Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Teori Paradigma Belajar BF. Skinner - Coggle Diagram
Teori Paradigma Belajar BF. Skinner
Latar Belakang
Burrhus Frederic Skinner, seorang psikolog Amerika Serikat terkenal dari aliran behaviorisme. Lahir di Susquehanna, Pennsylvania, 20 Maret 1904. Pada tahun 1931, Skinner menyelesaikan sekolahnya dan memperoleh gelar sarjana psikologi dari
Harvard University
. Setahun kemudian ia juga memperoleh gelar doktor Ph.D di bidang yang sama. Pada tahun 1945, ia menjadi ketua fakultas psikologi di
Indiana University
dan tiga tahun kemudian ia pindah ke Harvard dan mengajar di sana sepanjang karirnya.
Struktur Kepribadian
Operant Conditioning.
Teori belajar Skinner didasarkan atas gagasan bahwa belajar adalah fungsi perubahan perilaku individu secara jelas. Perubahan perilaku tersebut diperoleh sebagai hasil respon individu terhadap kejadian (stimulus) dari lingkungan.
Dua jenis pembelajaran
Respondent behaviour
adalah perilaku yang muncul secara otomatis dan refleks. Ditimbulkan oleh stimulus yang jelas.
Operant behaviour
adalah perilaku yang kita pelajari dan akan keluar, baik secara sengaja maupun tidak sengaja saat ada suatu kejadian yang berhubungan. itimbulkan oleh stimulus yang tidak jelas, tetapi semata-mata ditimbulkan organisme itu sendiri.
Dua jenis
pengkondisian
Tipe S,
respondent conditioning
(pengkondisian responder)
Tipe R,
operant conditioning
(pengkondisian operan)
Prinsip umum dalam operant conditoning
Setiap respon yang diikuti dengan reinforcement atau reward cenderung akan diulang.
Reinforcement atau reward akan meningkatkan diulangnya suatu respon.
Dalam operant conditoning organisme berbuat aktif untuk memperoleh reward.
Konsep Teori
Penguatan (
Reinforcement
)
adalah konsekuensi yang meningkatkan probabilitas bahwa suatu
perilaku akan terjadi.
Penguatan positif
Penguatan negatif
Hukuman (
Punishment
)
adalah konsekuensi yang menurunkan probabilitas terjadinya suatu perilaku atau apa saja yang menyebabkan sesuatu respon atau tingkahlaku menjadi berkurang atau bahkan langsung dihapuskan atau ditinggalkan.