Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
kekurangan energi seluler - Coggle Diagram
kekurangan energi seluler
siklus krebs
struktur dan fungsi organel sel
SEL PROKARIOT
SEL EUKARIOT
Ukuran relatif kecil (Ø 0,5-1 m) Tidak memiliki membran nukleus (inti) DNAnya kontak dengan sitoplasmanya secara tidak langsung Sitoplasmanya mengandung ribosom Sel dibungkus oleh plasma membran,dinding luar sel yang kompleks, pili,kadang-kadang berflagela
SITOPLASMA: cairan didalam sel DNA dalam 1 lingkaran besar • PILLI: melekatkan sesuatu FLAGELA : bergerak RIBOSOME: pembentukan
struktur mitokondrian
definisi,klasifikasi,hal yang mempengaruhi kerja enzyme
definisi
Enzim adalah biomolekul berupa protein berbentuk bulat (globular), yang terdiriatas satu rantai polipeptida atau lebih dari satu rantai polipeptida. Enzim berfungsi sebagaikatalis atau senyawa yang dapat mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi. Denganadanya enzim, molekul awal yang disebut substrat akan dipercepat perubahannya menjadimolekul lain yang disebut produk
klasifikasi
-Oksidoreduktase -transferase -liase -hidrolase -isomerase
-ligase
hal yang mempengaruhi kerja enzime
suhu,ph,konsentrasi enzim,konsentrasi substrat,inhibitor dan aktivator.
koenzim,kofaktor, dan cara kerja enzyme
koenzim
Dalam peranannya ,enzim sering memerlukan senyawa organik tertentu
selain protein. Ditinjau dari fungsinya, dikenal adanya koenzim yang berperan
sebagai pemindah hidrogen, pemindah elektron, pemindah gugusan kimia
tertentu ("group transferring") dan koenzim dari isomerase dan liase.
kofaktor
Kofaktor dapat berupa
senyawa anorganik yaitu ion logam,
sedangkan yang berupa senyawa
organik nonprotein adalah koenzim.
Ion logam berperan dalam proses
katalisis maupun penyusunan
struktural enzim. Sebagian enzim
memerlukan ion logam dan berikatan
secara kovalen atau non kovalen
untuk aktivitasnya.
cara kerja enzim
Enzim bekerja secara spesifik dalam mengkatalisis suatu reaksi. Hanya
jenis reaksi tertentu yang dapat dikatalisis oleh enzim tertentu dan hanya substrat
tertentu yang dapat dikatalisis. Enzim mempunyai sisi aktif, yaitu sisi yang ada
pada enzim yang dapat melakukan fungsi pengarahan, pengikatan, dan katalisis,
yang tidak terdapat pada protein pada umumnya. Sisi aktif enzim pada umunya
berbentuk celah, yang tersusun atas sisa asam amino bagian rantai polipeptida
enzim. Substrat enzim sebelum diurai atau digandengkan harus masuk dulu ke
dalam celah. Dalam hal ini substrat yang masuk ke dalam celah harus memenuhi
beberapa syarat yaitu, komplementer dengan celah dan harus ada bagian yang
labil agar bisa digandengkan atau diurai
rantai respirasi
NADH yang ada di mitokondria berasal dari tiga proses
utama, yaitu glikolisis, daur Krebs, dan oksidasi glisin (di daun )
yang dihasilkan selama fotorespirasi. Bila NADH dioksidasi akan
dihasilkan ATP, dengan cara yang serupa ubikuinol yang dihasilkan
oleh asam suksinat dehidrogenase dalam daur Krebs juga
dioksidasi untuk menghasilkan ATP. Walaupun oksidasi ini
melibatkan pengambilan O2 dan pembentukan H20, baik NADH
ataupun ubikuinol tidak dapat bergabung secara langsung dengan
O2 untuk membentuk H2O. Yang terjadi, elektronnya ditransfer
melalui beberapa senyawa antara sebelum H2O terbentuk. Pembawa
elektron ini merupakan sistem pengangkutan elektron mitokondria.
pembentukan energi aerob dan anaerob
aerob
Sistem energi anaerobik meliputi ATP-PC (phosphagen) dan glykolisis anaerobic (asam laktat). Sedangkan sistem energi aerobik meliputi siklus krebs dan sistem transport elektron. Proses terjadinya sistem energi aerobik (siklus krebs dan sistem transport elektron) berada di dalam mitochondria
anaerob
energi anaerobik (ATP-PC dan LA) terjadi diluar mitochondria yaitu pada sarkoplasma. Mitochondria merupakan salah satu organel sel. Ukuran mitochondria berdiameter sekitar 0,2-1 μm. Mitochondria berbentuk filamen bervariasi panjang sampai 10 μm.
glukoneogenesis dan glikogenesis
glukoneogenesis
Glukoneogenesis adalah proses sintesis (pembentukan) glukosa dari sumber
bukan karbohidrat. Molekul yang umum sebagai bahan baku glukosa adalah
asam piruvat, namun oksaloasetat dan dihidroksiaseton fosfat dapat juga
menjalani proses glukoneogenesis. Glukoneogenesis terjadi terutama dalam
hati dan dalam jumlah sedikit terjadi pada korteks ginjal. Glukoneogenesis
sangat sedikit terjadi di otak, otot rangka, otot jantung dan beberapa jaringan
lainnya. Glukoneogenesis terjadi pada organ-organ yang membutukan
glukosa dalah jumlah yang banyak. Glukoneogenesis terjadi di hati untuk
menjaga kadar glukosa darah tetap dalam kondisi normal
glikogenesis
Glikogenesis adalah pembentukan glikogen dari glukosa. Peningkatan kadar
glukosa dalam darah yang terjadi, misalnya beberapa saat setelah makan,
menyebabkan pankreas mensekresikan hormon insulin yang menstimulasi
penyimpan glukosa dalam bentuk glikogen di dalam hati dan otot. Hormon
insulin akan menstimulasi enzim glikogen sintase untuk memulai proses
glikogenesis.