Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
DERMATITIS KONTAK ALERGI, TARA AFIRA AURUNISA 1908260133 - Coggle Diagram
DERMATITIS KONTAK ALERGI
FISIOLOGI KULIT
Fungsi Proteksi
Fungsi Absorbsi
Fungsi Ekskresi
Fungsi Persepsi
Fungsi Pengaturan Suhu Tubuh
Fungsi Pembentukan Pigmen
Fungsi Pembentukan Vitamin D
TATALAKSANA
Pengobatan topikal: pelembab krim hidrofilik urea 10%, kortikosteroid desonid krim 0.05%
Oral sistemik: antihistamin hidroksisin, laratadine
Pengobatan sistemik dapat diberikan antihistamin sebagai efek anti pruritus.
FAKTOR RISIKO DKA
Berbagai faktor berpengaruh terhadap kejadian DKA misalnya
Potensi sensitisasi alergen
Dosis per unit area
Luas daerah yang terkena
Lama pajanan
Oklusi
Suhu dan kelembaban
Lingkungan
pH
Juga faktor individu misalnya
keadaan kulit pada lokasi kontak (keadaan stratum korneum, ketebalan epidermis)
status imun (misalnya sedang mengalami sakit, atau terpajan sinar matahari secara intens)
JENIS RUAM PADA KULIT
Ruam primer adalah ruam kulit yang timbul pertama kali, tidak dipengaruhi oleh trauma dan manipulasi (garukan,gosokan) seperti : makula, papula, plak, urtika, nodus, nodulus, vesikel, bula, pustul dan kista
Ruam sekunder timbul akibat garukan / gosokan ataupun lanjutan dari ruam primer, bisa berupa : skuama, krusta, erosi, ulkus, dan sikatriks.
DIAGNOSA BANDING GATAL DAN BERCAK MERAH
Dermatitis kontak alergi
Dermatitis atopik
CARA MENEGAKAN DIAGNOSA DKA
Anamesis
Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan Penunjang
PATOFISIOLOGI DKA
Fase sensitisasi: Alergen atau hapten diaplikasikan pada kulit dan diambil oleh sel Langerhans. Antigenakan terdegradasi atau diproses dan terikat pada Human Leucocyte Antigen-DR (HLA-DR),
Tahap elisitasi: Setelah seorang individu tersensitisasi oleh antigen, sel T primer atau memori dengan antigen-TCR spesifik meningkat dalam jumlah dan beredar melalui pembuluh darah kemudian masuk ke kulit.
HISTOLOGI KULIT
KOMPLIKASI DAN PROGNOSIS DKA
KOMPLIKASI
Infeksi Kulit
Neurodermatitis
Bekas Luka
PROGNOSIS
Prognosis dermatitis kontak alergi umumnya baik, sejauh bahan kontaknya dapat disingkirkan. Prognosis kurang baik dan menjadi kronis bila bersamaan dengan dermatitis yang disebabkan oleh faktor endogen (dermatitis atopik, dermatitis numularis atau psoriasia). Faktor lain yang membuat prognosis kurang baik adalah pajanan alergen yang tidak mungkin dihindari.
EDUKASI DKA
Memberikan penjelasan kepada psien untuk menghindari alergen penyebab
Pasien di anjurkan menggunakan alat pelindung diri (APD) saat berkontak dengan bahan alergen
Penjelasan untuk tidak menggaruk pada bagian lesi
Penjelasan tentang pemeriksaan penunjang yang dilakukan yaitu patch test yang tujuannya untuk mencari tahu penyebab alergi pasien
Penjelasan mengenai tujuan pemberian terapi yang diberikan dan prognosisnya
TARA AFIRA AURUNISA 1908260133