Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Agama Semester 1 - Coggle Diagram
Agama Semester 1
BAB ID : BERIMAN KRISTIANI
Allah bersabda dengan perantaraan para nabi "akhirnya pada zama sekarang Ia bersabda kepada kita dalam Putera" (Ibr 1:1-2)
Yesus Kristus adalah tanda agung perwahyuan
Yesus Kristus, sabda yang menjadi daging
diutus sebagai manusia kepada manusia "Menyampaikan Sabda Allah"(Yoh 3:34) dan menyelesaikan karya keselamatan yang diserahkan Bapa kepadaNya.
Ia mengutus PutraNya yakni sabda kekal, yang menyinari semua orang, supaya tinggal di tengah umat manusia dan menceritakan kepada mereka hidup Allah yang terdalam
Dalam diri Yesus, Allah yang tidak kelihatan menjadi nyata. Ia tidak hanya mengajarkan mengasihi, melainkan ia sendiri mengasihi
Menjadi tugas gereja untuk meneruskan karya penyelamatan Allah dalam diri Yesus Kristus
Kebiasaan untuk mengembangkan Iman :
Berhimpun pada hari minggu untuk melaksanakan ekaristi
Membaca kitab suci
Berdoa pribadi baik sendiri maupun keluarga
melaksanakan ibadat harian
terlibat dalam hidupan jemaat
BAB IE : MARIA TELADAN UMAT BERIMAN
Manusia menyerahkan dirinya pada Allah dalam ketaatan iman penyerahan diri mengandalkan Tuhan berati ia percaya bahwa Tuhan membimbing dan melindunginya di setiap jalannya
Peter damian adalah seorang yang mengabdikan dirinya untuk melayani orang kusta. Ia rela untuk mati dan menderita untuk melayani sesamanya agar menjadi lebih baik. Ketaatannya dalam melaksanakan tugasnya menunjukkan bahwa ia selalu berserah diri serta percaya Tuhan dalam setiap langkahnya.
Perawan Maria menghayati ketaatan iman paling sempurna. Oleh karena itu ia percaya "Bagi Tuhan tidak ada yang Mustahil". Maka ia menerima pemberitahuan dan janji yang disampaikan oleh penuh iman dan memberikan persetujuannya:"Lihatlah aku ini hamba Tuhan; terjadilah kepadaku menurut perkataanMu."
Gereja menghormati Maria sebagai tokoh iman paling murni
Bunda Maria adalah hamba Tuhan yang mendengarkan dan melaksanakan Sabda Allah dalam suka maupun duka. Ia menjadi keteladanan hati dan keteladanan Iman
Ketaatan Iman yang sempurna ditunjukkan Bunda Maria harus menjadi pedoman bagi kita dalam beriman
Cara menghormati Bunda Maria :
Berdoa Rosario
Novena tiga Salam Maria
Berdoa Salam Maria
Jalan salib
Koronka
Legio Marie
BAB IA : ALLAH SUMBER
KESELAMATAN SEJATI
Keselamatan berasal dari
bahasa Yunani yaitu Sozo, artinya menyelamatkan dan membebaskan
Bagi orang beriman, tidak ada kekuatan lain yang menyelamatkan manusia selain Allah
Keselamatan mengandung
4 arti penting :
Diselamatkan dari dosa dan perbudakan
Diselamatkan dari kehancuran & penghinaan
Diselamatkan dari tubuh yang menderita atau sakit,
Diselamatkan dari segal kutuk dan maut serta diselamatkan sampai akhir
Allah adalah sumber keselamatan sejati. Allah adalah
pencipta, awal dari segala kehidupan dan menjadi tujuan hidup setiap ciptaan. Ia adalah Alpha dan Omega, Awal dan Akhir. Kita harus percaya bahwa karya penyelamatan Allah tetap berlangsung dari dulu hingga sekarang. Bernafas dan hidup adalah bukti karya penyelamatan Allah yang dapat kita nikmati.
Bukti terbesar kasih allah menyelamatkan umat manusia adalah mengutus PutraNya sendiri, Yesus Kristus untuk menebus dosa - dosa manusia
Tanda keselamatan Allah paling nyata dan agung adalah kehadiran Yesus Kristus. Sarana bagi manusia untuk menghayati Allah sebagai sumber keselamatan salah satunya adalah Sakramen Ekaristi. Tahap yang penuh ada dalam Sabda-Nya yang telah menjadi daging yaitu Yesus Kristus, Pengantara, dan kepenuhan Wahyu
BAB IB : BERAGAMA SEBAGAI
TANGGAPAN KARYA KESELAMATAN ALLAH
Beragama artinya
Suatu kepercayaan kepada Wujud Tertinggi/Transenden serta kewajiban/kebaktian ada pemimpin agama, tokoh yang dianut
Satu perangkat kepercayaan(iman) yang mengatur
hubungan Allah dengan manusia dan sesamanya serta lingkungannya melalui doa, ritual atau liturgi dan ajaran moral
Alasan Beragama :
Menemukan jawaban dari rahasia yang tersembunyi
Menemukan arti/makna hidup
Lebih dekat dengan Tuhan
Manusia diantar ke tujuan terakhir yaitu Tuhan yang dikenal sebagai penyelenggara dan tujuan hidup manusia
Hidup beragama yang benar harus berdasarkan pada keyakinan bahwa Allah telah mencintai manusia. Dialah sumber cinta, penyelenggara kehidupan sehingga hidup beragama mengarah hubungan yang semakin mendekat dan mendalam dengan Allah
Kita harus mendalami ajaran agama kita sehingga tidak jatuh pada pemahaman yang yang salah, dangkal dan setengah - setengah. Bersikap kritis menyikapi pandangan agama sendiri atau orang lain, mengutamakan kehendak Allah sesuai ukuran kebenaran dan bersikap rendah hati dihadapan Allah dan sesama