Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
dermatitis kontak alergi dan sistem integumen - Coggle Diagram
dermatitis kontak alergi dan sistem integumen
histolgi kulit
Kulit terdiri dari tiga lapisan, yaitu epidermis, dermis, dan hipodermis. serta Kulit dibagi menjadi dua, yaitu kulit tebal dan kulit tipis.
Menurut Eroschenko, 2010, epidermis memiliki lima lapisan, yaitu :
1.Stratum basal (germinativum)
Stratum spinosum
Stratum granulosum
Stratum lusidum
Stratum korneum
fisiologi kulit
patofisiologi bercak merah & gatal
perbedaan ruam kulit sekunder dan primer beserta penjelasannya
lesi primer adalah lesi yang muncul pada kelainan pertama kulit sedangkan lesi sekunder adalah Lesi yang muncul setelah lesi primer
CMD dermatitis kontak alergi
anamnesis
pemeriksaan fisik
pemeriksaan penunjang
skin patch test
DD
Dermatitis kontak iritan (DKI)
Dermatitis numularis
Dermatitis atopik
terapi farmakologi (indikasi penggunaan dan kontra indikasi
Non farmakologi : melakukan upaya pencegahan pajanan ulang dengan alergen penyebab, menggunakan sarung tangan saat bekerja.
Farmakologi :
Topikal
Kortikosteroid 🡪 hidrokortison 2%, 2 kali sehari
Sistemik
Kortikosteroid > prednison 5mg, 3 kali sehari
Anti histamine > etirizine tablet 1x10mg/hari
Antibiotik > amoksisilin atau eritromisin dengan dosis 3x500mg/hari, selama 5-7 hari.
komplikasi
Peningkatan resiko sensitisasi terhadap terapi topical
Secondary neurodermatitis ( lichen simplex chronicus)
Hiperpigmentasi atau hipopigmentasi pada post inflamasi
Scar
edukasi & pencegahan
Penjelasan mengenai penyakit pasien
Penjelasan mengenai terapi
Hindari untuk menggaruk lesi
Ketahui allergen dan hindari penyebabnya
defenisi,faktor resiko & etiologi
Dermatitis kontak alergik adalah suatu dermatitis (peradangan kulit) yang timbul
setelah kontak dengan alergen melalui proses sensitasi
faktor resiko
Umur : Dapat mengenai semua umur
Bangsa/ras : Dapat mengenai semua ras
Jenis kelamin : Frekuensi yang sama pada pria dan wanita
Daerah : Semua daerah tidak berpengaruh signifikan
Kebersihan : kebersihan yang kurang mempermudah timbulnya penyakit
Lingkungan : Memiliki pengaruh yang besar terhadap timbulnya penyakit,
seperti pekerjaan dengan lingkungan yang basah, tempat-tempat
lembab atau panas, pemakaian alat dan bahan tertentu (logam, karet,
kimia cair, kimia padat dan lain-lain)
Ditemukan pada orang-orang yang terpajan oleh bahan alegen
Riwayat kontak dengan bahan alergen pada waktu tertentu.
Riwayat dermatitis atopik atau riwayat atopi pada diri dan keluarga
manifestasi klinik
Akut
Kulit melepuh
Kulit Kemerahan
Kulit terasa perih
Gatal yang parah
Pembengkakan pada mata, muka, atau selangkangan.