Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
RHEUMATOID ARTHTRITIS - Coggle Diagram
RHEUMATOID ARTHTRITIS
ANATOMI SENDI
-
-
-
-
engsel memiliki satu permukaan cekung, dengan permukaan lainnya terlihat
-
-
-
-
-
-
-
-
KOMPLIKASI
-
Kondisi ini terjadi ketika rheumatoid arthritis menyerang sendi tulang leher dan mengganggu saraf tulang belakang.
-
Kondisi ini terjadi ketika rheumatoid arthritis menyerang sendi pergelangan tangan, sehingga menekan saraf di sekitarnya.
-
Kondisi ini terjadi saat sistem kekebalan tubuh menyerang kelenjar air mata dan ludah, sehingga menimbulkan keluhan mata kering dan mulut kering.
-
-
-
Kondisi ini dapat terjadi bila sistem kekebalan tubuh menimbulkan peradangan di pembuluh darah jantung.
DEFENISI
-
-
lain, sehingga mengakibatkan kerusakan dan deformitas sendi, bahkan disabilitas
-
FAKTOR RESIKO
-
terjadinya AR antara lain jenis kelamin perempuan, ada
riwayat keluarga yang menderita AR, umur lebih tua,
-
ETILOGI
-
pasti, ada beberapa faktor yang diperkirakan berperan dalam timbulnya penyakit ini
-
-
-
TATALAKSANA
NONFARMAKO
Edukasi, proteksi sendi pada stadium akut, foot orthotic/splint (jika perlu), terapi
spa, latihan fisik (dynamic strength training) 30 men it setiap latihan 2-3 kali seminggu
dengan intensitas sedang, suplemen minyak ikan, suplemen asam lemak esensial. 2
FARMAKO
Disease modifying anti rheumatic drugs (DMARD) konvensional: MTX,
hidroksiklorokuin atau klorokuin fosfat, sulfasalazin, leflunomid, azatioprin,
-
• Agen biologik: infliksimab, etanersep, tocilizumab, golimumab, adalimumab
-
-
MANIFESTASI KLINIS
Ada beberapa keluhan pada sendi yang dirasakan oleh penderita, antara lain:
-
-
Sendi kemerahan, terasa hangat atau kaku (terutama pada pagi hari atau setelah lama tidak digerakkan)
-
-
Perubahan bentuk telapak kaki sehingga sulit memakai sepatu, serta bentuk jari kuku dan kuku kaki.
DIAGNOSA BANDING
Lupus eritematosus sistemik, gout, osteoartritis, spondiloartropati seronegatif,
sindrom Sjogren
Peradangan sendi pada penyakit rheumatoid arthritis terjadi saat sistem kekebalan tubuh sendiri menyerang jaringan yang membentuk sendi, yaitu lapisan penghasil minyak sendi, jaringan penghubung antar tulang (ligamen), jaringan penghubung tulang dengan sendi (tendon), dan tulang rawan. Penyakit ini dapat membuat sendi kehilangan bentuk dan akhirnya hancur.