Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
TEORI-TEORI BELAJAR - Coggle Diagram
TEORI-TEORI BELAJAR
Aliran dalam teori belajar
Aliran Behaviorisme
lahir pada tahun 1900-an dari suatu gagasan bahwa perilaku (Behavior) dapat dipelajari dan dijelaskan sevara ilmiah.
Aliran Kognitivisme
Belajar melibatkan proses mental yang kompleks, seperti perhatian, pembentuan konsep,memori, pemecahan masalah.
Aliran Humanisme
Manusia mempunyai potensi yang dapat dikembangkan dan mempunyai dorongan untuk berkembang sejak lahir.
Aliran Konstuktivisme
Merupakan aliran teori kontemporer yang sangat besar pengaruhnya.
Aliran Sibernetik
Mengidentifikasikan otak manusia seperti komputer yang dapat menyimpan dan memanggil kembali informasi.
Tokoh aliran teori belajar
Ivan Petrovich dari Aliran Teori Belajar Behavioristik
Penemu teori pengondisian klasik (Classical Conditioning) pada tahun 1980-an.
B.F. Skinner
Pendekatan model intruksi langsung dan meyakini bahwa perilaku dikontrol melalui proses Operant Conditioning
Jean Piaget
Piaget meneliti dan menulis tentang perkembangan kognitif manusia selama 51 tahun yaitu dari tahun 1929 sampai 1980.
Abraham Haroid teori Humanistik
Maslow (Schult, 1977) mengemukakan 5 kebutuhan dasar
Kebutuhan Fisiologis (Physiological needs)
Kebutuhan Aman (Need for Safety)
Kebutuhan cinta dan kasih sayang (need for love and belonginess)
Kebutuhan akan rasa harga diri (need for self esteem)
Kebutuhan Aktualisasi diri
Taraf Kognisi Menurut Piaget
Periode sensori 0-2 tahun
Periode Preoperasional 2-7 tahun
Periode Konkrit Operasional 7-11 tahun
Periode Formal 12-15 tahun
Tahapan belajar Menurut Piaget
Asimilasi
Akomodasi
Ekuilibrasi
Teori kognitif Piaget dalam pembelajaran
Belajar sebanyak mungkin mengaktifkan Insight dengan pencapaian kemampuan siswa
Guru memperhatikan indikasi taraf kemampuan berfikir siswa
Pendidik menggunakan strategi pembelajaran yang mengaktifkan siswa