Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Rheumatoid Arthritis, Nama : Suci Wulandari, Npm : 1908260103 - Coggle…
Rheumatoid Arthritis
faktor resiko
faktor genetik
jenis kelamin
merokok
umur
diet
pekerjaan
infeksi
etiologi
Genetik
Faktor Infeksi
hormonal
imunologi
klasifikasi
Rheumatoid arthritis klasik
Rheumatoid arthritis defisit
Probable rheumatoid arthritis
. Possible rheumatoid arthritis
diagnosis banding
SLE
Artritis gout poliartikular
Spondiloartropati seronegatif, misalnya artritis psoriatik.
Artritis reaktif
cara mendiagnosis
anamnesis
rheumatoid arthritis timbul perlahan dalam periode minggu hingga bulan.
Gejala : kekakuan, nyeri serta bengkak pada sendi.
Tanda klinis rheumatoid arthritis : poliartritis simetrik.
sendi interfalang proksimal (PIP), sendi metakarpofalang (MCP), pergelangan tangan, siku, bahu, panggul, lutut, tumit, dan sendi metatarsofalangeal (MTP).
pemeriksaan fisik
Keadaan umum:
Kesadaran compos mentis
TTV : TD dan nadi kemungkinan meningkat
Inspeksi dan palpasi persendia (sisi bilateral) : warna kulit,ukuran,tekstur kulit,pembengkakan.
Pengukuran passif range of motion pada sendi sinovial :
Catat jika ada deviasi (keterbatasan gerak sendi)
Catat jika ada krepitas (suara berderak atau mendedas)
Catat jika ada nyeri saat sendi digerakan
Inspeksi dan palpasi oto skelet (bilateral) :
Catat jika ada atrofi,tonus yang berukuran
Ukuran kekuatan otot
pemeriksaan penunjang
Laboratorium
Penanda inflamasi : Laju Endap Darah (LED) dan C-Reactive Protein (CRP) meningkat
Rheumatoid Factor (RF) : 80% pasien memiliki RF positif namun RF negatif tidak menyingkirkan diagnosis
Anti Cyclic Citrullinated Peptide (anti CCP) : Biasanya digunakan dalam diagnosis dini dan penanganan RA dengan spesifisitas 95-98% dan sensitivitas 70% namun hubungan antara anti CCP terhadap beratnya penyakit tidak konsisten
Analisis cairan sinovial. Peradangan yang mengarah pada rheumatoid arthritis ditandai dengan cairan sinovial abnormal dalam hal kualitas dan jumlahnya yang meningkat drastis. Sampel cairan ini biasanya diambil dari sendi (lutut), untuk kemudian diperiksa dan dianalisis tanda-tanda peradangannya
radiologis
edukasi dan pencegahan
Hal yang penting dalam pengobatan RA adalah perlunya penjelasan kepada pasien tentang penyakitnya, apa itu RA, bagaimana perjalanan penyakitnya, kondisi pasien saat ini dan bila perlu penjelasan tentang prognosis penyakitnya. Pasien harus diberitahu tentang program pengobatan, risiko dan keuntungan pemberian obat dan modalitas pengobatan yang lain.
Pencegahan dapat berupa meningkatkan kondisi pertahan tubuh/imunitas pasien dengan mengkonsumsi makanan dengan nutrisi yang seimbang dan rajin melakukan olahraga atau aktivitas fisik yang sesuai untuk RA
Memberikan penjelasan dan informasi untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, termasuk kebersihan alat makan, dan kamar mandi.
anatomi
Berdasarkan struktur penyusunnya
Sendi Fibrosa
Cthnya : sutura pada cranium
Sendi Kartilago
contohnya : symphisis pubis dan discus intervertebralis
Sendi Synovial
Capsula articularis
Cavum synoviale (Rongga sendi
Cairan synovial
Bursa synovial
Berdasarkan gerakan
Sendi Sinartrosis : suatu persendian yang tidak dapat digerakkan
Sendi Amphiarthrosis:Suatu persendian yang dapat sedikit bergerak, dimana kedua ujung tulang yang bersendian dihubungkan oleh jaringan fibrocartilage
Sendi Diarthrosis: Suatu perendian yang dapat bergerak bebas
etiologi dan faktor resiko nyeri sendi
Nyeri sendi bisa disebabkan oleh beragam penyakit dan kondisi, mulai dari cedera hingga peradangan pada sendi, bursa, ligamen, tulang rawan, tendon, dan tulang-tulang di sekitar sendi.
Usia Tua
Beban Sendi yang berlebihan & berulang
Riwayat Penyakit
Obesitas
Merokok
Diabetes Melitus
Kecemasan
Tatalaksana
farmako
DMARD (Disease Modifiying Anti Rheumatic Drugs)
agen biologik
analgetik
steroid
non farmako
pembedahan
edukasi
komplikasi dan prognosis
Subluksasi atlanto-aksial merupakan salah satu komplikasi RA yang paling ditakuti. Komplikasi ini adalah bagian dari komplikasi muskuloskeletal namun dengan manifestasi di saluran napas. Prevalensi keterlibatan pada RA yaitu berkisar 10-55%. Subluksasi ini dapat menyebabkan henti napas akibat adanya kompresi servikal. Selain itu, komplikasi ini juga menimbulkan kelainan pada sistem saraf yaitu mielopati, dengan risiko terjadi disfungsi sensorik dan motorik
Prognosis yang buruk pada RA akan berakibat berkurangnya kelangsungan hidup, peningkatan disabilitas, peningkatan biaya perawatan kesehatan dan kerusakan sendi struktural yang memerlukan artroplasti total
histologi
Tulang rawan dan tulang adalah jaringan ikat khusus memiliki sel-sel yang dikhususkan untuk mensekresikan matriks di mana, selanjutnya, sel-sel tersebut terperangkap. Sebagian besar tulang panjang tubuh terbentuk pertama kali di embrio sebagai tulang rawan, yang kemudian bertindak sebagai kerangka yang kemudian digantikan oleh tulang (pembentukan tulang endokondral & pembentukan tulang intramembran)
patofisiologi nyeri sendi
Reaksi autoimun yang terjadi dalam jaringan synovial, proses fagositosis menghasilkan enzim enzim di dalam sendi
Enzim tersebut akan memecah kolagen sehingga terjadi edema, poliferasi membrane synovial dan akhirnya pembentukan panus
Pannus akan menghancurkan tulang rawan dan menimbulkan erosi tulang
Akibatnya adalah menghilangnya permukaan sendi yang akan mengganggu gerak sendi, otot akan turut tertekan karena serabut otot akan mengalami perubahan degenerative dengan menghilangnya elastisitas otot dan kontasi otot
definisi
Rheumatoid Artritis adalah penyakit autoimun yang ditandai oleh inflamasi sistemik kronik dan progresif, dimana sendi merupakan target utama
patofisiologi
Sistem imun merupakan bagian pertahanan tubuh yang dapat membedakan komponen self dan non-self. Pada kasus rheumatoid arthritis system imun tidak mampu lagi membedakan keduanya dan menyerang jaringan synovial serta jaringan penyokong lain. Proses fagositosis menghasilkan enzim-enzim tersebut akan memecah kolagen sehingga terjadi edema, proliferasi membrane synovial dan akhirnya pembentukan pannus. Pannus akan menghancurkan tulang rawandan menimbulkan erosi tulang. Akibatnya adalah menghilangnya permukaan sendi yang akan mengganggu gerak sendi. Otot akan turut terkena karena serabut otot akan mengalami perubahan degeneratif dengan menghilangnya elastisitas otot dan kekuatan kontraksi otot.
Nama : Suci Wulandari
Npm : 1908260103