Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Dermatitis Kontak Alergi - Coggle Diagram
Dermatitis Kontak Alergi
Dermatitis Kontak Alergi (DKA) merupakan kelainan kulit yang terjadi pada seseorang yang mengalami sensitifitas terhadap bahan – bahan yang memiliki sifat alergen
Histologi Kulit
-
Epidermis; stratum corneum, stratum lucidum, stratum granulosum, stratum spinosum, stratum basale
Tatalaksana
Topikal; Kortikosteroid => Hidrokortison 2,5 % & Emolien/pelembap
Sistemik; Kortikosteroid => Prednison 30 mg. pemberian tablet ini biasanya untuk 5-7 hari. konsumsi tablet kortikosteroid dalam waktu lama beresiko menimbulkan beberapa efek samping; hipertensi, osteoporois dan diabetes
-
Etiologi
Paparan terhadap alergen (poison ivy, nikel, sarung tangan lateks, p-Phenylenediamine (PPD) yang banyak di temukan pada produk perawatan seperti pewarna rambut, tekstil, bahan pengawet dan pewangi.
Manifestasi Klinis
Ruam kulit kemerahan, gatal,kulit kering/bersisik, pembengkakan, terasa sakit saat di sentuh/nyeri
Akut; bercak eritem, batas tegas edema, papulo-vesikel, vesikel, bula-erosi-eksudasi
Kronis; kulit kering, skuama, papul, likenifikasi
Patogenesis
Fase Sensitiasi
Kontak pertama => sensitif, berlangsung 2-3 minggu
Tahap elisitasi
Pajanan ulang dengan alergen yang sama => gejala klinis, berlangsung 24-48 jam
Diagnosa
Pemeriksaan Fisik; inspeksi, palpasi lokasi dan pola kelainan kulit
Pemeriksaan Penunjang; Uji Tempel/Patch, Provocative Use Test, Uji Photopatch, Tes in Vitro
Anamesis; pertanyaan mengenai kontaktan yang di curigai berdasarkan kelainan kulit yang di temukan, riwayat pekerjaan, hobi, obat tipikal/sistemik yang di gunakan, kosmetika, dan lainnya
-
Edukasi & Pencegahan
Menghindari paparan penyebab alergen, berhenti menggunakan produk yang mengandung zat pemicu alergi, menggunakan pelembap kulit, kompres dingin area dermatitis kontak, hindari menggaruk dan lindungi tangan.