Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
KEJANG EC EPILEPSI, Amelia Amanda 1808260038 - Coggle Diagram
KEJANG EC EPILEPSI
KLASIFIKASI KEJANG
Kejang parsial
Kejang parsial kompleks
Kejang parsial dengan kejang umum sekunder
Kejang parsial simpleks
Kejang Umum
tonik
klonik
tonik-klonik
mioklonik
atomic
absens
Kejang tak terklasifikasi
CMD EPILEPSI
Anamnesis
Sebelum bangkitan, selama bangkitan, pasca bangkitan, faktor pencetus, riwayat terapi, iwayat epilepsi, riwayat trauma
Pem. Fisik
Pem. fisik umum dan pem. neurologis
Pem. Penunjang
EEG, MRI, CT SCAN
DEFENISI, ETIOLOGI DAN FAKTOR RISIKO EPILEPSI
Epilepsi adalah kondisi dimana terjadi kejang berulang karena ada proses yang mendasari tanpa provokasi dan biasanya tidak terduga. Intractable seizure adalah kejang dimana penggunaan obat - obatan tidak cukup kuat untuk menangani kejang.
Etio&F.Risk : idiopatik, herediter, genetik, kelainan kongenital, ganggun metabolik, indeksi, trauma, neoplasma, kelainan pembuluh Darah, keracunan, dll
KOMPLIKASI DAN PROGNOSIS
komplikasi : kehilangan kontrol, komplikasi kehamilan, status epileptikus, sudden death
prognosis : umumnya bak -> 70-80% sembuh.
DD KEJANG
TATALAKSANA DAN EDUKASI EPILEPSI
terapi dimulai dengan monoterapi, menggunakan OAE pilihan sesuai dengan jenis bangkitan dan jenis sindrom epilepsi, Pemberian obat dimulai dimulai dari dosis rendah dan dinaikkan bertahap sampai dosis efektif tercapai atau timbul efek samping
karbamazepin, fenobarbital, fenitoin, clonazepam, asam valproat
Kontrol gaya hidup dan lingkungan karena dapat mencetus kejang ,gangguan emosi,stress lingkungan baru,awitan menstruasi pada wanita, atau deman. Istirahat cukup dan olahraga rutin dan terkontrol, Hindari minuman beralkohol dan merokok serta mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin
AKTIVITAS KELISTRIKAN OTAK
Salah satu aktivitas otak yang paling dominan adalah munculnya sinyal-sinyal listrik. Setiap kali berpikir, otak akan menghasikan sinyal-sinyal listrik, bahkan apabila sedang santaipun menghasilkan sinyal-sinyal listrik. Terutama pada saat tegang dan stress. Sinyal itu dihasilkan oleh sel-sel yang jumlahnya sekitar 100 miliar di dalam otak kita. Jadi, sebanyak bintang-bintang di sebuah galaksi.
Di sana dihasilkan gelombang dengan energi tertentu. Bahkan bisa dideteksi dari luar batok kepala dengan menggunakan alat pengukur gelombang otak, EEG atau MEG. Dari aktifnya program-program yang tersimpan di inti sel otak.Setiap saat di otak kita muncul stimulasi-stimulasi yang menyebabkan aktifnya bagian otak tertentu
PATOFISIOLOGI KEJANG
Amelia Amanda 1808260038