Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Fraktur dan Dislokasi - Coggle Diagram
Fraktur dan Dislokasi
Faktor Resiko
-
Pada perempuan lebih dominan, terutama yang berumur diatas 50 tahun
-
-
FAKTOR RESIKO
-
-
Jenis kelamin : rekurensi dislokasi dilaporkan lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita. Angka rekurensi pada pria adalah 46,84% dan pada wanita sebesar 27,22%
-
-
-
-
-
-
-
DEFINISI
Fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang baik karena trauma, tekanan maupun kelainan patologis.
EPIDEMIOLOGI
Data epidemiologi fraktur terbuka di Indonesia masih belum tersedia. Namun berdasarkan survei dari RISKESDAS tahun 2013, angka prevalensi cedera secara nasional sebesar 8,2%.
DEFINISI
Dislokasi adalah kondisi ketika tulang keluar atau bergeser dari posisi normalnya pada sendi. Semua persendian yang ada di tubuh dapat mengalami dislokasi, terutama saat terjadi benturan akibat kecelakan berkendara atau terjatuh ketika berolahraga.
ETIOLOGI
Penyebab utama dislokasi adalah cedera atau trauma yang disebabkan oleh benturan keras. Contohnya ketika seseorang terjatuh, tertabrak, atau bentuk trauma lainnya yang bisa menyebabkan benturan keras.
EPIDEMIOLOGI
Pada sebuah kohort retrospektif di Amerika Serikat (AS), rasio insidensi 10 tahun dislokasi bahu pada tentara AS sekitar 3,13 per 1000 person-years dengan total 15.426 kasus dan persentase rekurensi 28,7%.
-
-
CMD (Anamnesis, Pemeriksaan Fisik, dan Pemeriksaan Penunjang)