MENGEVALUASI JANIN
Dalam melakukan USG Kandungan, seperti apapun posisi janin, skening dilakukan dari mencari kepala janin.
Parameter yang digunakan untuk mengukur usia kehamilan dan berat janin adalah BPD, HC dan AC, sedangkan FL untuk mengkonfirmasi usia kehamilan. Teknik skening dimulai dari bagian superior pubis menelusuri jumlah, letak janin dan
-
KOMPLIKASI
kematian janin, sindrom distres napas, infeksi polimikrobial intraamnion, perdarahan intraventrikular, hipoplasia pulmonal, prolaps tali pusat, dan malpresentasi janin
PENCEGAHAN & EDUKASI
Berhenti merokok, banyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, serta mencegah terjadinya infeksi saluran kemih. Pasien juga perlu diinformasikan bahwa risiko kejadian KPD akan meningkat apabila pasien pernah mengalami KPD pada kehamilan sebelumnya