GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

  1. Anatomi Saluran Cerna Atas
  • Cavum Oris

Fissura oris

Dinding lateral pipi

Cavitas Oris Propria : palatum durum (anterior), palatum molle (posterior), 2/3 anterior linguae)

Danres (gigi)

linguae

Glandula salivatoria

Musculi masticatorii

  • Phariynx

Nasopharynx

Oropharynx

Laringopharynx

  • Oesophagus
  • Gaster

lapisan dinding

struktur

sphincter oespohagus

titik penyempitan

letak : kuadran kiri atas

pembagian : cardia, fundus, corpus bagian tengah yang besar, pars pylorica

tiga type cell : mucous neck cell, parietal cell-hcl, chief cell-pepsinogen

  • Intestinum tenue

saluran dengan panjang 10 inci

terletak pada regio epigastritica

pembagian : superior, descendens, horizontalis, ascendens duodenum

ligamentum treitz

  1. Fisiologi Sekresi antara Lambung

asam lambung diproduksi oleh sel parietal

sel parietal dirangsang oleh asetilkolin, gastrin, dan histammin

pada saat yang sama, cl- dan k+ keluar dengan berdifusi ke lumen

  1. Etiologi

adanya hiatus hernia

panjang l e s

obat-obatan seperti antikolinergik, beta adrenersia

faktor hormonal

  1. Faktor risiko

berat badan berlebih

adanya tonjolan diperut bagian atas yang bisa naik ke diafragma

mengalami maslah pada jaringan ikat

mengosongkan waktu dalam waktu yang lama

  1. Patofisiologi

Patofisiologi dari Gastroesophageal Refluks Disease (GERD)
terdiri dari berbagai multi faktor yang berhubungan dengan ketidakseimbangan agresivitas dari refluks asam lambung menuju esofagus dan kegagalan mekanisme perlindungan untuk mempertahankan asam lambung untuk tetap berada di gaster

  1. Gejala dan Tanda

regurgitasi (makanan kembali mulut dari kerongkrongan)

rasa asam atau pahit dimulut

mual

  1. Diagnosa Banding

Gastritis

Ulkus peptikum

Ulkus duodenum

  1. Tatalaksana

Farmakologi : antasida, H-2 reseptor blockers, proton pump inhibitors

non farmakologi : menurunkan berat badan, tidak merokok, meninggikan kepala saat tidur,

menghindari makanan atau mininuman yang dapat memicu asam lambung naik seperti alkohol dan makanan yang pedas

nyeri dan sensai terbakar di epigastrium