Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Rheumatoid Arthritis - Coggle Diagram
Rheumatoid Arthritis
Histologi Sendi
Sinarthrosis; jaringan ikat, tulang rawan
Diarthrosis; 2 lapis kapsul, membungkus rongga sendi, berisi cairan synovial
Lapisan kapsul luar (fibrosa)
Pemeriksaan Penunjang
Laboratorium;
a. Penanda inflamasi : Laju Endap Darah (LED) dan C-Reactive Protein (CRP) meningkat
b. Rheumatoid Factor (RF) : 80% pasien memiliki RF positif
c. Anti Cyclic Citrullinated Peptide (anti CCP) : diagnosis dini dan penanganan RA dengan spesifisitas 95-98% dan sensitivitas 70%
Radiologis
Dapat terlihat berupa pembengkakan jaringan lunak, penyempitan ruang sendi, demineralisasi “juxta articular”, osteoporosis, erosi tulang, atau subluksasi sendi.
Faktor Risiko
Tidak Dapat Dimodifikasi; Faktor genetik, Usia, Jenis kelamin
Dapat Dimodifikasi: Gaya hidup (Status sosial ekonomi, Merokok, Diet, Infeksi), Faktor hormonal, Obesitas,
Anatomi Sendi
Berdasarkan struktur;
Sendi kartilaginosa; jaringan penghubung adalah jaringan kartilago
Sendi sinovial; persendian kompleks
Sendi fibrosa; jaringan penghubungnya adalah jaringan fibrosa
Berdasarkan alat gerak;
Sendi amphiarthrosis; sedikit gerak
Sendi diarthrosis; bebas gerak
Sendi synarthrosis; tidak bisa gerak
Diagnosis Banding
Gout; Kelebihan asam urat dalam tubuh
Osteoarthritis; Kerusakan tulang rawan
Penatalaksanaan
Farmako; NSAID (aspirin, ibuprofen, naproksen,
piroksikam, dikofenak), DMARD (hidroksiklorokuin, metotreksat, sulfasalazine, garam emas, penisilamin,
dan asatioprin), Kortikosteroid (prednison 5-7,5mg/hari )
Pembedahan; Jika segala pengobatan di atas tidak memberikan hasil yang diharapkan, maka dapat dipertimbangkan pembedahan yang bersifat ortopedi, contohnya sinovektomi, arthrodesis, total hip replacement, dan sebagainya
Manifestasi Klinis
mengenai sendi kecil dan simetris yaitu sendi pergelangan tangan, lutut dan kaki (sendi diartrosis). Sendi lainnya juga dapat terkena seperti sendi siku, bahu sterno-klavikula, panggul, pergelangan kaki. Kelainan tulang belakang terbatas pada leher. Keluhan sering berupa kaku sendi di pagi hari, pembengkakan dan nyeri sendi.
Patofisiologi
Faktor pencetus (Bakteri, virus, mikroplsma) => Menginfeksi sendi => Merusak laipsan sendi (membran synovium) => peradangan berulang => penimbunan sel darah putih & pembentukan jaringan parut => Membran sinovium hipertrofi => Menghambat aliran darah ke sendi => Nekrosis
peradangan sendi akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri. Radang sendi ini menimbulkan keluhan bengkak dan nyeri sendi, serta sendi terasa kaku.