Patofisiologi rheumatoid arthritis ditandai dengan adanya peradangan dan hiperplasia sinovial, produksi autoantibodi (faktor rheumatoid dan antibodi protein anti-citrullinated [ACPA]), serta kerusakan tulang dan/atau tulang rawan serta tampilan sistemik yang dapat menimbulkan gangguan kardiovaskular, paru, psikologis, dan skeletal. Penyebab pasti dari keadaan ini masih belum diketahui namun RA melibatkan interaksi yang kompleks antara faktor genetik, faktor lingkungan, dan beberapa faktor predisposisi.